Warga Indonesia Timur Dilarang Main di Pantai, Begini Estimasi Gelombang Tsunami Paling Tinggi

Dythia Novianty, Lilis Varwati

Rabu, 30 Juli 2025 | 13:22 WIB
Warga Indonesia Timur Dilarang Main di Pantai, Begini Estimasi Gelombang Tsunami Paling Tinggi
Ilustrasi gelombang tinggi (Jakob Owens/Unsplash)

Suara.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta masyarakat di pesisir timur Indonesia untuk menjauhi pantai setidaknya dua hingga tiga jam ke depan setelah gelombang tsunami pertama diperkirakan tiba. 

Imbauan itu dikeluarkan menyusul potensi tsunami akibat gempa magnitudo 8,7 yang mengguncang wilayah Kamchatka, Rusia, pada Rabu (30/7) pagi.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menekankan bahwa gelombang tsunami terbesar tidak selalu datang pertama. 

Berdasarkan pengalaman dan karakteristik tsunami lintas samudra, gelombang ketiga, keempat, bahkan kelima, justru sering kali yang paling tinggi.

Menurutnya, antara gelombang pertama dan gelombang kedua serta gelombang ketiga itu bisa durasi jedanya satu hingga tiga jam. 

"Sehingga masyarakat tidak hanya menjauhi pantai pada saat estimasi waktu tsunami datang, tetapi juga harus menjauhi pantai sampai beberapa waktu setelah peringatan dini tsunami atau waktu tiba tsunami itu datang, idealnya dua sampai tiga jam," ucap Abdul dalam konferensi pers virtual, Rabu (30/7/2025).

Ilustrasi pantai pasir putih. (Pixabay/nutraveller)
Ilustrasi pantai pasir putih. (Pixabay/nutraveller)

Ia pun menegaskan pentingnya pengosongan pantai di daerah-daerah pesisir yang berpotensi terdampak, terutama yang berada di wilayah teluk tertutup.

"Secara teknis, formasi-formasi teluk mulai dari teluk Yotefa, Papua, Papua Barat, kemudian Maluku, Maluku Utara, dan Sulawesi Utara hingga Gorontalo itu cukup banyak di sekitar pantai. Ini yang menjadi perhatian kita supaya ini bisa benar-benar dikosongkan terlebih dahulu," imbuhnya.

Abdul meminta masyarakat untuk tidak bermain, beraktivitas, atau kembali ke pantai terlalu cepat di wilayah enam provinsi tersebut.

baca juga

Berikut estimasi waktu kedatangan gelombang tsunami di wilayah Indonesia berdasarkan analisis BMKG:

  1. Talaud, estimasi tiba gelombang pukul 14:52:24 WITA
  2. Kota Gorontalo, estimasi pukul 16:39:54 WITA
  3. Halmahera Utara, estimasi pukul 16:04:24 WIT
  4. Manokwari, estimasi pukul 16:08:54 WIT
  5. Rajaampat, estimasi pukul 16:18:54 WIT
  6. Biaknumfor, estimasi pukul 16:21:54 WIT
  7. Supiori, estimasi pukul 16:21:54 WIT
  8. Sorong bagian Utara, estimasi pukul 16:24:54 WIT
  9. Jayapura, estimasi pukul 16:30:24 WIT
  10. Sarmi, estimasi pukul 16:30:24 WIT

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Teknologi Penangkal Banjir: Modifikasi Cuaca Siap Diterapkan di Langit Jabodetabek

Teknologi Penangkal Banjir: Modifikasi Cuaca Siap Diterapkan di Langit Jabodetabek

News | Senin, 07 Juli 2025 | 22:59 WIB

Langit Jabodetabek Bakal 'Diacak-acak', BNPB Siapkan Hujan Buatan Cegah Banjir Susulan

Langit Jabodetabek Bakal 'Diacak-acak', BNPB Siapkan Hujan Buatan Cegah Banjir Susulan

News | Senin, 07 Juli 2025 | 15:08 WIB

Gempa Pangandaran Magnitudo 5,1 Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Pangandaran Magnitudo 5,1 Tak Berpotensi Tsunami

News | Senin, 07 Juli 2025 | 12:55 WIB

BMKG Lakukan Modifikasi Cuaca Siang Ini, Fokus Antisipasi Banjir di Hulu Jabodetabek

BMKG Lakukan Modifikasi Cuaca Siang Ini, Fokus Antisipasi Banjir di Hulu Jabodetabek

News | Senin, 07 Juli 2025 | 11:41 WIB

Genjot Listrik Bersih di Indonesia Timur, Kementerian ESDM: Anggaran Sedang Disiapkan

Genjot Listrik Bersih di Indonesia Timur, Kementerian ESDM: Anggaran Sedang Disiapkan

News | Jum'at, 04 Juli 2025 | 18:17 WIB

Waspada! BMKG Ungkap Potensi Cuaca Ekstrem dan Gelombang Tinggi di Bali dan Lombok

Waspada! BMKG Ungkap Potensi Cuaca Ekstrem dan Gelombang Tinggi di Bali dan Lombok

News | Minggu, 29 Juni 2025 | 17:07 WIB

Terkini

Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak

Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak

Sumbar | Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang

Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang

Sumsel | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:50 WIB

Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue

Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue

Health | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:27 WIB

Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan

Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan

Health | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan

Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 21:33 WIB

IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau

IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:47 WIB

Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara

Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus

Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus

Riau | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:32 WIB

BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah

BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:28 WIB

Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026

Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026

Sumsel | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:27 WIB

×