Istana Mau Bikin Kementerian Haji, Mensesneg Blak-blakan: Ini Permintaan Arab Saudi

Erick Tanjung, Novian Ardiansyah

Kamis, 21 Agustus 2025 | 17:47 WIB
Istana Mau Bikin Kementerian Haji, Mensesneg Blak-blakan: Ini Permintaan Arab Saudi
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi membenarkan ada rencana menjadikan Badan Penyelenggara Haji (BP Haji) menjadi kementerian. [Suara.com/Novian]

Suara.com - Pemerintah dipastikan akan merombak total tata kelola haji dan umrah dengan rencana pembentukan Kementerian Haji. Isu yang santer beredar ini akhirnya dikonfirmasi langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi.

Prasetyo secara blak-blakan menyebut bahwa langkah ini bukan sekadar untuk membuat kabinet gemuk, melainkan karena adanya permintaan dari pemerintah Arab Saudi.

Menanggapi spekulasi bahwa ini adalah cara lain untuk menambah pos menteri, Prasetyo Hadi dengan tegas membantahnya. Menurutnya, keputusan ini murni didasarkan pada hasil evaluasi dan kebutuhan di lapangan, terutama dalam hal diplomasi.

"Ini kan bukan masalah semakin besar atau tidak, tetapi masalah kebutuhan," kata Prasetyo di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (21/8/2025).

Ia pun membongkar alasan utama di balik wacana ini. Menurutnya, setelah Badan Penyelenggara Haji (BP Haji) dievaluasi, ditemukan bahwa koordinasi dengan pemerintah Arab Saudi akan lebih efektif jika dilakukan oleh lembaga setingkat kementerian.

"Setelah pelaksanaannya, di situ kan ada evaluasi... ternyata memang ada sebuah kebutuhan untuk kita meningkatkan kelembagaan dari badan," ujar Prasetyo.

"Nampaknya dibutuhkan untuk meningkat setingkat menteri karena koordinasi dengan pihak pemerintah Arab Saudi menghendaki demikian," tuturnya.

'Surat Sakti' dari Presiden Sudah di Tangan DPR

Langkah pembentukan kementerian baru ini dipastikan akan berjalan. Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, telah mengumumkan bahwa pimpinan dewan telah menerima Surat Presiden (Surpres) terkait pembahasan revisi UU Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah.

baca juga

"Surat tersebut berisi perihal penunjukan wakil pemerintah untuk membahas RUU Perubahan atas UU Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah bersama dengan DPR RI," kata Cucun dalam Rapat Paripurna, Kamis (21/8/2025).

Dengan diterimanya surat sakti ini, DPR melalui Komisi VIII akan segera tancap gas membahas RUU tersebut bersama pemerintah.

Pembentukan Kementerian Haji ini merupakan bagian dari revisi besar-besaran terhadap UU Nomor 8 Tahun 2019. Urgensi revisi ini dianggap mendesak untuk menyesuaikan dengan dinamika dan perubahan kebijakan haji di Arab Saudi.

Berbagai pemangku kepentingan, termasuk ormas Islam, telah memberikan masukan agar revisi ini bisa menghasilkan tata kelola yang lebih profesional. Tujuannya jelas: meningkatkan kualitas pelayanan, transparansi pengelolaan keuangan, serta memberikan perlindungan yang jauh lebih baik bagi para jemaah haji dan umrah Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

OTT Wamenaker Jadi Alasan Prabowo 'Sapu Bersih' Kabinet Pertamanya?

OTT Wamenaker Jadi Alasan Prabowo 'Sapu Bersih' Kabinet Pertamanya?

News | Kamis, 21 Agustus 2025 | 17:04 WIB

Istana Geser ke Hambalang? Prabowo Panggil Para Jenderal dan Menteri Rapat Maraton di Rumah Pribadi

Istana Geser ke Hambalang? Prabowo Panggil Para Jenderal dan Menteri Rapat Maraton di Rumah Pribadi

News | Kamis, 21 Agustus 2025 | 17:03 WIB

Wamenaker Kena OTT KPK, Gerindra Buang Badan: Noel Bukan Kader?

Wamenaker Kena OTT KPK, Gerindra Buang Badan: Noel Bukan Kader?

News | Kamis, 21 Agustus 2025 | 16:39 WIB

Terkini

Indonesia Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026: Ujian Kedewasaan Tribun Sepak Bola

Indonesia Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026: Ujian Kedewasaan Tribun Sepak Bola

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 08:35 WIB

Obligasi Rp500 Miliar POLI Kantongi Rating idAAA

Obligasi Rp500 Miliar POLI Kantongi Rating idAAA

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 08:31 WIB

Bertemu Luis Figo di New York, 2 Student Athlete Indonesia Hadiri Forum PBB

Bertemu Luis Figo di New York, 2 Student Athlete Indonesia Hadiri Forum PBB

Bola | Senin, 14 September 2026 | 08:27 WIB

Pemerintah Segel 50 Perusahaan, 27 Ribu Hektare Konsesi Terbakar

Pemerintah Segel 50 Perusahaan, 27 Ribu Hektare Konsesi Terbakar

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 08:24 WIB

Pos Kamling Berubah Jadi Lapak Judi Digital, Enam Orang Diciduk di Kudus

Pos Kamling Berubah Jadi Lapak Judi Digital, Enam Orang Diciduk di Kudus

Jawa Tengah | Senin, 14 September 2026 | 08:20 WIB

Semeru Erupsi 3 Kali dalam 3 Jam, Letusan Tertinggi Capai 1.000 Meter

Semeru Erupsi 3 Kali dalam 3 Jam, Letusan Tertinggi Capai 1.000 Meter

News | Senin, 14 September 2026 | 08:15 WIB

Harga Emas Pegadaian Kompak Turun Awal Pekan, Galeri 24 dan UBS Terdiskon

Harga Emas Pegadaian Kompak Turun Awal Pekan, Galeri 24 dan UBS Terdiskon

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 08:14 WIB

18 Tim Sepakbola Putri SD Ramaikan Junior Putri Cup 2026 di Semarang

18 Tim Sepakbola Putri SD Ramaikan Junior Putri Cup 2026 di Semarang

Jawa Tengah | Senin, 14 September 2026 | 08:09 WIB

IHSG Bidik Rebound di Awal Pekan, Ini Daftar Saham Pilihan 4 Analis Ternama

IHSG Bidik Rebound di Awal Pekan, Ini Daftar Saham Pilihan 4 Analis Ternama

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 08:07 WIB

Hari Keenam, 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dicari hingga 6.010 NM

Hari Keenam, 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dicari hingga 6.010 NM

Foto | Senin, 14 September 2026 | 08:00 WIB

×