Kisah Dokter Hafid Sebelum Tinggal di Kolong Jembatan Demak: Istri Dokter, Anak Kuliah di Jerman

Bangun Santoso

Rabu, 30 Juli 2025 | 13:08 WIB
Kisah Dokter Hafid Sebelum Tinggal di Kolong Jembatan Demak: Istri Dokter, Anak Kuliah di Jerman
Dokter Hafid yang memilih hidup di bawah kolong jembatan di kawasan Kadilangu, Demak, Jawa Tengah. [TikTok @sinau_surip]

Suara.com - Sebuah kehidupan yang tampak sempurna, istri yang juga seorang dokter, anak yang hampir wisuda dari universitas di Jerman, dan sebuah yayasan pendidikan yang dikelola. Hal itu ternyata bisa ditinggalkan begitu saja.

Inilah kisah nyata Dokter Hafid, pria lulusan UI yang memilih menukar semua kemewahannya dengan kehidupan sebatang kara di kolong jembatan Demak.

Sebelum tinggal di gubuk bambu dan hidup dari belas kasihan warga, Dokter Hafid adalah potret kesuksesan.

Ia dan istrinya adalah pasangan dokter, teman seangkatan dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Tak berhenti di situ, Hafid bahkan melanjutkan pendidikan spesialis THT di Singapura.

"Saya S1 di UI, di (kedokteran) umum. Kemudian saya kuliah lagi, saya nikah. Istri saya juga dokter orang Cianjur. Saya kuliah lagi ambil THT di Singapura," ungkap Hafid dalam wawancara viral di kanal YouTube Sinau Hurip.

Kebahagiaan keluarga mereka disempurnakan oleh kehadiran seorang anak yang mengikuti jejak kecerdasan orang tuanya, menempuh pendidikan tinggi hingga ke Jerman.

Di kampung halamannya, Hafid juga bukan orang sembarangan. Ia memiliki aset dan bahkan sebuah yayasan pendidikan.

Namun, potret keluarga ideal itu hancur berkeping-keping dalam sekejap. Sebuah tragedi ganda merenggut semua yang ia cintai dan menjadi titik balik yang mengubah total jalan hidupnya.

"Istri meninggal. Habis itu anak kuliah mau wisuda, anak kuliah di Jerman waktu itu. Pulang ke Indonesia, belum sampai ke rumah, kecelakaan, meninggal. Dari situ saya frustasi gimana caranya," tutur Hafid dengan pilu.

baca juga

Kehilangan istri dan anak tercinta secara bersamaan membuatnya hampa. Dalam keputusasaannya, ia mengambil langkah drastis, meninggalkan semua harta duniawinya. Yayasan pendidikan yang ia bangun diserahkan kepada kerabatnya, dan ia pun pergi tanpa arah.

"Dari situ kebetulan di rumah ada yayasan pendidikan, saya pasrahkan ke saudara-saudara angkat. Saya keluar (rumah)," ujarnya.

Setelah berkelana, ia mengaku mendapat sebuah 'bisikan' gaib yang menuntunnya untuk menetap di Kadilangu, Demak.

Di sanalah, di sebuah kolong jembatan, ia menemukan ketenangan dan memilih untuk tinggal selama sembilan tahun terakhir, meninggalkan jauh di belakang kenangan akan kehidupannya yang dulu sempurna.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Miskin Atau Gangguan Jiwa, Ini Alasan Dokter Lulusan UI Pilih Tinggal di Kolong Jembatan Demak

Bukan Miskin Atau Gangguan Jiwa, Ini Alasan Dokter Lulusan UI Pilih Tinggal di Kolong Jembatan Demak

News | Rabu, 30 Juli 2025 | 13:00 WIB

9 Tahun Tinggal di Kolong Jembatan, Kisah Pilu Dokter Bertahan Hidup Berkat Kebaikan Masyarakat

9 Tahun Tinggal di Kolong Jembatan, Kisah Pilu Dokter Bertahan Hidup Berkat Kebaikan Masyarakat

News | Rabu, 30 Juli 2025 | 11:06 WIB

5 Fakta Dokter THT Lulusan UI dan Singapura Tinggal di Kolong Jembatan Demak, Kehilangan Anak-Istri!

5 Fakta Dokter THT Lulusan UI dan Singapura Tinggal di Kolong Jembatan Demak, Kehilangan Anak-Istri!

News | Selasa, 29 Juli 2025 | 20:39 WIB

Kisah Pilu Dokter THT Lulusan UI dan Singapura Tinggal di Kolong Jembatan Demak

Kisah Pilu Dokter THT Lulusan UI dan Singapura Tinggal di Kolong Jembatan Demak

News | Selasa, 29 Juli 2025 | 14:38 WIB

5 Fakta Viral Kades Selingkuh Digerebek Istri di Kamar Kos Demak: Kok Tega Sama Aku!

5 Fakta Viral Kades Selingkuh Digerebek Istri di Kamar Kos Demak: Kok Tega Sama Aku!

News | Rabu, 23 Juli 2025 | 19:58 WIB

5 Fakta Sadis Ayah Paksa Bocah 5 Tahun Minum Air Kloset di Demak, Cuma Gegara Tak Angkat Video Call

5 Fakta Sadis Ayah Paksa Bocah 5 Tahun Minum Air Kloset di Demak, Cuma Gegara Tak Angkat Video Call

News | Rabu, 23 Juli 2025 | 16:18 WIB

Terkini

Pembalut Dikenai PPN 11 Persen, Bu Tejo 'Tilik' Kritik Keras Pemerintah: Ora Duwe Utek!

Pembalut Dikenai PPN 11 Persen, Bu Tejo 'Tilik' Kritik Keras Pemerintah: Ora Duwe Utek!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:13 WIB

Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:10 WIB

CASA Maybank Indonesia Tumbuh 16,7%, Rasio Dana Murah Capai 64,1%

CASA Maybank Indonesia Tumbuh 16,7%, Rasio Dana Murah Capai 64,1%

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:10 WIB

Masduki Sebut Ada Upaya Sistematis Alihkan Isu Evaluasi Pemerintah Lewat Framing Anarkisme

Masduki Sebut Ada Upaya Sistematis Alihkan Isu Evaluasi Pemerintah Lewat Framing Anarkisme

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:06 WIB

Cara Pakai Moisturizer Retinol Hanasui untuk Pudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun ke Atas

Cara Pakai Moisturizer Retinol Hanasui untuk Pudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Sempat Syok! Siswa Sekolah Rakyat Korban Penganiayaan Kadet Unhan di Jember Mulai Bersekolah Lagi

Sempat Syok! Siswa Sekolah Rakyat Korban Penganiayaan Kadet Unhan di Jember Mulai Bersekolah Lagi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:04 WIB

Mendag Buka Peluang Papua Jadi Hub Ekspor RI ke Pasifik

Mendag Buka Peluang Papua Jadi Hub Ekspor RI ke Pasifik

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:02 WIB

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Ironi Lulusan SMK: Disiapkan untuk Kerja, Tapi Jadi Beban Pengangguran

Ironi Lulusan SMK: Disiapkan untuk Kerja, Tapi Jadi Beban Pengangguran

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:54 WIB

×