Mengenal Siapa Yayak Gundul, Aktivis yang Viral di Pati

Dany Garjito | Suara.com

Selasa, 12 Agustus 2025 | 10:52 WIB
Mengenal Siapa Yayak Gundul, Aktivis yang Viral di Pati
Siapa Yayak Gundul Pati? (IG)

Suara.com - Sempat memanas, kondisi Pati setelah isu kenaikan PBB sebesar 250% kini tampaknya mulai mereda. Hal ini ditengarai karena Yayak Gundul, salah satu aktivitas Pati, melakukan pertemuan dengan Bupati Pati, Sudewo. Tapi sebenarnya siapa Yayak Gundul Pati ini?

Awalnya, Yayak Gundul muncul sebagai seorang yang mewakili suara masyarakat Pati yang menentang rencana kenaikan PBB hingga 250% oleh sang Bupati. Yayak sempat mengaku ia mendapatkan banyak aduan dari masyarakat yang mengeluhkan adanya agenda kenaikan tarif pajak ini, sehingga dirasa tidak sesuai dengan kondisi masyarakat di perekonomian sekarang.

Ia juga menjadi salah satu sosok yang turut merencanakan menggelar demo menuntut pembatalan PBB-P2 dibatalkan dengan mendatangkan ribuan warga yang satu semangat dengan penolakan ini.

Mengenal Siapa Yayak Gundul Pati

Memiliki nama lengkap Cahaya Basuki, dirinya merupakan salah seorang aktivitas yang sudah cukup lama dikenal di Pati. Ia beberapa kali muncul di garda terdepan pada isu-isu menyangkut masyarakat Pati.

Meski tidak semua orang menyatakan setuju atas apa yang dilakukannya di berbagai isu, namun pada konteks kenaikan pajak ini banyak yang memberikan support padanya dan bersatu dalam suara yang disampaikan olehnya.

Kritik atas Kenaikan PBB-P2

Yayak Gundul menyatakan bahwa kenaikan pajak yang sangat tinggi itu terasa tidak adil dan sangat memberatkan masyarakat. Terlebih karena klaim bahwa dana dari kenaikan pajak ini akan digunakan pada konteks pembangunan dan perbaikan jalan.

Yayak menilai bahwa pembangunan dan perbaikan jalan idealnya telah dianggarkan dalam belanja daerah di awal tahun keuangan, bukan justru dibebankan langsung pada masyarakat melalui pajak tambahan. Hal ini yang menjadi salah satu dasar argumen mengapa masyarakat menentang kenaikan pajak tersebut, disamping jelas adanya kewajiban tambahan yang sangat besar dari agenda itu.

Selain rencana demo besar-besaran, Yayak juga telah mengajukan surat audiensi ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Pati untuk meminta klarifikasi. Ia mendesak agar pemerintah membuka data penyesuaian NJOP yang jadi dasar pertimbangan kenaikan PBB-P2 sebesar 250% tersebut.

Di waktu bersamaan pihaknya juga mengirimkan surat ke pihak kepolisian setelah adanya isu dan dugaan intimidasi pada warga yang hendak ikut aksi damai. Aparat seharusnya netral dan menjamin kebebasan berekspresi masyarakat yang juga dilindungi undang-undang.

Demo Tetap Dilaksanakan

Demo sendiri awalnya adalah jawaban atas pernyataan Bupati Sudewo yang menyatakan tak takut keputusannya menuai kontroversi. Masyarakat kemudian berkoordinasi dan rencananya akan melakukan aksi demo pada tanggal 13 Agustus 2025 mendatang, meski terjadi dinamika di lapangan yang cukup besar.

Meski demikian, dikabarkan wacana yang diusung dalam demo telah bergeser. Dari awalnya mengusung penolakan pada kenaikan PBB, demo justru belakangan bernada ingin melengserkan Bupati Sudewo lantaran keputusannya yang dianggap tidak pro rakyat tersebut.

Pergeseran ini terjadi karena sang pejabat telah membatalkan kenaikan pajak bumi dan bangunan pedesaan dan perkotaan. Bupati Sudewo menyatakan permintaan maafnya atas keputusan tersebut, dan menarik membatalkan kebijakan tersebut sehingga pajak yang berlaku tetap seperti sebelum kenaikan terjadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Pati ke Bupati Sudewo: Mundur Secara Kesatria atau Dilengserkan Rakyat Secara Paksa?

Warga Pati ke Bupati Sudewo: Mundur Secara Kesatria atau Dilengserkan Rakyat Secara Paksa?

News | Senin, 11 Agustus 2025 | 16:23 WIB

Ditantang Balik Bakal Didemo, Bupati Sudewo Malah Tuduh ada yang Menunggangi

Ditantang Balik Bakal Didemo, Bupati Sudewo Malah Tuduh ada yang Menunggangi

News | Senin, 11 Agustus 2025 | 13:27 WIB

Pajak 250 Persen Sudah Dibatalkan, Kenapa Amarah Warga Pati pada Bupati Sudewo Belum Reda?

Pajak 250 Persen Sudah Dibatalkan, Kenapa Amarah Warga Pati pada Bupati Sudewo Belum Reda?

News | Senin, 11 Agustus 2025 | 06:35 WIB

Sudewo di Ujung Tanduk? Demo 13 Agustus Tetap Digelar, Warga Pati Bersatu Minta Bupati Lengser

Sudewo di Ujung Tanduk? Demo 13 Agustus Tetap Digelar, Warga Pati Bersatu Minta Bupati Lengser

News | Senin, 11 Agustus 2025 | 05:35 WIB

Sosok Ahmad Husein, Inisiator Aksi Tolak Kenaikan PBB 250 Persen di Pati

Sosok Ahmad Husein, Inisiator Aksi Tolak Kenaikan PBB 250 Persen di Pati

Lifestyle | Minggu, 10 Agustus 2025 | 13:15 WIB

Terkini

Jejak Alumni Kamboja di Hayam Wuruk: Mengapa Jakarta Dipilih Jadi Basis Judol?

Jejak Alumni Kamboja di Hayam Wuruk: Mengapa Jakarta Dipilih Jadi Basis Judol?

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:15 WIB

TelkomGroup Resmikan Community Gateway Wamena

TelkomGroup Resmikan Community Gateway Wamena

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:06 WIB

Kisruh LCC Empat Pilar, DPR Usul Juri Pakai Headset dan Rekaman Audio agar Penilaian Tak Bermasalah

Kisruh LCC Empat Pilar, DPR Usul Juri Pakai Headset dan Rekaman Audio agar Penilaian Tak Bermasalah

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:02 WIB

Studi Ungkap Banyak Eksperimen Laut Salah Prediksi Dampak Pemanasan Global, Apa Dampaknya?

Studi Ungkap Banyak Eksperimen Laut Salah Prediksi Dampak Pemanasan Global, Apa Dampaknya?

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:00 WIB

Kejagung Lawan Vonis Bebas 3 Bankir Kasus Sritex, Ini Alasannya

Kejagung Lawan Vonis Bebas 3 Bankir Kasus Sritex, Ini Alasannya

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:59 WIB

Michael Jackson Dituding Predator Seks Berantai Gunakan Juice Jesus hingga Xanax

Michael Jackson Dituding Predator Seks Berantai Gunakan Juice Jesus hingga Xanax

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:51 WIB

Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Divonis 6 Tahun dalam Kasus Korupsi Minyak Rp285 Triliun

Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Divonis 6 Tahun dalam Kasus Korupsi Minyak Rp285 Triliun

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:41 WIB

Terbongkar dari Nyanyian Penjual Pecel Lele: Kronologi Sopir MBG Ditangkap saat Nyambi Kurir Sabu

Terbongkar dari Nyanyian Penjual Pecel Lele: Kronologi Sopir MBG Ditangkap saat Nyambi Kurir Sabu

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:36 WIB

Kejagung Jemput Paksa Bos PT Toshida, Jadi Tersangka Suap Ketua Ombudsman Nonaktif

Kejagung Jemput Paksa Bos PT Toshida, Jadi Tersangka Suap Ketua Ombudsman Nonaktif

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:33 WIB

Puan Maharani Tak Tinggal Diam Soal Larangan Nobar Film Pesta Babi: Memang Sensitif!

Puan Maharani Tak Tinggal Diam Soal Larangan Nobar Film Pesta Babi: Memang Sensitif!

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:28 WIB