Sahroni Bantah Sebut Masyarakat "Tolol": Ini Target Sebenarnya...

Dythia Novianty, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 27 Agustus 2025 | 10:15 WIB
Sahroni Bantah Sebut Masyarakat "Tolol": Ini Target Sebenarnya...
Anggota DPR Komisi III dari Fraksi Nasdem Ahmad Sahroni. [Suara.com/Bagaskara]
Kesimpulan
  • Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, memberikan klarifikasi soal pernyataan "mental orang tolol sedunia"
  • Ahmad Sahroni merasa ucapannya sengaja dipelintir atau "digoreng" 
  • Ahmad Sahroni menegaskan bahwa gagasan membubarkan lembaga legislatif adalah sebuah kekeliruan fatal

Suara.com - Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, memberikan klarifikasi keras terkait pernyataannya yang sempat menuai polemik yang menyebut "mental orang tolol sedunia".

Ia menegaskan bahwa label tersebut ditujukan spesifik kepada oknum-oknum yang menyerukan pembubaran DPR.

Terlebih lagi, oknum-oknum tersebut melakukan aksi anarkis dan sama sekali bukan untuk masyarakat luas yang memberikan kritik.

Sahroni merasa ucapannya sengaja dipelintir atau "digoreng" untuk membenturkan dirinya dengan publik.

"Jadi orang digoreng-goreng seolah gue memunculkan objek masyarakat adalah tolol sedunia, kan gendeng," ujar Sahroni memberikan penjelasannya kepada Suara.com, Selasa (26/8/2025).

Ia dengan tegas membantah telah menyebut masyarakat tolol.

Baca juga: Kelebihan Uang dari Pajak, DPR Sepakat Bagi-Bagi Bonus ke Rakyat

Rapat Paripurna DPR RI [Antara]
Rapat Paripurna DPR RI [Antara]

"Jangan sampai seolah-olah gue menyampaikan 'masyarakat yang ngomong bubar itu tolol', kan enggak ada ucapan gue itu, Bang," tegasnya.

"Tadi gue kirimin ucapan video yang langsung bahwa gue enggak ada tuh bicara masyarakat tolol, enggak ada, salah itu," dia menambahkan.

Sahroni menegaskan, pernyataannya bukan ditujukan untuk masyarakat umum, melainkan spesifik untuk "pihak-pihak" yang menggabungkan agenda politik dengan upaya membubarkan DPR.

"Bagi pihak-pihak yang mengatakan upaya bubarin DPR, yang gue bilang mental tolol sedunia itu pihak-pihak, bukan konotasinya 'masyarakat yang ngomong bubar itu tolol'. Itu salah, gue ini enggak ada bahasa itu," pungkasnya.

Seperti diketahui, suhu politik nasional memanas setelah Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, melontarkan pernyataan keras yang menyasar kelompok yang menyerukan pembubaran parlemen.

Tak tanggung-tanggung, politikus Partai NasDem itu menyebut siapa pun yang menginginkan DPR bubar memiliki mental sebagai "orang tertolol sedunia".

Pernyataan kontroversial ini dilontarkan Sahroni saat melakukan kunjungan kerja di Polda Sumatera Utara pada Jumat (22/8/2025).

Respons ini merupakan balasan terhadap ramai kritik dan seruan demo untuk membubarkan DPR yang viral di media sosial, terutama dipicu oleh kemarahan publik atas gaji dan tunjangan anggota dewan yang dinilai fantastis.

Dengan nada tinggi, Sahroni menegaskan bahwa gagasan membubarkan lembaga legislatif adalah sebuah kekeliruan fatal.

Menurut dia, bahwa meskipun kritik, komplain, bahkan caci maki diterima sebagai bagian dari risiko jabatan, ada batasan etika yang menurutnya telah dilanggar oleh wacana pembubaran tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa yang Tertinggal Usai Demo Berujung Ricuh di Gedung DPR? Tumpukan Sampah Seberat 18,72 Ton

Apa yang Tertinggal Usai Demo Berujung Ricuh di Gedung DPR? Tumpukan Sampah Seberat 18,72 Ton

News | Selasa, 26 Agustus 2025 | 16:33 WIB

Para Ortu Waswas, Ratusan Anak-anak Belum Dibebaskan usai Ditangkap Polisi Imbas Demo Rusuh di DPR

Para Ortu Waswas, Ratusan Anak-anak Belum Dibebaskan usai Ditangkap Polisi Imbas Demo Rusuh di DPR

News | Selasa, 26 Agustus 2025 | 16:06 WIB

Sebut Deddy Sitorus Tak Bisa Bedakan Sidang dan Perayaan, Bro Ron: Lagi Stres Gak Diajak ke Istana?

Sebut Deddy Sitorus Tak Bisa Bedakan Sidang dan Perayaan, Bro Ron: Lagi Stres Gak Diajak ke Istana?

News | Selasa, 26 Agustus 2025 | 15:27 WIB

KPAI Awasi Pemeriksaan Polisi usai Tangkap Ratusan Anak Terkait Demo Rusuh di DPR

KPAI Awasi Pemeriksaan Polisi usai Tangkap Ratusan Anak Terkait Demo Rusuh di DPR

News | Selasa, 26 Agustus 2025 | 15:24 WIB

Demo Ricuh Kemarin Beda dengan Aksi 28 Agustus, Dasco: Itu Aspirasi Buruh, Bukan Aksi Lanjutan...

Demo Ricuh Kemarin Beda dengan Aksi 28 Agustus, Dasco: Itu Aspirasi Buruh, Bukan Aksi Lanjutan...

News | Selasa, 26 Agustus 2025 | 16:08 WIB

Skema Baru Tunjangan DPR: Rp 600 Juta Dibayar Angsuran Selama Setahun

Skema Baru Tunjangan DPR: Rp 600 Juta Dibayar Angsuran Selama Setahun

News | Selasa, 26 Agustus 2025 | 15:30 WIB

Terkini

Setara Institute: Jawa Barat Masih Jadi Wilayah dengan Pelanggaran Kebebasan Beragama Tertinggi

Setara Institute: Jawa Barat Masih Jadi Wilayah dengan Pelanggaran Kebebasan Beragama Tertinggi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 17:24 WIB

Siasat 'Gali Lubang Tutup Lubang' Bos WO Marwah Terbongkar: 58 Pasangan Ketipu Rp2,6 Miliar!

Siasat 'Gali Lubang Tutup Lubang' Bos WO Marwah Terbongkar: 58 Pasangan Ketipu Rp2,6 Miliar!

News | Senin, 01 Juni 2026 | 17:14 WIB

Perdana Menteri Qatar Temui Prabowo di Istana, Bawa Pesan Khusus dari Doha

Perdana Menteri Qatar Temui Prabowo di Istana, Bawa Pesan Khusus dari Doha

News | Senin, 01 Juni 2026 | 17:13 WIB

Komunitas Kretek Desak Pemerintah Tak Telan Mentah-mentah Narasi Anti-Tembakau Global

Komunitas Kretek Desak Pemerintah Tak Telan Mentah-mentah Narasi Anti-Tembakau Global

News | Senin, 01 Juni 2026 | 16:54 WIB

Unsur Pidana Ditemukan! Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul Naik Penyidikan

Unsur Pidana Ditemukan! Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul Naik Penyidikan

News | Senin, 01 Juni 2026 | 16:36 WIB

Jakbar Bukan Gotham City! Wali Kota Iin Klaim Kriminalitas Tidak Lebih Tinggi dari Wilayah Lain

Jakbar Bukan Gotham City! Wali Kota Iin Klaim Kriminalitas Tidak Lebih Tinggi dari Wilayah Lain

News | Senin, 01 Juni 2026 | 16:19 WIB

PT MMSGI Tegaskan PT MMS yang Diperiksa Bareskrim Bukan Bagian dari Grup Mereka

PT MMSGI Tegaskan PT MMS yang Diperiksa Bareskrim Bukan Bagian dari Grup Mereka

News | Senin, 01 Juni 2026 | 16:13 WIB

Awas Macet! Jalan Lenteng Agung Arah Depok Ditutup Sore Ini, Rute Transjakarta Dipangkas

Awas Macet! Jalan Lenteng Agung Arah Depok Ditutup Sore Ini, Rute Transjakarta Dipangkas

News | Senin, 01 Juni 2026 | 16:01 WIB

Api Misterius di Sleman Bukan Dipicu Metana? Peneliti UGM Soroti Peran Gas Hidrogen

Api Misterius di Sleman Bukan Dipicu Metana? Peneliti UGM Soroti Peran Gas Hidrogen

News | Senin, 01 Juni 2026 | 15:55 WIB

Kasus Korupsi Gus Yaqut Dilimpahkan ke Pengadilan Usai Musim Haji

Kasus Korupsi Gus Yaqut Dilimpahkan ke Pengadilan Usai Musim Haji

News | Senin, 01 Juni 2026 | 15:43 WIB