Update Demo 4 September: Gebrak Bawa 'Tikus Berdasi' Raksasa, Jalan Menuju Istana Diblokade Aparat

Bangun Santoso | Suara.com

Kamis, 04 September 2025 | 15:36 WIB
Update Demo 4 September: Gebrak Bawa 'Tikus Berdasi' Raksasa, Jalan Menuju Istana Diblokade Aparat
Massa dari Aliansi Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) membawa patung tikus berdasi saat menggelar aksi pawai panjang (long march) di Jakarta Pusat, Kamis (4/9/2025). (ANTARA/Aria Ananda)
Baca 10 detik
  • Simbol Perlawanan Unik
  • Tuntutan Ekonomi dan Hukum
  • Akses ke Istana Diblokade

Suara.com - Pemandangan tak biasa tersaji di jantung ibu kota pada Kamis (4/9/2025). Massa yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) menggelar aksi pawai panjang (long march) bertajuk 'Rakyat Menggugat', dengan membawa sebuah simbol perlawanan yang mencolok: replika patung tikus berdasi raksasa.

Aksi yang dimulai dari area Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, ini sontak menarik perhatian publik. Patung tikus berwarna hitam setinggi kurang lebih 2 meter itu didandani lengkap dengan jas, dasi, dan sebuah koper, seolah merepresentasikan para koruptor kelas kakap.

Patung ini diposisikan di barisan terdepan, memimpin pawai massa yang bergerak dengan semangat perlawanan.

Ketua Umum Konfederasi Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI), Unang Sunarno, menjelaskan makna di balik simbol kuat tersebut. Menurutnya, ini adalah pesan langsung kepada pemerintah.

"Kami ingin pemerintah menangkap seluruh koruptor dan diadili. Asetnya dikembalikan kepada negara," kata Unang Sunarno di tengah-tengah aksi sebagaimana dilansir Antara, Kamis (4/9/2025).

Sambil mengibarkan bendera dan mengangkat poster tuntutan, para peserta aksi menjadikan patung tersebut sebagai pusat orasi mereka. "Patung tikus bagi kami menyimpulkan binatang pengerat, tikus yang memakan uang rakyat," tegasnya.

Tuntutan yang disuarakan Gebrak tidak hanya soal korupsi. Unang membeberkan serangkaian permintaan krusial kepada pemerintah, mulai dari penghentian tindakan represif aparat, pembebasan massa aksi yang ditahan, penurunan tarif pajak, penurunan harga kebutuhan pokok, hingga desakan utama untuk segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset.

Kesejahteraan buruh dan petani menjadi isu sentral yang disorot. Unang membandingkan nasib rakyat kecil dengan gaya hidup para pejabat yang dinilai tidak semestinya.

"Mereka, para pejabat, menggunakan uang rakyat tidak semestinya. Banyak gajinya besarnya bisa 20, 30 kali lipat dari upah kaum buruh," katanya.

Aksi ini mendapat pengawalan ketat dari puluhan aparat gabungan Kepolisian dan TNI. Jalan menuju Istana Negara diblokade sepenuhnya untuk mencegah massa merangsek ke objek vital negara.

Akibatnya, lalu lintas di sekitar Jalan MH Thamrin sempat mengalami kepadatan, meski kendaraan masih bisa melintas secara bergantian.

Semula, berdasarkan cuitan di akun @barengwarga, Gebrak berencana melakukan long march menuju kawasan Patung Kuda. Namun, di lapangan, massa mengubah rute dan berupaya keras untuk bisa mencapai Istana Negara. Upaya ini akhirnya dihadang oleh barikade aparat yang mengarahkan massa kembali ke area dekat Monas untuk melanjutkan unjuk rasa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

SAFEnet Ungkap Sejumlah Warga Kena Doxing Imbas Demo Agustus: Identitas Disebar Diedit DPO Polisi!

SAFEnet Ungkap Sejumlah Warga Kena Doxing Imbas Demo Agustus: Identitas Disebar Diedit DPO Polisi!

News | Kamis, 04 September 2025 | 15:06 WIB

Minta Anak Dibebaskan, Ibunda soal Laras Provokasi Bakar Mabes Polri: Mungkin Suarakan Hati Dia Saja

Minta Anak Dibebaskan, Ibunda soal Laras Provokasi Bakar Mabes Polri: Mungkin Suarakan Hati Dia Saja

News | Kamis, 04 September 2025 | 14:51 WIB

BIN: Situasi Nasional Kondusif Pasca-Demo, Keamanan di Bawah Kendali TNI-Polri

BIN: Situasi Nasional Kondusif Pasca-Demo, Keamanan di Bawah Kendali TNI-Polri

News | Kamis, 04 September 2025 | 14:30 WIB

Pemerintah Respons Sorotan PBB Soal Pelanggaran HAM Saat Demo: Tanpa Diminta Pun Kami Sudah Bergerak

Pemerintah Respons Sorotan PBB Soal Pelanggaran HAM Saat Demo: Tanpa Diminta Pun Kami Sudah Bergerak

News | Kamis, 04 September 2025 | 14:26 WIB

Siapa Suami Abigail Limuria? Pantas Cerdas, Ternyata Sama-Sama Lulusan Amerika

Siapa Suami Abigail Limuria? Pantas Cerdas, Ternyata Sama-Sama Lulusan Amerika

Lifestyle | Kamis, 04 September 2025 | 14:22 WIB

Ini Chat Ancaman yang Diterima Ferry Irwandi Usai Bahas Dalang Kerusuhan

Ini Chat Ancaman yang Diterima Ferry Irwandi Usai Bahas Dalang Kerusuhan

Entertainment | Kamis, 04 September 2025 | 14:17 WIB

Aksi BEM SI Gagal? Begini Suasana Terkini di Depan Gedung DPR RI

Aksi BEM SI Gagal? Begini Suasana Terkini di Depan Gedung DPR RI

News | Kamis, 04 September 2025 | 14:03 WIB

Terkini

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 23:30 WIB

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:10 WIB

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:45 WIB

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:26 WIB

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:56 WIB

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:55 WIB

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:52 WIB

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:31 WIB