Sempat Dianiaya Massa Aksi DPR, Begini Kondisi Terkini Lurah Manggarai Selatan dan Sopir

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 26 Agustus 2025 | 11:52 WIB
Sempat Dianiaya Massa Aksi DPR, Begini Kondisi Terkini Lurah Manggarai Selatan dan Sopir
Pengrusakan mobil dinas Lurah Manggarai Selatan yang dilakukan massa 25 demonstrasi 25 Agustus. [Instagram/@lbj_jakarta]

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengunkap kondisi terkini Lurah Manggarai Selatan, Muhamad Sidik, setelah menjadi sasaran amuk massa aksi protes terhadap DPR di Pejompongan kemarin.

Sidik tak sendiri, sopirnya yang merupakan Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), Asep Yudiana juga ikut menjadi korban amukan massa.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI Budi Awaluddin mengatakan Sidik dan Asep telah mendapat penanganan medis usai menjadi korban amuk massa saat aksi unjuk rasa di sekitar DPR RI.

“Kami pastikan lurah dan petugas PPSU yang mendampingi saat kejadian telah mendapatkan perawatan atas tindakan kekerasan yang menimpanya," ujar Budi kepada wartawan, Selasa (26/8/2025).

Meski harus menerima perawatan medis, Budi menyatakan Sidik sudah kembali ke rumah.

"Saat ini lurah sudah kembali ke rumah," ucapnya.

Setelah pemulihan, Budi memastikan Sidik akan membuat laporan ke polisi agar pelaku bisa diproses secara hukum yang berlaku.

"Lurah tersebut juga akan membuat laporan ke kepolisian setelah menjalani recovery,” tuturnya.

Sementara itu, Camat Tebet, Dyan Airlangga menjelaskan, peristiwa itu terjadi saat Sidik dalam perjalanan pulang ke rumah bersama sopirnya.

Ketika melintas di sekitar lokasi demonstrasi, kendaraan yang mereka tumpangi menjadi sasaran amuk massa lantaran menggunakan pelat dinas.

“Jadi, ketika kejadian itu Lurah sedang dalam perjalanan pulang ke rumah. Nah, ketika di lokasi tersebut, ternyata masih banyak si pendemo, dan kejadiannya cepat saja. Jadi, langsung karena plat merah jadi sasaran, gitu sih,” jelas Dyan.

Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan saat ini masih menunggu instruksi lebih lanjut terkait tindak lanjut kasus tersebut.

Dyan menyebut pihaknya tengah mengumpulkan dokumen serta bukti-bukti pendukung sebelum melaporkannya kepada pimpinan.

“Saya belum tahu ya. Kita saat ini sedang mengumpulkan bukti-bukti dan bukti-bukti pendukung. Dan laporan pendukung, setelah itu kami laporkan kepada pimpinan, gitu sih, sementara langkah-langkahnya,” terang dia.

Adapun mobil dinas yang dirusak massa kini sudah diamankan.

“Mobilnya sedang proses untuk dibawa ke tempat yang aman, ya. Ini diproses untuk dibawa ke tempat yang aman,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Fakta Lurah Manggarai Selatan Diamuk Massa di Depan Gedung DPR: Mobil Hancur, Tubuh Luka-luka!

7 Fakta Lurah Manggarai Selatan Diamuk Massa di Depan Gedung DPR: Mobil Hancur, Tubuh Luka-luka!

News | Selasa, 26 Agustus 2025 | 10:11 WIB

Massa 25 Agustus Kesetanan, Lurah Manggarai Selatan Jadi Sasaran Amukan Mobil Dinas Hancur

Massa 25 Agustus Kesetanan, Lurah Manggarai Selatan Jadi Sasaran Amukan Mobil Dinas Hancur

News | Selasa, 26 Agustus 2025 | 08:34 WIB

Imbas Demo Ricuh di DPR, Commuter Line Tanah Abang-Palmerah Disetop Sementara

Imbas Demo Ricuh di DPR, Commuter Line Tanah Abang-Palmerah Disetop Sementara

News | Senin, 25 Agustus 2025 | 18:40 WIB

Imbas Demo Ricuh di DPR, Transjakarta Alihkan Sejumlah Rute

Imbas Demo Ricuh di DPR, Transjakarta Alihkan Sejumlah Rute

News | Senin, 25 Agustus 2025 | 16:05 WIB

Terkini

Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru

Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 20:13 WIB

Kejagung Seret Marcella Santoso ke Kasasi, Incar Pencabutan Izin Praktik Advokat

Kejagung Seret Marcella Santoso ke Kasasi, Incar Pencabutan Izin Praktik Advokat

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:58 WIB

Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik

Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:50 WIB

MAKI Desak Jaksa Tak Gentar Usut Dugaan Tambang Ilegal Kaltara yang Seret Nama Karuna Murdaya

MAKI Desak Jaksa Tak Gentar Usut Dugaan Tambang Ilegal Kaltara yang Seret Nama Karuna Murdaya

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:58 WIB

Gegana Tak Sanggup? Ahli Nuklir UGM Turun Tangan Selidiki Api Misterius di Sleman

Gegana Tak Sanggup? Ahli Nuklir UGM Turun Tangan Selidiki Api Misterius di Sleman

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:44 WIB

Misteri Belasan Luka Tusuk Balita di Bekasi Terungkap, Paman Sendiri Jadi Tersangka

Misteri Belasan Luka Tusuk Balita di Bekasi Terungkap, Paman Sendiri Jadi Tersangka

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:37 WIB

Bawa Bukti ke Kejagung, PT PMM Bantah Tuduhan Penyelundupan: Itu Fitnah, Kasum TNI Salah Info

Bawa Bukti ke Kejagung, PT PMM Bantah Tuduhan Penyelundupan: Itu Fitnah, Kasum TNI Salah Info

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:16 WIB

Sahroni Geram WNA Brunei Bikin Onar di Blok M: Segerakan Deportasi dan Blacklist

Sahroni Geram WNA Brunei Bikin Onar di Blok M: Segerakan Deportasi dan Blacklist

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:06 WIB

KPK Disebut Tak Lagi 'Sakti' Sejak Jadi ASN, Independensinya Hilang

KPK Disebut Tak Lagi 'Sakti' Sejak Jadi ASN, Independensinya Hilang

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:00 WIB

Prabowo Mau Bahasa Prancis Masuk Sekolah, Kebijakan Pendidikan Ikut Selera Penguasa?

Prabowo Mau Bahasa Prancis Masuk Sekolah, Kebijakan Pendidikan Ikut Selera Penguasa?

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:51 WIB