Temuan Mengejutkan: Baki Makanan Program MBG Diduga Mengandung Minyak Babi

Wakos Reza Gautama

Senin, 25 Agustus 2025 | 14:16 WIB
Temuan Mengejutkan: Baki Makanan Program MBG Diduga Mengandung Minyak Babi
Ilustrasi baki makanan MBG diduga mengandung minyak babi. [ANTARA]

Suara.com - Sebuah laporan investigasi media berbahasa Inggris, Indonesia Business Post bertajuk "From Chaoshan to Classrooms: Illegal Imports, Health Hazards, and Halal Concerns" mengungkap fakta mengejutkan.

Di balik gegap gempitanya program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digaungkan Presiden Prabowo Subianto, ternyata menyimpan sejumlah masalah.

Salah satunya adalah adanya dugaan kandungan minyak babi pada baki makanan yang dijadikan wadah MBG bagi anak-anak sekolah.

Ini merupakan salah satu temuan Tim investigasi Indonesia Business Post (IBP) yang melakukan perjalanan ke Chaoshan, sebuah pusat industri di Provinsi Guangdong, Tiongkok.

Kawasan ini merupakan tempat 30–40 pabrik pembuat baki makanan untuk pasar global, juga memasok sejumlah importir yang terlibat dalam program makan sekolah “Makan Bergizi Gratis” (MBG) di Indonesia.

Berdasarkan investigasi IBP di sejumlah pabrik Chaoshan, ditemukan indikasi penggunaan lard oil (minyak babi) dalam pelumas industri untuk produksi baki stainless steel tipe 201 dan 304.

Menurut dokumen pabrik dan wawancara, minyak babi kadang dicampur dengan minyak mineral dan aditif lain untuk mengurangi gesekan dan meningkatkan kinerja mesin saat fabrikasi baja tahan karat.

Salah satu Safety Data Sheet (SDS) yang diperoleh IBP menunjukkan kemungkinan penggunaan minyak babi. Hal ini menimbulkan pertanyaan serius terkait kehalalan baki makanan MBG.

"Tim kami sedang memantau hasil uji laboratorium di dua fasilitas di Jakarta dan sekitarnya untuk mengidentifikasi komposisi kimia dan memastikan ada tidaknya kandungan hewani. Kami juga mengikuti pemeriksaan dari berbagai sumber SPPG guna memastikan baki yang beredar benar-benar stainless steel 304, bukan 201 non-food-grade," tulis IBP dalam laporannya.

baca juga

Baki stainless steel yang digunakan dalam program MBG terbagi dalam tiga tipe: premium (food-grade 316 dan 304) serta non-food-grade 201.

Pemerintah Indonesia pernah melarang impor stainless steel 201 demi melindungi kesehatan masyarakat. Namun, investigasi kami menemukan larangan ini lemah pengawasannya, sehingga banyak baki impor beredar dan berisiko membahayakan anak-anak.

Menurut salah satu importir di Indonesia, baki 201 masih beredar luas meski sebagian besar importir memesan tipe 304. Tekanan harga pasar kadang membuat produsen Tiongkok mencampur baki 304 dengan 201, sehingga jutaan unit berisiko sudah digunakan oleh anak-anak.

Dari total permintaan nasional 82 juta baki, sekitar 14 juta unit sudah masuk pasar, sebagian besar dari Tiongkok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Kandungan Babi di Food Tray MBG? IPNU Surati Mendag

Ada Kandungan Babi di Food Tray MBG? IPNU Surati Mendag

News | Senin, 25 Agustus 2025 | 14:09 WIB

Investigasi IBP: Nampan Program MBG Mengandung Minyak Babi

Investigasi IBP: Nampan Program MBG Mengandung Minyak Babi

News | Senin, 25 Agustus 2025 | 14:06 WIB

Makan Bergizi Gratis Berujung Petaka: SPPG Kembang Minta Maaf, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Makan Bergizi Gratis Berujung Petaka: SPPG Kembang Minta Maaf, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

News | Minggu, 24 Agustus 2025 | 10:24 WIB

Puluhan Siswa SD di Riau Keracunan MBG: Makanan Basi, Murid Muntah-muntah

Puluhan Siswa SD di Riau Keracunan MBG: Makanan Basi, Murid Muntah-muntah

News | Sabtu, 23 Agustus 2025 | 15:45 WIB

Terkini

Solidaritas Perempuan Beri Skor 0 ke DPR: Terbukti Buta Realitas Akar Rumput!

Solidaritas Perempuan Beri Skor 0 ke DPR: Terbukti Buta Realitas Akar Rumput!

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 21:05 WIB

Kesaksian Korban Saat Bus Persib U-18 Dikepung dan Diserang dengan Batu oleh Oknum Suporter

Kesaksian Korban Saat Bus Persib U-18 Dikepung dan Diserang dengan Batu oleh Oknum Suporter

Bola | Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02 WIB

Mengapa Banjir Bandang Terjang Padang di Tengah Kemarau dan Karhutla?

Mengapa Banjir Bandang Terjang Padang di Tengah Kemarau dan Karhutla?

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02 WIB

Jeda dari Lifestyle Inflation: Tidak Semua Tren Harus Dikejar Demi Gengsi

Jeda dari Lifestyle Inflation: Tidak Semua Tren Harus Dikejar Demi Gengsi

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Walkot Bandung Marah Besar! Pemain Persib U-18 Diserang, Pelaku Bakal Dikejar hingga Tuntas

Walkot Bandung Marah Besar! Pemain Persib U-18 Diserang, Pelaku Bakal Dikejar hingga Tuntas

Bola | Senin, 12 Oktober 2026 | 20:54 WIB

Satyawan Pudyatmoko Jadi Calon Kepala BPGMN Bentukan Prabowo, Ini Sosoknya

Satyawan Pudyatmoko Jadi Calon Kepala BPGMN Bentukan Prabowo, Ini Sosoknya

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 20:50 WIB

Tokcer Bersama Timnas Indonesia, Kevin Diks di Borussia Monchengladbach: Kebobolan 18 Gol

Tokcer Bersama Timnas Indonesia, Kevin Diks di Borussia Monchengladbach: Kebobolan 18 Gol

Bola | Senin, 12 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Sumsel Dikepung 1.917 Titik Panas, Kualitas Udara Palembang Masuk Kategori Berbahaya

Sumsel Dikepung 1.917 Titik Panas, Kualitas Udara Palembang Masuk Kategori Berbahaya

Sumsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 20:43 WIB

Digerebek Polisi, MP Club Pekanbaru Diduga Jadi Sarang Peredaran Narkoba

Digerebek Polisi, MP Club Pekanbaru Diduga Jadi Sarang Peredaran Narkoba

Riau | Senin, 12 Oktober 2026 | 20:38 WIB

4 Hydrating Serum Probiotic Rawat Skin Barrier, Cegah Dehidrasi dan Iritasi

4 Hydrating Serum Probiotic Rawat Skin Barrier, Cegah Dehidrasi dan Iritasi

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 20:35 WIB

×