Nampan MBG Diduga Mengandung Minyak Babi, Menag Nasaruddin: Kami Asumsikan Semuanya Baik

Bangun Santoso | Suara.com

Selasa, 26 Agustus 2025 | 18:32 WIB
Nampan MBG Diduga Mengandung Minyak Babi, Menag Nasaruddin: Kami Asumsikan Semuanya Baik
Menteri Agama Nasaruddin Umar. (Suara.com/Novian)
Kesimpulan
  • Respons Menteri Agama menunjukkan bahwa Kemenag, awalnya bersikap "terima jadi" dan tidak melakukan verifikasi
  • Isu ini bukan sekadar masalah halal atau haram, tetapi telah berkembang menjadi skandal yang lebih besar
  • Terungkapnya dugaan ini oleh media investigasi dan desakan organisasi pelajar seperti IPNU menunjukkan pentingnya pengawasan publik

Suara.com - Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari program unggulan Presiden Prabowo Subianto, Makanan Bergizi (MBG). Nampan makanan (food tray) yang digunakan untuk jutaan siswa di seluruh Indonesia diduga kuat mengandung minyak babi dan diimpor secara ilegal dari China.

Menanggapi isu panas ini, Menteri Agama (Menag) RI, Nasaruddin Umar, akhirnya buka suara.

Saat ditemui usai memantau pelaksanaan Program MBG di MTSN 6, Jakarta Timur, Selasa (26/8/2025), Menag Nasaruddin menegaskan pihaknya akan segera bertindak jika dugaan tersebut terbukti benar.

“Ya kita akan temukan itu, masukan-masukan itu silahkan serahkan ke pengelolanya ya. Tapi secara formal kita mau terima jadi dan beres semuanya. Insyaallah kalau memang itu ada temuan itu segera kita akan perbaiki,” ujar Menag Nasaruddin Umar.

Imam Besar Masjid Istiqlal ini juga mengakui bahwa selama ini Kementerian Agama (Kemenag) hanya menerima jadi dan berasumsi semua perlengkapan yang digunakan dalam program MBG sudah memenuhi standar, termasuk aspek kehalalannya.

“Ya kita terima jadi bahwa asumsikan semuanya baik,” ujarnya singkat.

Dugaan ini pertama kali mencuat dari laporan investigasi mendalam yang dipublikasikan oleh Indonesia Business Post pada Senin (25/8/2025).

Investigasi hingga ke pusat industri Chaoshan di China itu mengungkap adanya praktik impor ilegal, pemalsuan label Standar Nasional Indonesia (SNI), hingga keraguan serius atas status kehalalan nampan yang digunakan.

Isu ini menjadi ironi besar, mengingat program MBG bertujuan untuk meningkatkan gizi 82,9 juta siswa di Indonesia, yang mayoritasnya adalah muslim.

Kekhawatiran ini juga disuarakan oleh Poros Pelajar yang dimotori oleh Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU). Ketua Umum IPNU, Muhammad Agil Nuruz Zaman, menyatakan pihaknya masih menunggu hasil uji laboratorium untuk memastikan kebenaran dugaan penggunaan bahan non-halal.

“Kalau halal produknya, bahan-bahannya pada proses pembuatan food tray itu perlu kita teliti lebih dalam lagi,” kata Agil.

Laporan investigasi tersebut juga mengungkap praktik penipuan serius di mana beberapa pabrik di China sengaja memproduksi nampan dengan label "Made in Indonesia" lengkap dengan logo SNI palsu. Tindakan ini tidak hanya melanggar aturan perdagangan internasional, tetapi juga membuka celah bagi importir untuk menghindari tarif dan menipu konsumen di Tanah Air.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR Segera Kepala BGN soal Isu Nampan MBG Mengandung Minyak Babi: Rentan jadi Masalah!

DPR Segera Kepala BGN soal Isu Nampan MBG Mengandung Minyak Babi: Rentan jadi Masalah!

News | Selasa, 26 Agustus 2025 | 18:28 WIB

Komposisi Stainless Steel 201: Diduga Jadi Baki Makanan MBG, Non Food Grade, Terkandung Minyak Babi

Komposisi Stainless Steel 201: Diduga Jadi Baki Makanan MBG, Non Food Grade, Terkandung Minyak Babi

News | Selasa, 26 Agustus 2025 | 13:23 WIB

Nampan Makan Bergizi Gratis Prabowo Subianto Jadi Sorotan, Ternyata Mengandung Lemak Babi?

Nampan Makan Bergizi Gratis Prabowo Subianto Jadi Sorotan, Ternyata Mengandung Lemak Babi?

Your Say | Selasa, 26 Agustus 2025 | 10:22 WIB

Skandal Nampan MBG Prabowo Diduga Mengandung Lemak Babi, Publik Murka: Haram Dong?

Skandal Nampan MBG Prabowo Diduga Mengandung Lemak Babi, Publik Murka: Haram Dong?

News | Senin, 25 Agustus 2025 | 18:51 WIB

Misi Berat Makan Bergizi Gratis: BGN Turunkan Tim Intel Kejar 30 Ribu Dapur!

Misi Berat Makan Bergizi Gratis: BGN Turunkan Tim Intel Kejar 30 Ribu Dapur!

News | Senin, 25 Agustus 2025 | 16:38 WIB

Temuan Mengejutkan: Baki Makanan Program MBG Diduga Mengandung Minyak Babi

Temuan Mengejutkan: Baki Makanan Program MBG Diduga Mengandung Minyak Babi

News | Senin, 25 Agustus 2025 | 14:16 WIB

Pos Anggaran MBG Diambil dari Dana Pendidikan: Ancaman Jutaan Anak Putus Sekolah di Depan Mata

Pos Anggaran MBG Diambil dari Dana Pendidikan: Ancaman Jutaan Anak Putus Sekolah di Depan Mata

News | Senin, 25 Agustus 2025 | 14:16 WIB

Terkini

Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta

Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta

News | Sabtu, 11 April 2026 | 18:23 WIB

Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene

Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene

News | Sabtu, 11 April 2026 | 18:00 WIB

Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta

Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta

News | Sabtu, 11 April 2026 | 17:48 WIB

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komnas HAM Tunggu Izin Panglima TNI Periksa 4 Prajurit

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komnas HAM Tunggu Izin Panglima TNI Periksa 4 Prajurit

News | Sabtu, 11 April 2026 | 17:25 WIB

Fakta Baru OTT di Tulungagung: Adik Bupati Juga Ikut Diamankan KPK

Fakta Baru OTT di Tulungagung: Adik Bupati Juga Ikut Diamankan KPK

News | Sabtu, 11 April 2026 | 17:00 WIB

Proyek Dikebut! Stasiun JIS Siap Beroperasi Juni 2026, Warga Bisa Naik KRL Langsung ke Stadion

Proyek Dikebut! Stasiun JIS Siap Beroperasi Juni 2026, Warga Bisa Naik KRL Langsung ke Stadion

News | Sabtu, 11 April 2026 | 16:34 WIB

Terungkap! OTT KPK di Tulungagung Diduga Terkait Skema Pemerasan

Terungkap! OTT KPK di Tulungagung Diduga Terkait Skema Pemerasan

News | Sabtu, 11 April 2026 | 16:29 WIB

OTT KPK Tulungagung: 13 Orang Dibawa ke Jakarta, Bupati Ikut Diperiksa

OTT KPK Tulungagung: 13 Orang Dibawa ke Jakarta, Bupati Ikut Diperiksa

News | Sabtu, 11 April 2026 | 16:24 WIB

Bupati Tulungagung Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Ikut Disita

Bupati Tulungagung Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Ikut Disita

News | Sabtu, 11 April 2026 | 15:52 WIB

Kasus Pegawai KPK Gadungan Peras Sahroni, Ketua KPK Minta Tunggu Hasil Pemeriksaan Polisi

Kasus Pegawai KPK Gadungan Peras Sahroni, Ketua KPK Minta Tunggu Hasil Pemeriksaan Polisi

News | Sabtu, 11 April 2026 | 15:18 WIB