5 Fakta Panas Silfester Matutina: Terpidana Kasus Fitnah JK, Sukses Diangkat Jadi Komisaris BUMN

Bangun Santoso | Suara.com

Rabu, 06 Agustus 2025 | 07:15 WIB
5 Fakta Panas Silfester Matutina: Terpidana Kasus Fitnah JK, Sukses Diangkat Jadi Komisaris BUMN
Pengacara Silfester Matutina di Polda Metro Jaya. (Suara.com/Faqih)

Suara.com - Nama Silfester Matutina kembali menjadi buah bibir setelah Kejaksaan Agung (Kejagung) menyoroti status hukumnya. Pria yang pernah divonis penjara karena kasus fitnah terhadap Wakil Presiden ke-12 Jusuf Kalla (JK) ini justru mendapat posisi strategis di BUMN.

Berikut adalah fakta-fakta kunci mengenai perjalanan kontroversial Silfester Matutina.

1. Divonis 1,5 Tahun Penjara Akibat Fitnah

Pada tahun 2019, Silfester Matutina divonis 1,5 tahun penjara. Hukuman ini merupakan buntut dari laporan kuasa hukum JK pada Mei 2017, yang menuduh Silfester melontarkan fitnah dan pencemaran nama baik dalam sebuah orasi.

2. Ditagih Kejaksaan Agung untuk Ditahan

Meskipun vonis sudah dijatuhkan sejak 2019, Silfester belum menjalani hukuman tersebut. Pada Senin (4/8/2025), Kejagung menegaskan bahwa putusan pengadilan sudah berkekuatan hukum tetap (inkrah) dan eksekusi penahanan harus segera dilakukan.

"Harus dieksekusi, harus segera (ditahan), kan sudah inkrah. Kita enggak ada masalah semua," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna.

3. Klaim Sudah Berdamai dengan Jusuf Kalla

Di sisi lain, Silfester Matutina mengklaim bahwa masalah hukumnya dengan JK sudah selesai melalui jalur perdamaian. Ia bahkan mengaku telah beberapa kali bertemu langsung dengan JK.

“Saya mau jawab juga mengenai urusan hukum saya dengan Pak Jusuf Kalla, itu sudah selesai dengan ada perdamaian. Bahkan saya beberapa kali, ada dua kali, tiga kali bertemu dengan Pak Jusuf Kalla,” tegas Silfester pada Senin (4/8/2025).

Ia menambahkan, “Dan sebenarnya, urusan proses hukum itu sudah saya jalani dengan baik,” katanya.

4. Jejak sebagai Relawan Jokowi hingga Tim Pemenangan Prabowo

Lahir di Ende, NTT, pada 19 Juni 1971, Silfester dikenal sebagai pengacara dan aktivis politik. Ia adalah salah satu pendiri relawan Solidaritas Merah Putih (Solmet) yang mendukung Joko Widodo pada Pilpres 2014. Namun, pada Pilpres 2024, ia beralih haluan dan mendukung pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, bahkan menjabat sebagai Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN).

5. Diangkat Erick Thohir Jadi Komisaris BUMN

Puncak kariernya terjadi pada Maret 2025. Usai kemenangan Prabowo-Gibran, Menteri BUMN Erick Thohir menunjuk Silfester Matutina sebagai Komisaris Independen di BUMN Pangan ID Food (PT Rajawali Nusantara Indonesia).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perjalanan Karier Silfester Matutina, Loyalis Jokowi yang Tuduh JK Praktik Korupsi

Perjalanan Karier Silfester Matutina, Loyalis Jokowi yang Tuduh JK Praktik Korupsi

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 21:00 WIB

Jejak Panas Silfester Matutina: Loyalis Jokowi Diguyur Jabatan Komisaris usai Menclok ke Prabowo

Jejak Panas Silfester Matutina: Loyalis Jokowi Diguyur Jabatan Komisaris usai Menclok ke Prabowo

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 17:52 WIB

Silfester Matutina 5 Tahun Bebas Meski Divonis Inkrah, Said Didu: Fakta Aparat Takut Jokowi

Silfester Matutina 5 Tahun Bebas Meski Divonis Inkrah, Said Didu: Fakta Aparat Takut Jokowi

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 16:49 WIB

Fitnah Silfester Matutina ke JK Seret Anies, Loyalis Jokowi Divonis 1,5 Tahun Tapi Belum Dipenjara!

Fitnah Silfester Matutina ke JK Seret Anies, Loyalis Jokowi Divonis 1,5 Tahun Tapi Belum Dipenjara!

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 13:33 WIB

Siapa Silfester Matutina? Terancam Eksekusi Penjara Kasus Fitnah JK, Nyaris Hajar Rocky Gerung di TV

Siapa Silfester Matutina? Terancam Eksekusi Penjara Kasus Fitnah JK, Nyaris Hajar Rocky Gerung di TV

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 13:11 WIB

Kejagung Pastikan Silfester Matutina Mangkir dari Panggilan, Segera Dieksekusi Paksa?

Kejagung Pastikan Silfester Matutina Mangkir dari Panggilan, Segera Dieksekusi Paksa?

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 13:04 WIB

Relawan Jokowi Lolos Penjara Kasus Fitnah JK? Silfester Matutina Sesumbar: Kami Sudah Berdamai!

Relawan Jokowi Lolos Penjara Kasus Fitnah JK? Silfester Matutina Sesumbar: Kami Sudah Berdamai!

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 11:53 WIB

Terkini

Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut

Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:14 WIB

Soal Masa Depan Wisata RI, Triawan Munaf: Tak Ada Lagi Sistem Pemesanan yang Terfragmentasi

Soal Masa Depan Wisata RI, Triawan Munaf: Tak Ada Lagi Sistem Pemesanan yang Terfragmentasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:09 WIB

Siap-Siap Ganti Gas Melon ke CNG, Apakah Bisa Pakai Kompor LPG Biasa?

Siap-Siap Ganti Gas Melon ke CNG, Apakah Bisa Pakai Kompor LPG Biasa?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:09 WIB

Kejati DKI Bongkar Kredit Fiktif Rp 600 Miliar di Bank BUMN, 3 Petinggi PT LAT Ditahan

Kejati DKI Bongkar Kredit Fiktif Rp 600 Miliar di Bank BUMN, 3 Petinggi PT LAT Ditahan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:02 WIB

Kritik Qodari, Guru Besar UII Ingatkan Bahaya Homeless Media Jadi Alat Propaganda Pemerintah

Kritik Qodari, Guru Besar UII Ingatkan Bahaya Homeless Media Jadi Alat Propaganda Pemerintah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:55 WIB

Bulog Raih Penghargaan BUMN Entrepreneurial Marketing Awards (BEMA) di Jakarta Marketing Week 2026

Bulog Raih Penghargaan BUMN Entrepreneurial Marketing Awards (BEMA) di Jakarta Marketing Week 2026

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:51 WIB

DPR Soroti Langkah Pemerintah Gandeng Homeless Media: Jangan Sampai Timbulkan Konflik Kepentingan

DPR Soroti Langkah Pemerintah Gandeng Homeless Media: Jangan Sampai Timbulkan Konflik Kepentingan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:49 WIB

Penembak Acara Gedung Putih Ternyata Marah soal Iran, Donald Trump Jadi Target Utama

Penembak Acara Gedung Putih Ternyata Marah soal Iran, Donald Trump Jadi Target Utama

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:39 WIB

Nama Djaka Budi Utama Masuk Surat Dakwaan Kasus Bea Cukai, KPK Akan Telusuri Keterlibatannya?

Nama Djaka Budi Utama Masuk Surat Dakwaan Kasus Bea Cukai, KPK Akan Telusuri Keterlibatannya?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:29 WIB

Di Balik Ledakan Belanja Online, Mengapa Transisi Kemasan Ramah Lingkungan Masih Berliku?

Di Balik Ledakan Belanja Online, Mengapa Transisi Kemasan Ramah Lingkungan Masih Berliku?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:23 WIB