Chef Hotel Turun Gunung! Kemenpar Sekolahkan Kepala Dapur Gizi untuk Program MBG

Erick Tanjung | Lilis Varwati | Suara.com

Rabu, 13 Agustus 2025 | 17:42 WIB
Chef Hotel Turun Gunung! Kemenpar Sekolahkan Kepala Dapur Gizi untuk Program MBG
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Widiyanti Putri Wardhana. [Dok. Kemenpar]

Suara.com - Sebuah langkah tak terduga diambil pemerintah untuk menyukseskan program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG). Kementerian Pariwisata kini ikut turun gunung dengan 'menyekolahkan' para kepala dapur gizi di politeknik pariwisata yang selama ini dikenal sebagai pencetak chef andal.

Kolaborasi antara Kemenpar dan Badan Gizi Nasional (BGN) ini bertujuan untuk memastikan layanan gizi di seluruh Indonesia tidak hanya terpenuhi, tetapi juga dikelola secara profesional dengan standar hotel bintang.

Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, menjelaskan bahwa pihaknya akan memberikan dukungan penuh dengan menyediakan fasilitas pelatihan di enam politeknik pariwisata.

Kampus-kampus ini dinilai memiliki kompetensi mumpuni di bidang tata boga, manajemen kuliner, dan pelayanan makanan.

"Sebelum MOU ditandatangani, kami telah berpartisipasi dalam pelatihan calon kepala dapur... yang diselenggarakan di politeknik pariwisata NHI Bandung pada bulan Juni lalu," papar Widiyanti saat penandatanganan MoU di Kantor Kemenpar, Jakarta, Rabu (13/8/2025).

Langkah ini diambil untuk memastikan setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memiliki kepala dapur yang profesional.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, mengakui bahwa kolaborasi ini adalah sebuah penemuan yang tidak terduga. Ia mengaku baru menyadari bahwa sektor pariwisata memiliki infrastruktur pendidikan yang relevan untuk program gizi.

"Kementerian Pariwisata ternyata memiliki beberapa lembaga pendidikan yang bisa menjadi tempat belajar para kepala SPPG," ucap Dadan.

Menurutnya, politeknik pariwisata sudah terbiasa menghasilkan produk makanan berkualitas tinggi, sehingga sangat tepat untuk menjadi 'kawah candradimuka' bagi para petugas gizi di lapangan.

Langkah kolaborasi ini menjadi sangat krusial mengingat target ambisius dari program MBG. Saat ini, BGN telah memiliki 5.235 SPPG yang tersebar di hampir seluruh kabupaten di Indonesia, menjangkau sekitar 15 juta orang.

Targetnya, pada 15 Agustus mendatang, jangkauan ini akan meningkat menjadi 20 juta orang. Dan puncaknya, hingga akhir tahun, BGN menargetkan bisa melayani 82,9 juta penerima manfaat.

"Penerima manfaat mencakup ibu hamil, ibu menyusui, anak balita, dan anak sekolah dari PAUD hingga SMA," jelas Dadan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bongkar 'Dapur Fiktif' di Program Makan Bergizi Gratis, Anggota DPR: Anak Kita Butuh Makan!

Bongkar 'Dapur Fiktif' di Program Makan Bergizi Gratis, Anggota DPR: Anak Kita Butuh Makan!

News | Rabu, 13 Agustus 2025 | 12:03 WIB

Telkomsel Jaga Bumi Dukung GWB di Tanjung Pinang dan Manado: Wujudkan Pariwisata Berkelanjutan

Telkomsel Jaga Bumi Dukung GWB di Tanjung Pinang dan Manado: Wujudkan Pariwisata Berkelanjutan

Bisnis | Rabu, 13 Agustus 2025 | 11:48 WIB

Kepala BGN Bantah Ada Dapur MBG Fiktif: Titiknya Ada, Tapi Belum Dibangun

Kepala BGN Bantah Ada Dapur MBG Fiktif: Titiknya Ada, Tapi Belum Dibangun

News | Selasa, 12 Agustus 2025 | 21:54 WIB

Terkini

Serangan AS-Israel di Bandar Khamir Tewaskan 5 Warga Iran, Teheran Balas Hantam Fasilitas Aluminium

Serangan AS-Israel di Bandar Khamir Tewaskan 5 Warga Iran, Teheran Balas Hantam Fasilitas Aluminium

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:53 WIB

Presiden Prabowo Bertolak ke Jepang, Bahas Investasi hingga Temui Kaisar Naruhito

Presiden Prabowo Bertolak ke Jepang, Bahas Investasi hingga Temui Kaisar Naruhito

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:49 WIB

Rudal Houthi Yaman Hantam Israel di Hari ke-30 Perang Timur Tengah

Rudal Houthi Yaman Hantam Israel di Hari ke-30 Perang Timur Tengah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:30 WIB

USS Tripoli Tiba di Timur Tengah Bawa Ribuan Marinir Saat Isu Serangan Darat ke Iran Memanas

USS Tripoli Tiba di Timur Tengah Bawa Ribuan Marinir Saat Isu Serangan Darat ke Iran Memanas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 13:12 WIB

Harga BBM Filipina Melambung Tinggi Akibat Perang Iran, Sopir Jeepney Terancam Kelaparan

Harga BBM Filipina Melambung Tinggi Akibat Perang Iran, Sopir Jeepney Terancam Kelaparan

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 12:38 WIB

Pembatasan Medsos Anak Tak Cukup, IDAI Soroti Peran Orang Tua dan Kesenjangan Pendampingan

Pembatasan Medsos Anak Tak Cukup, IDAI Soroti Peran Orang Tua dan Kesenjangan Pendampingan

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 12:29 WIB

MBG Disalurkan Lima Hari Sekolah

MBG Disalurkan Lima Hari Sekolah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 12:25 WIB

Benjamin Netanyahu Makin Tak Jelas, Israel Habis Digempur Iran Tanpa Ampun

Benjamin Netanyahu Makin Tak Jelas, Israel Habis Digempur Iran Tanpa Ampun

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 12:18 WIB

Meninggal Dunia, Jenazah Mantan Menhan Juwono Sudarsono Disemayamkan di Kemenhan Hari Ini

Meninggal Dunia, Jenazah Mantan Menhan Juwono Sudarsono Disemayamkan di Kemenhan Hari Ini

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 11:49 WIB

Donald Trump Beri Sinyal Kuba Jadi Target Operasi Militer AS Berikutnya Setelah Iran dan Venezuela

Donald Trump Beri Sinyal Kuba Jadi Target Operasi Militer AS Berikutnya Setelah Iran dan Venezuela

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 11:46 WIB