'Jangan Tempatkan Rakyat Sebagai Musuh': Koalisi Sipil Ultimatum Negara Soal Pelibatan Militer

Chandra Iswinarno, Faqih Fathurrahman

Senin, 01 September 2025 | 21:50 WIB
'Jangan Tempatkan Rakyat Sebagai Musuh': Koalisi Sipil Ultimatum Negara Soal Pelibatan Militer
Ratusan anggota TNI berusaha menenangkan massa di depan Markas Komando (Mako) Brimob Kwitang. (Suara.com/Yaumal)
Baca 10 detik
  • Koalisi sipil menolak pelibatan militer dalam menangani aksi protes massa.
  • Kebijakan ini berisiko menempatkan rakyat sebagai musuh negara.
  • Negara harus hentikan kekerasan aparat dan usut tuntas semua korban jiwa.

Suara.com - Koalisi masyarakat sipil untuk Reformasi II mengeluarkan peringatan keras kepada negara.

Mereka menolak tegas wacana penggunaan isu keamanan nasional untuk melibatkan militer dalam menangani demonstrasi

Sebab, langkah tersebut dinilai akan menempatkan rakyat sebagai musuh.

Direktur Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, yang mewakili koalisi, menyatakan bahwa fungsi militer harus tetap berada dalam koridor konstitusional. 

Yakni sebagai alat pertahanan negara, bukan untuk menghadapi ekspresi kebebasan berpendapat rakyatnya.

Menurutnya, eskalasi keamanan melalui status darurat yang membenarkan pelibatan militer adalah langkah yang tidak diperlukan dan berbahaya.

“Melibatkan militer di luar urusan pertahanan atas nama Keamanan Nasional untuk turun menangani ekspresi kebebasan berpendapat akan menempatkan rakyat sebagai musuh,” kata Usman, dalam keterangan tertulisnya, Senin (1/9/2025).

Negara Gagal Paham Akar Masalah

Usman menilai, reaksi represif negara lahir dari kegagalan dalam memahami penderitaan rakyat yang sesungguhnya.

baca juga

Akar masalah, menurutnya, berawal dari kebijakan yang tidak berpihak pada publik.

“Negara gagal paham soal penderitaan rakyat yang berakar dari kebijakan pajak, lapangan kerja, bahan pokok, proyek strategis yang merusak lingkungan, hingga tunjangan wakil rakyat dan penanganan unjuk rasa,” jelasnya.

Kondisi ini diperburuk oleh perilaku pejabat yang kerap melukai rasa keadilan publik.

“Ini adalah akar masalah yang harus dipecahkan karena melebarkan kesenjangan sosial dan ketidakadilan,” tegas Usman.

Simbol Kegagalan Negara

Koalisi menyoroti bahwa konstitusi secara jelas melindungi hak rakyat untuk berekspresi melalui demonstrasi. 

Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid. (Suara.com/Faqih)
Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid. (Suara.com/Faqih)

Namun, negara justru kerap merespons dengan kekuatan yang berlebihan dan tidak perlu, yang berujung pada jatuhnya korban.

“Tewasnya sopir ojol Affan Kurniawan, sampai dengan yang terakhir tewasnya mahasiswa Yogyakarta Rheza Shendy adalah simbol kegagalan negara melindungi rakyat,” katanya.

Oleh karena itu, koalisi mendesak negara untuk segera menghentikan segala bentuk kekerasan aparat dan menghukum siapa pun yang terlibat dalam penangkapan sewenang-wenang, penyiksaan, hingga pembunuhan di luar hukum.

Adapun Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi II terdiri dari sejumlah organisasi kredibel, termasuk Indonesia Corruption Watch (ICW), Imparsial, Transparansi Internasional Indonesia, Amnesty International, Green Peace International, Centra Initiative, dan Democratic Judicial Reform (Dejure).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siapa yang Berhak Nyatakan Darurat Militer? Sosok Ini yang Pegang Kendali

Siapa yang Berhak Nyatakan Darurat Militer? Sosok Ini yang Pegang Kendali

Lifestyle | Senin, 01 September 2025 | 18:14 WIB

DPR Tak Yakin Darurat Militer Diterapkan, Wakil Panglima TNI Langsung Jelaskan

DPR Tak Yakin Darurat Militer Diterapkan, Wakil Panglima TNI Langsung Jelaskan

News | Senin, 01 September 2025 | 15:54 WIB

Kencang Isu Darurat Militer, Wakil Panglima TNI Tegas Membantah: Tak Ada Kita Mau Ambil Alih!

Kencang Isu Darurat Militer, Wakil Panglima TNI Tegas Membantah: Tak Ada Kita Mau Ambil Alih!

News | Senin, 01 September 2025 | 14:53 WIB

Terkini

Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia, Korban TPPO Cuma Dilatih Sebulan Sebelum ke Medan Perang

Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia, Korban TPPO Cuma Dilatih Sebulan Sebelum ke Medan Perang

News | Senin, 02 November 2026 | 20:36 WIB

Wanita Diduga ODGJ Melahirkan di Pinggir Jalan Pematangsiantar, Bayi Meninggal Dunia

Wanita Diduga ODGJ Melahirkan di Pinggir Jalan Pematangsiantar, Bayi Meninggal Dunia

Sumut | Senin, 02 November 2026 | 20:26 WIB

Proteksi Double! 4 Sunscreen Lokal PDRN Ini Bikin Wajah Awet Muda dan Sehat

Proteksi Double! 4 Sunscreen Lokal PDRN Ini Bikin Wajah Awet Muda dan Sehat

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 20:25 WIB

Debut Sistem Skor 3x15 BWF, 707 Pebulu Tangkis dari 8 Negara Siap Bersaing di Superliga Junior 2026

Debut Sistem Skor 3x15 BWF, 707 Pebulu Tangkis dari 8 Negara Siap Bersaing di Superliga Junior 2026

Sport | Senin, 02 November 2026 | 20:24 WIB

Tergiur Bonus Ratusan Juta, 58 Korban TPPO Nyaris Dikirim ke Medan Perang Rusia

Tergiur Bonus Ratusan Juta, 58 Korban TPPO Nyaris Dikirim ke Medan Perang Rusia

News | Senin, 02 November 2026 | 20:21 WIB

Cara Mengaktifkan BPJS PBI yang Tidak Aktif, Ini Langkah Reaktivasi dan Syaratnya

Cara Mengaktifkan BPJS PBI yang Tidak Aktif, Ini Langkah Reaktivasi dan Syaratnya

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 20:20 WIB

Sukses Gelar Konser Solo di Seoul, Onew SHINee Umumkan Comeback Album Baru

Sukses Gelar Konser Solo di Seoul, Onew SHINee Umumkan Comeback Album Baru

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 20:20 WIB

Mary and The Witch's Flower: Kita Tak Butuh Sihir untuk Menjadi Istimewa

Mary and The Witch's Flower: Kita Tak Butuh Sihir untuk Menjadi Istimewa

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 20:15 WIB

PMI Manufaktur Melonjak, Menperin Berharap Berdampak ke Lapangan Pekerjaan

PMI Manufaktur Melonjak, Menperin Berharap Berdampak ke Lapangan Pekerjaan

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 20:14 WIB

Indeks CFX10 Menguat 0,31%, TRON Jadi Kripto dengan Kenaikan Tertinggi

Indeks CFX10 Menguat 0,31%, TRON Jadi Kripto dengan Kenaikan Tertinggi

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 20:12 WIB

×