Dikeluhkan Pedagang, Pemprov DKI Siapkan Relokasi Sementara Pasar Barito ke 10 Tempat

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 06 Agustus 2025 | 12:14 WIB
Dikeluhkan Pedagang, Pemprov DKI Siapkan Relokasi Sementara Pasar Barito ke 10 Tempat
Pasar Barito Jakarta. [Suara.com/Hilal Rauda Fiqry]

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bakal merelokasi para pedagang Pasar Barito, Jakarta Selatan ke 10 lokasi alternatif.

Kebijakan ini diambil seiring dengan rencana penataan kawasan Barito dan pembangunan Taman Bendera Pusaka, yang akan menyatukan tiga taman besar di wilayah itu.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (PPKUKM) DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo mengatakan, langkah relokasi ditempuh dengan pendekatan humanis dan non-represif, sebagai bentuk komitmen Pemprov terhadap keberlangsungan usaha para pedagang.

"Langkah-langkah ini diambil agar proses penataan tidak hanya berpihak pada kepentingan tata ruang kota, tetapi juga menjamin keberlangsungan usaha para pedagang," kata Ratu dalam keterangannya, Rabu (6/8/2025).

Ia menjelaskan, para pedagang akan direlokasi secara sementara ke 10 pasar yang dikelola Perumda Pasar Jaya.

Selama tiga bulan pertama, pedagang dibebaskan dari biaya sewa kios dan diberikan kebebasan untuk memilih lokasi relokasi yang paling sesuai dengan kenyamanan mereka.

Penataan kawasan Barito ini menjadi bagian dari visi besar Pemprov DKI mewujudkan kota berkelanjutan.

Selain pembangunan taman, Pemprov juga tengah membangun Sentra Fauna Jakarta di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, sebagai pusat perdagangan hewan peliharaan yang sehat, edukatif, dan modern.

"Sentra Fauna Jakarta diharapkan tidak hanya menjadi tempat transaksi, tetapi juga ruang pembelajaran dan rekreasi yang menyenangkan bagi keluarga dan pecinta satwa," jelas Ratu.

baca juga

Sentra tersebut akan berdiri di atas lahan seluas sekitar 7.000 meter persegi dan mengusung konsep pasar hewan yang higienis, ramah lingkungan, edukatif, serta menyediakan zona UMKM pet animal yang tertata.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta, M. Fajar Sauri menjelaskan bahwa kawasan Barito akan diintegrasikan dengan Taman Langsat dan Taman Ayodya menjadi satu kesatuan ruang terbuka hijau bernama Taman Bendera Pusaka.

“Kawasan ini akan mengintegrasikan Taman Langsat, Taman Ayodya, dan Taman Barito menjadi satu kesatuan ruang terbuka hijau yang luas, aman, dan ramah bagi semua,” ungkap Fajar.

Taman tersebut akan dilengkapi berbagai fasilitas publik seperti jembatan penghubung antartaman (link bridge), jogging track, taman bermain anak, ruang serbaguna, hingga amphitheater terbuka untuk seni dan budaya. Dengan luas hampir enam hektare, taman ini diproyeksikan menjadi ikon kebangsaan sekaligus ruang publik ramah keluarga.

Pengamat perkotaan Yayat Supriatna mendukung langkah penataan kawasan ini. Ia menyebut, penataan Barito bukan bentuk penggusuran, melainkan strategi optimalisasi lahan milik Pemprov dengan tetap memperhatikan hak ekonomi warga.

“Ini bukan tentang menggusur, tapi menata. Pemerintah tidak pernah menelantarkan, justru memberi ruang dan opsi terbaik untuk masa depan yang lebih baik,” kata Yayat.

Ia juga menilai kawasan Barito sangat strategis, berada di pusat ekonomi kota. Dengan desain yang inklusif, taman ini dinilai akan menjadi oase baru di tengah kepadatan Jakarta, sekaligus ruang sosial, ekonomi, dan rekreasi yang berkelanjutan.

“Tentu, dalam penataannya juga perlu disiapkan untuk unsur UMKM, karena hal itu juga yang dapat menghidupkan taman. Sehingga, dalam satu taman, bisa mencakup banyak hal,” tutup Yayat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PSI Bujuk Pramono Tak Relokasi Pedagang Pasar Barito, Ini Alasannya

PSI Bujuk Pramono Tak Relokasi Pedagang Pasar Barito, Ini Alasannya

News | Senin, 04 Agustus 2025 | 15:45 WIB

Ditolak Warga, Lapangan Sepak Bola Kedoya Batal Dialihfungsi Jadi Arena Padel

Ditolak Warga, Lapangan Sepak Bola Kedoya Batal Dialihfungsi Jadi Arena Padel

News | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 18:11 WIB

Ironi Jakarta: Kota Metropolitan, Warganya BAB Tanpa Sanitasi Layak!

Ironi Jakarta: Kota Metropolitan, Warganya BAB Tanpa Sanitasi Layak!

News | Kamis, 31 Juli 2025 | 14:32 WIB

PSI Endus 'Rencana Tilap' Anggaran Pengadaan Barang: Proyektor Rp158 Juta, Server Rp1,7 M

PSI Endus 'Rencana Tilap' Anggaran Pengadaan Barang: Proyektor Rp158 Juta, Server Rp1,7 M

News | Rabu, 30 Juli 2025 | 13:28 WIB

Terkini

Anggaran Riset Rp4 Triliun Belum Cukup! DPR Dorong Prabowo Naikkan hingga Rp8 Triliun

Anggaran Riset Rp4 Triliun Belum Cukup! DPR Dorong Prabowo Naikkan hingga Rp8 Triliun

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 16:04 WIB

Hakim Sebut Nadiem Makarim Rugikan Negara Rp1,5 Triliun

Hakim Sebut Nadiem Makarim Rugikan Negara Rp1,5 Triliun

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 16:04 WIB

Bukan Musibah Biasa, Pemerintah Didesak Bentuk Tim Independen Usut Kematian 5 Peserta Latsarmil

Bukan Musibah Biasa, Pemerintah Didesak Bentuk Tim Independen Usut Kematian 5 Peserta Latsarmil

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:58 WIB

Bukan Cuma Soal Injak Kepala Kerbau, Lukas Luwarso Soroti Tokoh di Balik Acara Jokowi di Lampung

Bukan Cuma Soal Injak Kepala Kerbau, Lukas Luwarso Soroti Tokoh di Balik Acara Jokowi di Lampung

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:57 WIB

Modus PKBM Indonesia Negeriku Korupsi Dana Pendidikan Ratusan Pelajar

Modus PKBM Indonesia Negeriku Korupsi Dana Pendidikan Ratusan Pelajar

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Gus Yaqut Jalani Tindakan Medis di RS Polri, KPK Berharap Segera Kembali Hadapi Proses Hukum

Gus Yaqut Jalani Tindakan Medis di RS Polri, KPK Berharap Segera Kembali Hadapi Proses Hukum

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:52 WIB

Prabowo Bentuk Satgas Guru Besar, Komisi X DPR Siap 'Pelototi' Lewat Pengawasan

Prabowo Bentuk Satgas Guru Besar, Komisi X DPR Siap 'Pelototi' Lewat Pengawasan

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:45 WIB

Fakta Mengerikan di Balik Tato 'Love Topik TH' Korban Penyekapan Bandung

Fakta Mengerikan di Balik Tato 'Love Topik TH' Korban Penyekapan Bandung

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:35 WIB

Alasan Meringankan Vonis 10 Tahun Penjara Nadiem: Jadi Tokoh Inovasi Pendidikan dan Teknologi

Alasan Meringankan Vonis 10 Tahun Penjara Nadiem: Jadi Tokoh Inovasi Pendidikan dan Teknologi

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:33 WIB

Update Perdamaian AS - Iran, Kapan Berunding Lagi?

Update Perdamaian AS - Iran, Kapan Berunding Lagi?

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:26 WIB

×