Pada pemilihan yang digelar DPRD Kolaka Timur pada Kamis (28/7/2022), Abdul Aziz memperoleh 13 suara sedangkan Diana Massi 11 suara dari 24 anggota dan pimpinan DPRD yang memilih. Satu anggota DPRD dari PBB absen.
Dengan begitu, mantan anggota kepolisian itu terpilih menjadi Wakil Bupati Kolaka Timur sisa masa jabatan 2021-2026.
Dia pun menjadi Wakil Bupati Koltim sekaligus Plt Bupati Koltim. Lalu Abdul Azis dilantik sebagai Bupati defenitif Kolaka Timur di Ruang Pola Kantor Gubernur Sultra, Senin 27 November 2023.
Pada Pilkada serentak 2024 lalu, Abdul Azis kembali maju berpasangan dengan Yosep Sahaka. Mereka berhasil menang.
Terseret Kasus Suap
Di saat sudah menjadi Bupati Koltim, proses pemilihan Abdul Azis sebagai wakil bupati di tahun 2022 bermasalah. Kejari Kolaka mengendus adanya dugaan penyuapan dan gratifikasi dalam proses pemilihan tersebut.
Disebut-sebut anggota DPRD Koltim yang memilih Abdul Azis sebagai wabup menerima sejumlah uang dalam pecahan dolar Amerika Serikat sebagai imbalan atas dukungannya kepada Abdul Azis.
Abdul Azis sendiri sempat diperiksa penyidik Kejari Kolaka dalam perkara ini. Hingga kini kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan.