Aksi di Gedung DPR RI 27-28 Agustus Hasilkan 28,63 Ton Sampah

Dythia Novianty, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 29 Agustus 2025 | 13:51 WIB
Aksi di Gedung DPR RI 27-28 Agustus Hasilkan 28,63 Ton Sampah
Ilustrasi demonstrasi ratusan mahasiswa di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (28/8/2025) memicu kemacetan parah. (Suara.com/M Yasir)

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatat volume sampah mencapai 28,63 ton atau setara 130 meter kubik pasca-unjuk rasa di sekitar Gedung DPR/MPR RI, Jalan Pemuda Senayan, dan Jalan Pejompongan, Jakarta.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Asep Kuswanto, menyebut operasi pembersihan dilakukan selama dua hari, 28-29 Agustus 2025.

“Alhamdulillah operasi pembersihan pascademo berjalan lancar dan terkendali. Kami mengerahkan total 750 personil dari gabungan Sudin Jakarta Pusat, Selatan, Barat, dan Unit Pengelola Sampah Badan Air untuk bekerja sejak Kamis,” ujar Asep dalam keterangannya, Jumat (29/8/2025).

Menurut Asep, personel di lapangan didukung puluhan armada pengangkut. Armada yang dikerahkan antara lain 18 unit truk anorganik, 30 unit mini dump truck atau mobil lintas, dan 26 unit road sweeper atau penyapu jalan mekanis.

“Dengan alat-alat tersebut, kita bisa membersihkan dan mengangkut sampah dengan lebih cepat dan efisien,” tambahnya.

Namun, Asep menyebut jumlah 130 meter kubik masih berupa estimasi sementara.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Asep Kuswanto. [Suara.com/Fakhri Fuadi]
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Asep Kuswanto. [Suara.com/Fakhri Fuadi]

Pasalnya, pembersihan di titik lain, terutama di sekitar Mako Brimob Polda Metro Jaya di Kwitang, masih berlangsung.

“Kami akan terus memantau dan melakukan update terkait volume akhir sampah setelah seluruh proses pembersihan dinyatakan selesai sepenuhnya,” jelasnya.

Sampah yang diangkut didominasi material anorganik, seperti botol plastik, kemasan makanan, poster, hingga selebaran yang berserakan di sepanjang jalur aksi.

baca juga

DLH menilai, tumpukan itu harus segera ditangani agar tidak mengganggu kenyamanan warga maupun aktivitas lalu lintas di kawasan strategis ibu kota.

Asep menambahkan, pembersihan pascaaksi unjuk rasa menjadi langkah cepat untuk mengembalikan kondisi Jakarta seperti sedia kala.

“Kami apresiasi kerja keras seluruh personil yang terlibat. Langkah cepat ini penting untuk memastikan aktivitas warga dan lalu lintas di kawasan strategis dapat kembali normal dengan cepat,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tangis Pilu Ibunda Ojol yang Dilindas Rantis Brimob : Anak Saya Sudah Enggak Ada Pak

Tangis Pilu Ibunda Ojol yang Dilindas Rantis Brimob : Anak Saya Sudah Enggak Ada Pak

News | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 10:48 WIB

Viral Emak-emak Jilbab Pink Tantang Aparat di Demo DPR, Pulang Cuma Senyum Ditanya Anaknya

Viral Emak-emak Jilbab Pink Tantang Aparat di Demo DPR, Pulang Cuma Senyum Ditanya Anaknya

News | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 10:32 WIB

Aksi Pelajar STM Cium Tangan Polisi Sebelum Demo Jadi Omongan

Aksi Pelajar STM Cium Tangan Polisi Sebelum Demo Jadi Omongan

News | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 08:54 WIB

Hendropriyono Sebut Pihak Asing Dalang Demo Ricuh Gerakan Kaki Tangan di RI, Siapa?

Hendropriyono Sebut Pihak Asing Dalang Demo Ricuh Gerakan Kaki Tangan di RI, Siapa?

News | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 08:30 WIB

Ojol Tewas Dilindas Mobil Barracuda, dr. Tirta: Sopir Brimobnya Waras Gak Sih?

Ojol Tewas Dilindas Mobil Barracuda, dr. Tirta: Sopir Brimobnya Waras Gak Sih?

News | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 02:01 WIB

Saat Pendemo Bertemu Teman Polisinya yang Sedang Berjaga, Dipanggil Auto Nyengir

Saat Pendemo Bertemu Teman Polisinya yang Sedang Berjaga, Dipanggil Auto Nyengir

News | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 10:44 WIB

Terkini

5 Cara Mengatasi Kaki Lecet dan Pegal Setelah Jalan Kaki 20 Ribu Langkah

5 Cara Mengatasi Kaki Lecet dan Pegal Setelah Jalan Kaki 20 Ribu Langkah

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama

Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:39 WIB

PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba

PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:38 WIB

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:27 WIB

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:22 WIB

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:20 WIB

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Health | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:01 WIB

438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?

438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:58 WIB

Massa Pendemo Bakar Barier Dekat Plaza UOB, Letusan Terdengar

Massa Pendemo Bakar Barier Dekat Plaza UOB, Letusan Terdengar

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:52 WIB

×