Suara.com - Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, yang diduga menjadi korban dalam insiden demo.
Habiburokhman juga menuntut tindakan tegas terhadap oknum Brimob yang terlibat serta meminta pemerintah bertanggung jawab penuh atas masa depan keluarga almarhum.
"Kami berduka cita yang mendalam atas meninggalnya pengemudi ojek online Affan Kurniawan, semoga almarhum husnul khatimah dan semoga keluarga yang ditinggalkan mendapatkan ketabahan dan kekuatan," kata Habiburokhman dalam keterangannya, Jumat (29/8/2025).
Lebih lanjut, Habiburokhman menegaskan, tuntutan agar oknum Brimob yang diduga menjadi penyebab meninggalnya Affan Kurniawan ditindak tegas.
"Kami minta oknum Brimob yang menyebabkan meninggalnya almarhum untuk ditindak tegas baik secara kedinasan maupun secara hukum," ujarnya.
Tidak hanya soal penindakan hukum, Habiburokhman juga menyoroti tanggung jawab pemerintah terhadap keluarga korban.
![Mobil Rantis Polisi Tabrak Pengemudi Ojol di Pejompongan, Jakarta Pusat saat aksi tolak DPR, Kamis (28/8/2025). [Tangkapan layar]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/08/28/54607-mobil-rantis-polisi-tabrak-ojol.jpg)
"Selain itu, pemerintah seharusnya mengambil aliah tanggung jawab nafkah keluarga almarhum termasuk biaya sekolah anak-anak almarhum sampai perguruan tinggi," tambahnya.
Untuk diketahui, kematian Affan Kurniawan dalam sebuah aksi demo menjadi sorotan publik, memicu berbagai reaksi dari masyarakat.
Peristiwa ini juga memicu diskusi lebih lanjut mengenai prosedur pengamanan demo dan akuntabilitas aparat dalam menjalankan tugasnya.
Baca Juga: Driver Gojek Tewas Dilindas Mobil Rantis Polisi, GoTo Lakukan Investigasi Menyeluruh
Masyarakat menantikan langkah konkret dari pemerintah dan aparat penegak hukum dalam menanggapi tuntutan ini.
Seperti diketahui, Affan Kurniawan, pengemudi ojek online, meninggal dunia setelah dilindas Rantis Brimob di Penjompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) petang.
Peristiwa tragis itu terjadi saat aparat membubarkan massa demonstrasi di depan Gedung DPR RI yang merembet ke sejumlah titik sekitar lokasi.
Didin Indrianto, rekan sesama pengemudi ojol, menjadi saksi mata kejadian tersebut. Ia mengaku melihat langsung detik-detik Affan tertabrak hingga dilindas.
Menurut Didin, korban sempat panik dan terjatuh sebelum akhirnya terlindas mobil rantis yang melaju. Ia menyebut massa sudah berteriak memperingatkan aparat, namun tidak dihiraukan.
Divisi Propam Polri memastikan telah mengamankan tujuh anggota Brimob yang berada di dalam kendaraan taktis (rantis) yang melindas pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, hingga tewas di kawasan Penjompongan, Jakarta Pusat.