Politik Dagang Sapi di Balik Amnesti Hasto? Dasco: Idul Adha Sudah Lewat

M Nurhadi

Rabu, 06 Agustus 2025 | 15:40 WIB
Politik Dagang Sapi di Balik Amnesti Hasto? Dasco: Idul Adha Sudah Lewat
Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad. [Suara.com/Bagaskara]

Suara.com - Isu politik transaksional atau 'tukar guling' mengemuka tajam setelah pemerintah memberikan amnesti kepada Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan , Hasto Kristiyanto.

Tudingan ini langsung dibantah oleh Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, yang menyebut tidak ada barter politik di balik keputusan tersebut.

Pemberian amnesti ini menjadi sorotan publik karena datang hanya beberapa hari setelah Hasto divonis 3,5 tahun penjara dalam kasus suap yang turut menyeret nama eks politikus PDIP, Harun Masiku.

Momentum inilah yang memicu spekulasi adanya kesepakatan politik atau 'politik dagang sapi' antara kubu pemerintah dan PDIP.

Menanggapi hal tersebut, Dasco memberikan jawaban tegas dengan nada berkelakar yang khas. Ia menepis anggapan adanya pertukaran kepentingan politik tersebut.

"Kalau politik dagang sapi, saya rasa tidak ada. Idul Adha juga sudah lewat," kata Dasco, dikutip Rabu (6/8/2025).

Istilah 'politik dagang sapi' sendiri telah lama melekat dalam lanskap politik Indonesia dengan konotasi negatif.

Istilah ini merujuk pada praktik politik transaksional yang pragmatis dan oportunistis, di mana kesepakatan dicapai melalui proses tawar-menawar yang alot demi kepentingan sesaat, layaknya praktik jual beli di pasar ternak.

Lebih lanjut, Ketua Harian DPP Partai Gerindra ini justru menyambut baik sinyal dukungan yang disampaikan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, terhadap pemerintahan Prabowo Subianto.

baca juga

Namun, Dasco menegaskan bahwa dukungan tersebut tidak ada kaitannya sama sekali dengan amnesti yang diterima Hasto.

Menurutnya, komitmen dukungan dari PDIP sudah pernah disampaikan sebelumnya dalam beberapa pertemuan.

"Ibu Mega dalam sejumlah pertemuan mengatakan bahwa program-program baik, tentu akan didukung PDIP. Lalu, PDIP juga menyampaikan saran serta masukan tentang program yang dirasa belum pas," kata Dasco.

Meskipun sinyal dukungan semakin jelas, Dasco mengaku hingga kini belum mendengar adanya pembicaraan mengenai keinginan PDIP untuk bergabung dalam kabinet pemerintahan Prabowo.

Ia menyarankan agar pertanyaan tersebut ditujukan langsung kepada pihak pemerintah.

"Kalau soal masuk atau tidak (PDIP) ke pemerintahan, tanyakan ke pihak eksekutif," kata dia.

Sementara, Istana melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, angkat bicara.

Prasetyo menegaskan bahwa pemberian amnesti kepada Hasto merupakan hak prerogatif Presiden.

Ia menyebut, keputusan tersebut diambil dengan semangat persatuan untuk mengurangi tensi politik nasional.

"Tapi dalam dua kasus ini yang nuansanya lebih banyak ke masalah politik, itu yang Pak Presiden menggunakan haknya. Mari kita kurangi kegaduhan-kegaduhan politik," kata Prasetyo.

Senada dengan Dasco, Prasetyo juga menyatakan belum ada rencana atau pembahasan mengenai bergabungnya PDIP ke dalam kabinet.

Menurutnya, memberikan dukungan tidak berarti harus menjadi bagian dari struktur pemerintahan.

"Memang pemerintah butuh check and balance, butuh masukan. Tak ada masalah," kata dia.

Sikap resmi PDIP sendiri telah ditegaskan dalam Kongres V di Bali pada Sabtu (2/8) pekan lalu.

Dalam pidatonya, Megawati Soekarnoputri menyatakan partainya tidak akan mengambil posisi sebagai oposisi, melainkan sebagai "partai penyeimbang".

Menurutnya, keberpihakan politik tidak diukur dari posisi di dalam atau di luar pemerintahan.

"PDIP tidak memosisikan sebagai oposisi dan juga tidak semata-mata membangun koalisi kekuasaan. Kita adalah partai ideologis yang berdiri di atas kebenaran, berpihak pada rakyat dan bersikap tegas sebagai partai penyeimbang demi menjaga arah pembangunan nasional tetap berada dalam rel konstitusi dan kepentingan rakyat banyak," kata Megawati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Megawati Bersatu, Hersubeno Arief: Jokowi Tinggal Menghitung Hari

Prabowo Megawati Bersatu, Hersubeno Arief: Jokowi Tinggal Menghitung Hari

News | Rabu, 06 Agustus 2025 | 15:12 WIB

Babak Baru Politik: Prabowo Rangkul Oposisi Usai Terbit Abolisi dan Amnesti?

Babak Baru Politik: Prabowo Rangkul Oposisi Usai Terbit Abolisi dan Amnesti?

Video | Rabu, 06 Agustus 2025 | 08:00 WIB

Mahfud MD Bongkar Alasan Presiden Beri Abolisi dan Amnesti: Hukum dari Bawah Sudah Sesat!

Mahfud MD Bongkar Alasan Presiden Beri Abolisi dan Amnesti: Hukum dari Bawah Sudah Sesat!

News | Rabu, 06 Agustus 2025 | 07:40 WIB

Mr. Q Ungkap 3 Alasan Mengejutkan Prabowo Ampuni Hasto & Tom Lembong

Mr. Q Ungkap 3 Alasan Mengejutkan Prabowo Ampuni Hasto & Tom Lembong

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 20:09 WIB

Sindiran Halus PKB ke PDIP: Penyeimbang? Dalam Politik Hanya Ada Dua Pilihan!

Sindiran Halus PKB ke PDIP: Penyeimbang? Dalam Politik Hanya Ada Dua Pilihan!

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 19:36 WIB

PDIP Main Dua Kaki? Ogah Masuk Kabinet Prabowo, Tapi Juga Tolak Jadi Oposisi

PDIP Main Dua Kaki? Ogah Masuk Kabinet Prabowo, Tapi Juga Tolak Jadi Oposisi

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 15:33 WIB

Apa Saja 3 Pesan Rahasia Prabowo yang Disampaikan Dasco ke Megawati?

Apa Saja 3 Pesan Rahasia Prabowo yang Disampaikan Dasco ke Megawati?

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 14:54 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×