Parah! Beras Bansos Warga Miskin Garut Dikorupsi, Takaran Dikurangi, Jatah 10 Kg Jadi 7,5 Kg

Bangun Santoso

Rabu, 30 Juli 2025 | 18:51 WIB
Parah! Beras Bansos Warga Miskin Garut Dikorupsi, Takaran Dikurangi, Jatah 10 Kg Jadi 7,5 Kg
Foto Ilustrasi beras Bulog. [Ist]

Suara.com - Kepolisian Resor Garut kini turun tangan untuk mengusut tuntas dugaan skandal pemotongan takaran beras bantuan pemerintah untuk warga miskin. Penyelidikan ini dibuka setelah muncul laporan bahwa beras yang seharusnya diterima 10 kilogram, bobotnya berkurang drastis saat sampai ke tangan masyarakat.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Garut, AKP Joko Prihatin, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah memulai proses penyelidikan untuk mencari ada atau tidaknya unsur pidana dalam kasus yang meresahkan ini.

"Kami lakukan penyelidikan," kata AKP Joko Prihatin saat dihubungi di Garut, dilansir Antara, Rabu (30/7/2025).

Joko menegaskan bahwa proses ini akan melibatkan pemeriksaan sejumlah pihak yang terkait dengan rantai distribusi bantuan. Ia memberi sinyal bahwa pemeriksaan akan dimulai dari level pemerintahan desa.

"Pasti ada yang diperiksa, yang jelas dari desa pasti," katanya. Namun, ia menambahkan bahwa polisi belum bisa menyimpulkan adanya unsur pidana karena proses masih berjalan. "Belum, masih penyelidikan," tegasnya.

Geger kasus ini pertama kali meledak setelah Kepala Desa Panyindangan, Kecamatan Cisompet, Indra Firman, angkat bicara. Ia mengungkap temuan di lapangan bahwa beras bantuan yang diterima warganya berkurang antara 1 hingga 2,5 kilogram dari takaran semestinya. Indra mengaku telah melaporkan temuan ini ke pihak terkait.

Di sisi lain, Perum Bulog Cabang Ciamis, selaku penyedia, mengklaim telah melakukan penelusuran dan tidak menemukan adanya kekurangan takaran di wilayah Kecamatan Cisompet.

Meski demikian, persoalan ini telah menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Garut yang langsung menggelar rapat khusus untuk membahas penyaluran bantuan pangan tersebut.

Sebagai informasi, Kabupaten Garut tercatat sebagai penerima bantuan pangan dari pemerintah pusat untuk 227.969 keluarga penerima manfaat, di mana masing-masing keluarga berhak mendapatkan total 20 kilogram beras untuk alokasi bulan Juni dan Juli 2025.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Beri 4 Opsi Dalam Kebijakan Harga Maksimum pada Beras

Pemerintah Beri 4 Opsi Dalam Kebijakan Harga Maksimum pada Beras

Bisnis | Selasa, 29 Juli 2025 | 17:50 WIB

Dalih Pemerintah Harga Beras Terus Melambung Tinggi

Dalih Pemerintah Harga Beras Terus Melambung Tinggi

Bisnis | Selasa, 29 Juli 2025 | 17:24 WIB

RG Nekat Oplos Beras Demi Raup Cuan Rp1 M, Polisi Ultimatum Pedagang: Jangan Coba-coba Main Curang!

RG Nekat Oplos Beras Demi Raup Cuan Rp1 M, Polisi Ultimatum Pedagang: Jangan Coba-coba Main Curang!

News | Selasa, 29 Juli 2025 | 14:29 WIB

Sereal Sehat Berbahan Umbi Garut, Pilihan Aman untuk Penderita Maag dan GERD

Sereal Sehat Berbahan Umbi Garut, Pilihan Aman untuk Penderita Maag dan GERD

Health | Selasa, 29 Juli 2025 | 12:46 WIB

Harga Beras Premium di Ritel Telah Turun Rp 1.000 per 5 Kg

Harga Beras Premium di Ritel Telah Turun Rp 1.000 per 5 Kg

Bisnis | Selasa, 29 Juli 2025 | 11:23 WIB

Dampak Bahaya Makan Beras Oplosan, Ini Cara Bedakan dengan Beras Asli

Dampak Bahaya Makan Beras Oplosan, Ini Cara Bedakan dengan Beras Asli

Lifestyle | Senin, 28 Juli 2025 | 15:37 WIB

Terungkap! Cara Licik Pengusaha Oplos Beras Bulog, Dijual Mahal Jadi Beras Premium

Terungkap! Cara Licik Pengusaha Oplos Beras Bulog, Dijual Mahal Jadi Beras Premium

Bisnis | Senin, 28 Juli 2025 | 15:04 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×