Skandal Rantis Brimob Renggut Nyawa Driver Ojol, Publik Murka Atas Rekaman 'Tabrak Aja

Jum'at, 29 Agustus 2025 | 12:32 WIB
Skandal Rantis Brimob Renggut Nyawa Driver Ojol, Publik Murka Atas Rekaman 'Tabrak Aja
Rekaman suara polisi dalam mobil rantis pasca tewasnya driver ojol di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat. (tangkapan layar/ist)

Suara.com - Kemarahan publik membuncah setelah Affan Kurniawan, seorang driver ojol, tewas mengenaskan akibat dilindas mobil Barracuda Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, pada Kamis (28/8/2025) malam.

Insiden brutal ini terjadi usai demonstrasi di depan Gedung DPR RI yang berujung ricuh, meninggalkan luka mendalam dan pertanyaan besar mengenai akuntabilitas aparat.

Situasi semakin memanas dengan beredarnya sebuah cuplikan video mengejutkan di media sosial, yang salah satunya dibagikan oleh akun Instagram @komisi_d pada Jumat (29/8/2025).

Rekaman tersebut, yang diduga berasal dari dalam kendaraan taktis, dengan jelas menunjukkan mobil rantis menembakkan meriam air ke arah massa pendemo, diiringi suara ledakan gas air mata.

Yang paling mengkhawatirkan adalah suara diduga anggota polisi yang memprovokasi rekannya dengan ucapan yang mengguncang nurani: "Tabrak aja".

Akun @komisi_d yang menyebarkan video tersebut juga dengan tegas menyematkan narasi yang mengaitkan insiden tragis ini dengan kesengajaan:

"Polisi katanya gak sengaja tabrak Ojol. Nyatanya sengaja!"

Hingga saat ini, ketiadaan pernyataan resmi dari Mabes Polri mengenai rekaman video yang sangat memberatkan ini hanya memperdalam keresahan dan tuntutan akan keadilan.

Dampak insiden Barracuda Brimob yang merenggut nyawa driver ojol ini telah membakar berbagai titik di Jakarta.

Baca Juga: Setelah Sempat Dikepung Massa, Begini Situasi Terkini di Mako Brimob Kwitang

Markas Brimob di Kwitang menjadi sasaran amukan massa sejak malam hingga pagi hari, dan kabar bentrokan antara massa dan polisi juga menyebar dari kawasan Otista Raya, Jakarta Pusat.

Meskipun Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menyampaikan permintaan maaf dan bahkan menemui keluarga almarhum Affan, publik menuntut lebih dari sekadar simpati.

Terungkapnya identitas ketujuh anggota polisi yang menumpangi Barracuda 'horor' tersebut  Kompol C, Aibda M, Bripka R, Briptu D, Bribda M, Baraka Y, dan Baraka D semakin mendesak Mabes Polri untuk segera mengumumkan sanksi tegas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI