Derita Ayah Arya Daru: Kehilangan Anak Semata Wayang di Saat Istri Berjuang Melawan Kanker

Wakos Reza Gautama

Sabtu, 23 Agustus 2025 | 21:45 WIB
Derita Ayah Arya Daru: Kehilangan Anak Semata Wayang di Saat Istri Berjuang Melawan Kanker
Subaryono (tengah), ayah Arya Daru Pangayunan, membeberkan penderitaan yang dialaminya. [suara.com/hiskia]

Suara.com - Di balik misteri kematian diplomat Arya Daru Pangayunan, tersimpan sebuah kisah duka yang jauh lebih dalam dan menyayat hati.

Ayah kandung almarhum, Subaryono, dengan suara bergetar dan menahan pilu, akhirnya membuka tabir penderitaan bertubi-tubi yang tengah menghantam keluarganya.

Ini bukan sekadar kisah kehilangan seorang anak, melainkan sebuah tragedi berlapis yang menguji batas ketegaran seorang ayah dan suami.

Dalam pengakuannya yang emosional, Subaryono menggambarkan bagaimana kematian putra semata wayangnya telah merenggut segalanya, menyeret ia dan istrinya ke dalam jurang keterpurukan yang tak terhingga.

"Matinya Arya Daru merupakan suatu pukulan yang sangat berat bagi keluarga kami. Banyak hal yang membuat kami menjadi syok, terpuruk, dan tidak berdaya," ujar Subaryono, mengawali curahan hatinya.

Bagi Subaryono dan istrinya, Titi Sulatri, Daru bukanlah sekadar anak tunggal. Ia adalah sebuah keajaiban, jawaban atas doa-doa panjang setelah melewati jalan sunyi yang penuh kegagalan dan air mata.

Subaryono mengungkapkan betapa berharganya Daru, yang kehadirannya adalah sebuah kemenangan setelah perjuangan yang luar biasa.

"Saya hanya berdua dengan istri saya dan Daru adalah anak tunggal kami. Anak tunggal yang kami tunggu-tunggu setelah tiga kali gagal misterius, keguguran dan dokter baru menemukan terapinya. Keempat, lahirlah seorang bayi laki-laki yang kami beri nama Arya Daru Pangayunan," kenangnya.

Kelahiran Daru adalah puncak kebahagiaan. Namun, takdir berkata lain.

baca juga

"Tapi kemudian Allah Subhanahu wa taala mengambilnya dengan tiba-tiba dengan seperti itu. Kami tidak hanya kehilangan Daru, tetapi kehilangan harapan-harapan yang sudah disampaikan kepada ayah Daru dengan cita-citanya dan prestasinya itu. Itulah yang kemudian kami betul-betul terpuruk," ujar Subaryono.

Di Tengah Duka, Sang Istri Berjuang Melawan Kanker Ganas

Di saat yang sama, Subaryono juga menjawab pertanyaan publik mengenai kebisuan keluarga pada masa-masa awal tragedi. Ia mengungkapkan, selain syok berat, ada alasan lain yang lebih privat dan menyakitkan yang memaksa mereka untuk menepi: perjuangan sang istri melawan penyakit mematikan.

"Ditambah lagi istri saya, ini hal yang privasi sebetul-nya tetapi kami harus sampaikan mengapa saya tidak muncul segera... itu adalah juga masalah kesehatan," ungkapnya dengan suara berat.

Ia kemudian membeberkan pertempuran kedua yang sedang mereka hadapi.

"Jadi ibunya Daru, Titi Sulatri tahun lalu didiagnosis terkena kanker koloni yang harus kemudian dilakukan operasi untuk mengambil jaringan yang merusak itu. Kemudian istri saya harus menggunakan colostomy bag," ucapnya.

Sebuah harapan sempat bersinar. Proses pengobatan lanjutan yang krusial untuk istrinya seharusnya rampung pada bulan ini. Namun, kabar kematian Daru datang seperti badai kedua yang menghancurkan segalanya, memberikan pukulan telak bagi kondisi fisik dan mental sang istri. Harapan itu kini pupus, tertunda oleh duka yang terlalu pekat.

"Tetapi kemudian bulan yang lalu ada kabar yang seperti itu kembali memukul istri saya. Sehingga kemudian pada waktu diagnose terpaksa proses lanjutan itu belum bisa dilakukan tapi harus menunggu 3 bulan untuk memastikan bahwa ibunya Daru atau istri saya siap untuk dioperasi. Jadi itulah tragedi atau apapun suatu kesedihan yang bertubi-tubi yang kami hadapi untuk itu," papar dia.

Pengakuan Subaryono ini melukiskan gambaran sebuah keluarga yang tidak hanya kehilangan masa depan, tetapi juga tengah berjuang keras mempertahankan sisa-sisa harapan di tengah badai kehidupan yang datang tanpa henti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Istri Ungkap Misteri Baru: WA dan IG Diplomat Arya Daru Aktif Meski Ponsel Hilang

Istri Ungkap Misteri Baru: WA dan IG Diplomat Arya Daru Aktif Meski Ponsel Hilang

News | Sabtu, 23 Agustus 2025 | 21:10 WIB

Malam Mencekam Istri Diplomat Arya Daru: 7 Kali Telepon Polsek Menteng tak Direspons

Malam Mencekam Istri Diplomat Arya Daru: 7 Kali Telepon Polsek Menteng tak Direspons

News | Sabtu, 23 Agustus 2025 | 19:50 WIB

Mengapa Keluarga Arya Daru Menyebut Nama Panglima TNI dalam Kasus Kematian Sang Diplomat?

Mengapa Keluarga Arya Daru Menyebut Nama Panglima TNI dalam Kasus Kematian Sang Diplomat?

News | Sabtu, 23 Agustus 2025 | 19:07 WIB

Audit Bukti Kasus Kematian Diplomat Muda Didorong Libatkan Tim Ahli Independen dan Akuntabel

Audit Bukti Kasus Kematian Diplomat Muda Didorong Libatkan Tim Ahli Independen dan Akuntabel

DPR | Rabu, 06 Agustus 2025 | 12:00 WIB

Kasus Kematian Diplomat Arya Daru Masih Janggal? DPR Desak Audit Forensik Independen

Kasus Kematian Diplomat Arya Daru Masih Janggal? DPR Desak Audit Forensik Independen

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 22:34 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×