Panggilan Telepon Jadi Petunjuk : Siapa Pelaku Penculikan dan Penyekapan Aktivis May Day?

Dythia Novianty, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Rabu, 06 Agustus 2025 | 07:25 WIB
Panggilan Telepon Jadi Petunjuk : Siapa Pelaku Penculikan dan Penyekapan Aktivis May Day?
Ilustrasi massa buruh melakukan aksi unjuk rasa untuk memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day di depan Gedung DPR RI. [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Salah satu peserta aksi May Day yang menjadi korban kriminalisasi sempat mengalami penculikan dan penyiksaan. Korban disekap dan disundut rokok hingga dipukuli di dalam mobil.

Peristiwa ini sebelumnya diungkap oleh Teguh Aprianto, rekan korban. Teguh dan korban merupakan dua dari 13 peserta aksi May Day di depan Gedung DPR-MPR, yang menjadi korban kriminalisasi.

Mereka ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya dengan menggunakan pasal yang dinilai dipaksakan.

Misteri penculikan itu pun menyisakan tanda tanya siapa pelakunya?

Berdasarkan kronologi yang disampaikan oleh korban kepada Teguh, ada panggilan telepon usai rekannya itu dilepaskan oleh para pelaku.

"Jadi penculikan dan penyekapan itu terjadi sekitar kurang lebih 40 menit. Dan setelah itu, akhirnya korban mendengar percakapan dari salah satu pelaku," kata Teguh saat menggelar konferensi pers di Kantor YLBHI, Jakarta, Selasa (5/8/2025).

Berdasarkan pengakuan korban, mendengar salah satu pelaku menerima panggilan telepon.

Salah satu korban kriminalisasi peringatan May Day sempat diculik orang tak dikenal. Hal itu diungkap Teguh Aprianto, yang juga korban kriminalisasi peringatan May Day. (Suara.com/Yaumal)
Salah satu korban kriminalisasi peringatan May Day sempat diculik orang tak dikenal. Hal itu diungkap Teguh Aprianto, yang juga korban kriminalisasi peringatan May Day. (Suara.com/Yaumal)

"Pelaku itu menerima sebuah telepon yang memperlihatkan bahwa itu mungkin dari atasan, ya, penggunaan kata-kata 'Ndan' itu digunakan," ujar Teguh.

"Jadi semacam yang kita selama ini sudah dengar, yang sering digunakan oleh aparat penegak hukum itu digunakan," sambungnya menjelaskan.

baca juga

Teguh menuturkan bahwa peristiwa penculikan itu terjadi di daerah tempat tingggal korban yang berada di Kukusan, Depok pada 30 Juli 2025. Korban saat itu mengendarai sepeda motor pada subuh menjelang pagi.

Secara tiba-tiba, korban ditabrak oleh sebuah mobil. Kemudian memasukkan ke dalam mobil. Korban kemudian mengalami tindakan penyiksan seperti disundut rokok hingga dipukuli.

"Dalam mobil itu dia disiksa sambil interogasi. Jadi setiap pertanyaan yang diberikan itu ketika si pelaku tidak mendapatkan jawaban yang diharapkan, korban di pipinya disundut dengan rokok," ungkapnya.

Pertanyaan yang diajukan kepada korban, merujuk kepada sejumlah foto yang ditunjukkan. Korban ditanya apakah dirinya mengenal sosok-sosok di dalam foto.

"Terus diminta mengidentifikasi dirinya, ketika ada di lokasi ini, dia ada atau enggak," ujar Teguh.

Saat ini, korban sudah diamankan oleh Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD). Korban kekinian ditempatkan berada di sebuah safe house.

Mereka pun berharap permintaan perlindungan yang mereka ajukan kepada Komnas HAM, Komnas Perempuan dan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) segera ditindaklanjuti.

Bagi mereka perlindungan itu menjadi sangat mendesak dengan adanya peristiwa penculikan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dinilai Kurang Alat Bukti, Polisi Didesak Segera Hentikan Perkara Aksi May Day 2025

Dinilai Kurang Alat Bukti, Polisi Didesak Segera Hentikan Perkara Aksi May Day 2025

News | Rabu, 04 Juni 2025 | 17:23 WIB

Jerat Paramedis May Day Tersangka, TAUD: Polisi Banyak Salahi Prosedur Hukum Demi Bungkam Kritik

Jerat Paramedis May Day Tersangka, TAUD: Polisi Banyak Salahi Prosedur Hukum Demi Bungkam Kritik

News | Rabu, 04 Juni 2025 | 17:15 WIB

Kisah Tragis Mahasiswa UI Cho Yong Gi: Jadi Tim Medis May Day 2025, Disiksa dan Jadi Tersangka

Kisah Tragis Mahasiswa UI Cho Yong Gi: Jadi Tim Medis May Day 2025, Disiksa dan Jadi Tersangka

News | Selasa, 03 Juni 2025 | 17:26 WIB

Geger! Guru SD di Cirebon Diculik dari Sekolah, Motifnya Bikin Merinding

Geger! Guru SD di Cirebon Diculik dari Sekolah, Motifnya Bikin Merinding

News | Kamis, 29 Mei 2025 | 18:56 WIB

Dua Mahasiswa Penyandera Polisi Saat May Day Semarang Ditangkap, Dijerat Pasal Merampas Kemerdekaan

Dua Mahasiswa Penyandera Polisi Saat May Day Semarang Ditangkap, Dijerat Pasal Merampas Kemerdekaan

News | Rabu, 14 Mei 2025 | 16:12 WIB

Dituding Sandera Polisi saat Demo May Day di Semarang, 2 Mahasiswa Undip Ditangkap

Dituding Sandera Polisi saat Demo May Day di Semarang, 2 Mahasiswa Undip Ditangkap

News | Rabu, 14 Mei 2025 | 16:10 WIB

Terkini

BEI Resmi Gelar RUPSLB Akhir Oktober 2026, Ini Jadwal Lengkapnya

BEI Resmi Gelar RUPSLB Akhir Oktober 2026, Ini Jadwal Lengkapnya

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 08:09 WIB

Ngawur! Anak Buah Prabowo Bicara Konspirasi Jelang Partai Hidup Mati Timnas Indonesia

Ngawur! Anak Buah Prabowo Bicara Konspirasi Jelang Partai Hidup Mati Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 08:06 WIB

Kabut Asap Pekat, Kualitas Udara Palangka Raya Masuk Kategori Berbahaya

Kabut Asap Pekat, Kualitas Udara Palangka Raya Masuk Kategori Berbahaya

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 08:00 WIB

Qatar Jadi Penengah Rahasia Konflik Panas AS-Iran

Qatar Jadi Penengah Rahasia Konflik Panas AS-Iran

News | Rabu, 30 September 2026 | 07:58 WIB

Mobil Hilang Kendali dan Terguling, 3 Anggota Damkar Pangkep Gugur

Mobil Hilang Kendali dan Terguling, 3 Anggota Damkar Pangkep Gugur

Sulsel | Rabu, 30 September 2026 | 07:57 WIB

Urutan Zodiak yang Paling Gampang Stres dan Rentan Mengalami Burnout Kerja

Urutan Zodiak yang Paling Gampang Stres dan Rentan Mengalami Burnout Kerja

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 07:55 WIB

Desain Baru Gedung DPRD Sulsel Lebih Mewah, Ada Ruang Pribadi dan Parkir 130 Kendaraan

Desain Baru Gedung DPRD Sulsel Lebih Mewah, Ada Ruang Pribadi dan Parkir 130 Kendaraan

Sulsel | Rabu, 30 September 2026 | 07:39 WIB

Film G30S/PKI: Propaganda Orde Baru atau Fakta Sejarah?

Film G30S/PKI: Propaganda Orde Baru atau Fakta Sejarah?

Entertainment | Rabu, 30 September 2026 | 07:38 WIB

Bayan CraftArt Fest 2026 Jadi Pintu Awal UMKM Perluas Pasar dan Bangun Jejaring

Bayan CraftArt Fest 2026 Jadi Pintu Awal UMKM Perluas Pasar dan Bangun Jejaring

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 07:35 WIB

Pasar Mobil Jateng Tumbuh di Tengah Opsen Pajak, Gran Max Jadi Primadona

Pasar Mobil Jateng Tumbuh di Tengah Opsen Pajak, Gran Max Jadi Primadona

Jawa Tengah | Rabu, 30 September 2026 | 07:35 WIB

×