Kontroversi Haji Isam, Kini Dapat Penghargaan dari Prabowo

Yazir F | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 26 Agustus 2025 | 19:39 WIB
Kontroversi Haji Isam, Kini Dapat Penghargaan dari Prabowo
Haji Isam Dapat Penghargaan Bintang Mahaputera Utama dari Presiden, Berjasa di Bidang Apa? ([email protected])
Kesimpulan
  • Haji Isam dapat penghargaan berupa tanda kehormatan Bintang Mahaputera Utama
  • Prabowo menilai Haji Isam berjasa dalam pertumbuhan ekonomi nasional
  • Haji Isam beberapa kali dikaitkan dengan kasus hukum namun tak pernah jadi tersangka

Suara.com - Sosok Pengusaha Kalimantan Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam kembali menjadi sorotan publik setelah ia mendapat tanda kehormatan Bintang Mahaputera Utama dari Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Senin, 25 Agustus 2025.

Prabowo beralasan Haji Isam berjasa besar dalam mendorongg pertumbuhan ekonomi nasional sehingga perlu diberikan penghargaan. 

Menurut undang-undang, Bintang Mahaputera diberikan kepada tokoh yang dinilai berjasa luar biasa bagi kemajuan, kesejahteraan, dan kemakmuran bangsa.

Kontribusi Haji Isam melalui Jhonlin Group (JG) memang tak bisa dipandang sebelah mata.

Gurita bisnisnya yang mencakup sektor pertambangan, agribisnis, transportasi, hingga manufaktur telah menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, terutama di Kalimantan Selatan.

Perusahaan miliknya bahkan disebut berkontribusi pada penerimaan negara melalui pajak dan royalti.

Tapi di sisi lain, Haji Isam juga memiliki kontoversi. Namanya sempat mencuat karena perkara hukum. 

Berikut adalah kontroversi Haji Isam:  

Pengusaha Haji Isam Raih Bintang Mahaputera dari Presiden RI Prabowo Subianto. [ist].
Pengusaha Haji Isam Raih Bintang Mahaputera dari Presiden RI Prabowo Subianto. [ist].

1. Dugaan Suap Pajak

Nama Haji Isam pernah terseret dalam kasus dugaan suap pejabat pajak.

Dalam persidangan kasus korupsi di Pengadilan Tipikor Jakarta, terungkap ada upaya "mengkondisikan" nilai pajak salah satu anak perusahaan Jhonlin Group, yaitu PT Jhonlin Baratama.

Seorang saksi, yang merupakan mantan tim pemeriksa pajak menyebut permintaan itu datang langsung dari Haji Isam.

Yulmanizar menyebut Jhonlin minta agar nilai perhitungan pajak PT Jhonlin Baratama dikondisikan Rp 10 miliar saja.

Haji Isam dan Istri. (Instagram/@nursamjhonlin)
Haji Isam dan Istri. (Instagram/@nursamjhonlin)

Meski begitu, Haji Isam melalui kuasa hukumnya membantah keras tudingan tersebut dan mengklaim dirinya hanya pemegang saham serta tidak terlibat dalam urusan operasional serta perpajakan perusahaan.

Bahkan, ia melaporkan balik saksi tersebut atas tuduhan pencemaran nama baik.

Kasus ini semakin pelik ketika Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah kantor PT Jhonlin Baratama di Kalsel.

Namun, KPK diduga gagal mengamankan barang bukti karena adanya kebocoran informasi sebelum tim penyidik tiba di lokasi.

2. Dikaitkan kasus suap paman

Haji Isam pernah dikaitkan kasus suap proyek pembangunan yang menjerat Gubernur Kalimantan Kalsel Sahbirin Noor.

Isu ini mencuat mengingat Sahbirin adalah paman dari Haji Isam.

Tapi melalui pengacaranya, Haji Isam membantah mengenai keterlibatannya. Sang pengacara menegaskan kliennya tak ada hubungan atau kepentingan terhadap perkara Sahbirin.

Pengacara mengatakan kasus Sahbirin Noor murni perbuatan pribadi seabgai pejabat di Kalsel. Ia juga memastikan tak ada hubungan bisnis antara Haji Isam dan Sahbirin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Beri Gelar Kehormatan ke Hashim Banjir Kritik, Publik Ungkit Jokowi: Negara Main-mainan!

Prabowo Beri Gelar Kehormatan ke Hashim Banjir Kritik, Publik Ungkit Jokowi: Negara Main-mainan!

News | Selasa, 26 Agustus 2025 | 18:19 WIB

Soal Wamenaker Pengganti Noel, Prabowo: Ada Nanti Tenang Saja

Soal Wamenaker Pengganti Noel, Prabowo: Ada Nanti Tenang Saja

News | Selasa, 26 Agustus 2025 | 17:35 WIB

Siapa Haji Isam? Pengusaha Kontroversial yang Dapat Bintang dari Presiden Prabowo

Siapa Haji Isam? Pengusaha Kontroversial yang Dapat Bintang dari Presiden Prabowo

Lifestyle | Selasa, 26 Agustus 2025 | 17:47 WIB

CEK FAKTA: Indonesia Siap Perang Lawan Malaysia soal Ambalat

CEK FAKTA: Indonesia Siap Perang Lawan Malaysia soal Ambalat

News | Selasa, 26 Agustus 2025 | 16:40 WIB

CEK FAKTA: Prabowo Bela Bupati Pati Sudewo

CEK FAKTA: Prabowo Bela Bupati Pati Sudewo

News | Selasa, 26 Agustus 2025 | 16:21 WIB

Mahfud MD Bongkar Strategi 'Joko Tingkir' Prabowo: Pencitraan Pahlawan atau Penyelamat Sejati?

Mahfud MD Bongkar Strategi 'Joko Tingkir' Prabowo: Pencitraan Pahlawan atau Penyelamat Sejati?

News | Selasa, 26 Agustus 2025 | 15:41 WIB

Terkini

Silent Treatment Ala Iran Usai Trump Umumkan Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu

Silent Treatment Ala Iran Usai Trump Umumkan Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu

News | Rabu, 22 April 2026 | 09:38 WIB

Tentara Israel yang Hancurkan Patung Yesus di Lebanon Dijatuhi Hukuman Ringan

Tentara Israel yang Hancurkan Patung Yesus di Lebanon Dijatuhi Hukuman Ringan

News | Rabu, 22 April 2026 | 09:32 WIB

Darurat Tsunami Digital, KPAI: 5 Juta Anak RI Akses Pornografi, 80 Ribu Terjerat Judi Online!

Darurat Tsunami Digital, KPAI: 5 Juta Anak RI Akses Pornografi, 80 Ribu Terjerat Judi Online!

News | Rabu, 22 April 2026 | 09:22 WIB

Ngeri! ChatGPT Diduga Bantu Teror Penembakan di AS yang Tewaskan 2 Orang

Ngeri! ChatGPT Diduga Bantu Teror Penembakan di AS yang Tewaskan 2 Orang

News | Rabu, 22 April 2026 | 09:20 WIB

Gelontorkan Dana Tahap II, Pemerintah Percepat Perbaikan Rumah Terdampak Bencana

Gelontorkan Dana Tahap II, Pemerintah Percepat Perbaikan Rumah Terdampak Bencana

News | Rabu, 22 April 2026 | 09:04 WIB

Skandal Peras Izin TKA Rp135 Miliar: 8 Eks Pejabat Kemenaker Hadapi Sidang Vonis Hari Ini!

Skandal Peras Izin TKA Rp135 Miliar: 8 Eks Pejabat Kemenaker Hadapi Sidang Vonis Hari Ini!

News | Rabu, 22 April 2026 | 08:48 WIB

Bongkar SDB Milik Rizal Bea Cukai di Medan, KPK Sita Logam Mulia hingga Valas Senilai Rp2 Miliar!

Bongkar SDB Milik Rizal Bea Cukai di Medan, KPK Sita Logam Mulia hingga Valas Senilai Rp2 Miliar!

News | Rabu, 22 April 2026 | 08:19 WIB

Momen Mayor Windra Sanur Pamit ke Jokowi Usai 8 Tahun Mengawal: Kini Emban Tugas Baru di Tangerang

Momen Mayor Windra Sanur Pamit ke Jokowi Usai 8 Tahun Mengawal: Kini Emban Tugas Baru di Tangerang

News | Rabu, 22 April 2026 | 07:53 WIB

Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu

Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu

News | Rabu, 22 April 2026 | 07:44 WIB

Haji 2026 Dimulai: 391 Jemaah Kloter Pertama Resmi Bertolak ke Madinah via Bandara Soetta

Haji 2026 Dimulai: 391 Jemaah Kloter Pertama Resmi Bertolak ke Madinah via Bandara Soetta

News | Rabu, 22 April 2026 | 07:05 WIB