Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob, Begini Janji Pramono saat Melayat ke Rumah Affan Kurniawan

Jum'at, 29 Agustus 2025 | 11:35 WIB
Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob, Begini Janji Pramono saat Melayat ke Rumah Affan Kurniawan
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, melayat ke rumah duka Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online yang meninggal akibat kericuhan usai unjuk rasa di Gedung DPR RI yang terjadi pada Kamis (28/8/2025). Affan tewas setelah dilindas Barracuda Brimob saat bentrokan massa dan aparat di kawasan Pejompongan, Jakarta Selatan.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, melayat ke rumah duka Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online yang meninggal akibat kericuhan usai unjuk rasa di Gedung DPR RI yang terjadi pada Kamis (28/8/2025). Ia turut menyampaikan belasungkawa atas insiden nahas tersebut.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Turut berduka cita sedalam-dalamnya atas berpulangnya saudara kita, Affan Kurniawan Bin Zulkifli. Semoga Allah SWT melapangkan kuburnya serta menempatkannya di surga terbaik. InsyaAllah kami hadir memberi perlindungan dan support kepada keluarga yang ditinggalkan,” ujar Pramono saat melayat di Jalan Lasem, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (29/8) pagi.

Dalam kesempatan itu, Pramono memastikan Pemprov DKI hadir sepenuhnya mendampingi keluarga korban. Mulai dari pemulasaran jenazah hingga proses pemakaman akan difasilitasi pemerintah daerah.

“Kami berkomitmen untuk membantu sepenuhnya agar keluarga tidak terbebani. Pemulasaran dan pemakaman akan kami fasilitasi dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.

Detik-detik Affan Kurniawan, driver ojol tewas dilindas mobil Brimob [kolase]
Detik-detik Affan Kurniawan, driver ojol tewas dilindas mobil Brimob [kolase]

Pramono menambahkan, musibah ini menjadi pengingat bahwa Jakarta harus dijaga bersama agar tetap aman dan kondusif. Ia mengajak semua pihak untuk menahan diri serta mengedepankan cara damai dalam menyelesaikan perbedaan.

“Kami berharap semua pihak dapat menahan diri dan mengutamakan penyelesaian dengan cara yang damai. Jakarta adalah rumah kita bersama, dan kita harus menjaganya agar tetap harmonis dan tertib,” kata dia.

Selain korban meninggal dunia, Dinas Kesehatan DKI mencatat ada 38 orang yang mengalami luka-luka akibat kericuhan. Mereka dirawat di sejumlah rumah sakit di Ibu Kota.

Rinciannya, RSCM 1 orang, RS Pelni 12 orang, RSPP 8 orang, RS Bhakti Mulia 5 orang, RS Budi Kemuliaan 2 orang, RS Patria IKKT 1 orang, RSAL Mintohardjo 5 orang, RS Eka Permata Hijau 1 orang, RSUD Tarakan 1 orang, dan RSKD Duren Sawit 2 orang.

Pramono menegaskan seluruh biaya perawatan ditanggung Pemprov DKI. 

“Pemprov DKI Jakarta menanggung penuh biaya perawatan bagi seluruh pasien tanpa terkecuali. Kami ingin memastikan mereka mendapatkan layanan kesehatan terbaik tanpa khawatir soal biaya,” ucapnya.

Ia juga menyatakan pihaknya bakal terus berkoordinasi dengan aparat keamanan dan pihak terkait untuk menjaga stabilitas situasi di lapangan serta memastikan hak-hak warga tetap terlindungi.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI

Ingin dapat update berita terbaru langsung di browser Anda?