Tsunami Rusia Ancam Indonesia: Kecepatannya di Laut Dalam Tembus 800 Km per Jam, Setara Pesawat Jet!

Chandra Iswinarno

Rabu, 30 Juli 2025 | 12:47 WIB
Tsunami Rusia Ancam Indonesia: Kecepatannya di Laut Dalam Tembus 800 Km per Jam, Setara Pesawat Jet!
Ilustrasi gempa dan dampak tsunami Rusia pada Rabu (30/7/2025). Tsunami Rusia diperkirakan mencapai Indonesia sekira 7 jam. [NOAA/National Weather Service]

Kontur dasar laut yang kompleks, seperti palung atau punggungan samudra, dapat membiaskan atau memfokuskan energi tsunami, mirip seperti lensa yang membelokkan cahaya.

Hal ini menjelaskan mengapa beberapa wilayah bisa mengalami dampak yang lebih parah dibandingkan wilayah lain yang bahkan berjarak lebih dekat dari pusat gempa.

Kemudian, bentuk garis pantai juga memegang peranan krusial.

Menurut tulisan berjudul 'Analisis Perubahan Garis Pantai Teluk Palu, Sulawesi Tengah Pasca Tsunami 2018 Berdasarkan Citra Satelit Sentinel 1; Dengan Metode Digital Shoreline Analysis System (DSAS)' disebutkan bahwa pantai yang landai dan memiliki banyak lekukan seperti teluk dan muara sungai cenderung membuat tsunami lebih tinggi dan jangkauannya lebih jauh ke daratan.

Teluk yang menyempit dapat mengonsentrasikan energi gelombang, menyebabkan amplifikasi atau peningkatan tinggi gelombang secara signifikan.

Karakteristik Gempa dan Jarak Sumber

Gempa di Kamchatka ini, menurut analisis BMKG, disebabkan oleh aktivitas subduksi lempeng pada Palung Kurile-Kamchatka dengan mekanisme patahan naik atau thrust fault.

Jenis patahan yang menyebabkan gempa bumi juga dapat mempengaruhi kecepatan dan tinggi tsunami.

Patahan naik, yang menyebabkan pergerakan vertikal signifikan pada dasar laut, sangat efisien dalam membangkitkan tsunami besar dibandingkan patahan geser mendatar (strike-slip).

baca juga

Kemudian faktor jarak juga turut memengaruhi.

Apabila jarak dari sumber tsunami, semakin jauh dari sumber tsunami, maka akan lambat gelombang tsunami bergerak karena energinya berkurang.

Energi tsunami akan mengalami disipasi atau penyebaran seiring dengan jarak yang ditempuhnya melintasi samudra.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono mengatakan potensi tsunami di Selatan Jawa akan selalu ada. [Antara]
Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono mengatakan potensi tsunami di Selatan Jawa akan selalu ada. [Antara]

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menyatakan bahwa gempa dangkal akibat aktivitas subduksi ini memiliki mekanisme naik (thrust fault).

"Hingga pukul 08.30 WIB, berdasarkan hasil monitoring menunjukkan adanya 7 aktivitas gempa bumi susulan (aftershock), dengan magnitudo terbesar M6.9 dan magnitudo terkecil M5.4," ungkapnya.

Pemahaman mendalam mengenai faktor-faktor ini menjadi kunci bagi para ilmuwan dan badan mitigasi bencana seperti BMKG dan PTWC untuk membuat model prediksi waktu tiba dan ketinggian tsunami yang akurat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BMKG Ingatkan Masyarakat Tak Remehkan Imbas Gempa Rusia: Tsunami 50 Cm Bisa Membunuh!

BMKG Ingatkan Masyarakat Tak Remehkan Imbas Gempa Rusia: Tsunami 50 Cm Bisa Membunuh!

News | Rabu, 30 Juli 2025 | 12:35 WIB

Sejumlah Orang Dipastikan Terluka, Berapa Jumlah Korban Gempa Rusia?

Sejumlah Orang Dipastikan Terluka, Berapa Jumlah Korban Gempa Rusia?

News | Rabu, 30 Juli 2025 | 12:21 WIB

Gempa 8,7 M Guncang Rusia, Gelombang Tsunami 3 Meter Ancam Pesisir Jepang

Gempa 8,7 M Guncang Rusia, Gelombang Tsunami 3 Meter Ancam Pesisir Jepang

News | Rabu, 30 Juli 2025 | 12:24 WIB

Terkini

Persija Ditahan Port FC, Shin Tae-yong Singgung 6 Pemain yang Bela Timnas Indonesia

Persija Ditahan Port FC, Shin Tae-yong Singgung 6 Pemain yang Bela Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:48 WIB

Daftar Zodiak yang Banjir Rezeki Sepanjang Agustus 2026, Gerhana Matahari Bawa Keberuntungan

Daftar Zodiak yang Banjir Rezeki Sepanjang Agustus 2026, Gerhana Matahari Bawa Keberuntungan

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:48 WIB

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Kapan Laga Lawan Timor Leste Dimulai?

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Kapan Laga Lawan Timor Leste Dimulai?

Bola | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:40 WIB

Wujud Kasih Sayang yang Berbeda dari Dua Ayah di Agent Kim Reactivated

Wujud Kasih Sayang yang Berbeda dari Dua Ayah di Agent Kim Reactivated

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:38 WIB

Jadwal Puasa Sunah Agustus 2026, Lengkap dengan Tanggal dan Bacaan Niatnya

Jadwal Puasa Sunah Agustus 2026, Lengkap dengan Tanggal dan Bacaan Niatnya

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:35 WIB

Jateng Jadi Basis Pelanggan Terbesar Indosat, Trafik Data Naik 10,4 Persen

Jateng Jadi Basis Pelanggan Terbesar Indosat, Trafik Data Naik 10,4 Persen

Jawa Tengah | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:21 WIB

DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta

DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta

Otomotif | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:14 WIB

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Foto | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:00 WIB

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

Jawa Tengah | Kamis, 30 Juli 2026 | 05:51 WIB

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

×