Kekayaan Hotman Paris, Pengacara Nadiem Makarim di Kasus Korupsi Chromebook

Ruth Meliana | Suara.com

Jum'at, 05 September 2025 | 18:54 WIB
Kekayaan Hotman Paris, Pengacara Nadiem Makarim di Kasus Korupsi Chromebook
Hotman Paris menjadi pengacara Nadiem Makarim (ANTARA)
Baca 10 detik
  • Hotman Paris terjun menjadi pengacara Nadiem Makarim di kasus korupsi chromebook.
  • Total kekayaan Hotman Paris diperkirakan mencapai Rp4,5 triliun.
  • Tarif Hotman Paris sebagai pengacara pun sangat tinggi, sesuai dengan statusnya sebagai pengacara papan atas.

Suara.com - Hotman Paris terjun menjadi pengacara mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim. Sebelumnya, Nadiem Makarim ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi chromebook oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).

Tentu kehadiran Hotman, salah satu pengacara kondang Indonesia, ikut menarik perhatian. Salah satunya mengenai tarif hingga harta kekayaan Hotman Paris sebagai pengacara.

Total kekayaan Hotman Paris diperkirakan mencapai Rp4,5 triliun. Selama ini, Hotman tidak hanya terkenal dengan kehebatannya sebagai pengacara, tetapi juga persona eksentriknya di dunia hiburan.

Yuk, intip kekayaan hingga tarif Hotman Paris. Tak heran ia masih dipercaya sebagai pengacara terbaik di tengah kasus high-profile seperti kasus Nadiem Makarim.

1. Kekayaan Fantastis: Estimasi dan Sumber Utamanya

Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) 2019-2024 Nadiem Makarim (tengah) bersama kuasa hukum Hotman Paris (kiri) tiba untuk memenuhi panggilan pemeriksaan di Jampidsus, Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Selasa (15/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) 2019-2024 Nadiem Makarim (tengah) bersama kuasa hukum Hotman Paris (kiri) tiba untuk memenuhi panggilan pemeriksaan di Jampidsus, Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Selasa (15/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Berbagai sumber, termasuk wawancara di televisi nasional, menyebutkan bahwa kekayaan Hotman Paris diperkirakan mencapai Rp 4,5 triliun.

Dalam kesempatan itu, pembawa acara bahkan menampilkan rangkaian aset seperti ruko, apartemen, villa, mobil mewah, dan hotel sebagai bukti pendukung.

Deretan aset properti Hotman Paris:

  • Sekitar 200 unit ruko,
  • 500 apartemen serta rumah,
  • 12 vila mewah di Bali, dan sejumlah hotel di berbagai daerah.

Hotman juga memiliki koleksi supercar eksotis:

  • Lamborghini (Rp 11 miliar),
  • Bentley (Rp 10 miliar),
  • Ferrari (Rp 4,5 miliar),
  • Lamborghini lainnya (Rp 14,5 miliar).

Kekayaan Hotman bersumber dari profesi dan media. Sebagai pengacara papan atas, Hotman disebut bisa memperoleh sekitar Rp 1,3 miliar per kasus.

Selain praktik hukum, Hotman Paris juga mendulang pendapatan dari acara televisi seperti Hotman Paris Show.

Kekayaannya juga bisa terlihat dari beban pajak. Dalam laporan, pajak yang harus dibayarkannya mencapai sekitar Rp 30 miliar, ini menunjukkan pendapatan besar dan struktur bisnis yang kompleks.

2. Tarif Mahal yang Sejalan dengan Kekayaan

Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) 2019-2024 Nadiem Makarim (tengah) bersama kuasa hukum Hotman Paris (kanan) tiba untuk memenuhi panggilan pemeriksaan di Jampidsus, Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Selasa (15/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) 2019-2024 Nadiem Makarim (tengah) bersama kuasa hukum Hotman Paris (kanan) tiba untuk memenuhi panggilan pemeriksaan di Jampidsus, Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Selasa (15/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Kekayaan besar juga mencerminkan kemampuan Hotman Paris menetapkan honor tinggi. Berikut perkiraan tarif Hotman Paris yang pernah terekam media.

  • Konsultasi per jam: hingga Rp 50 juta 
  • Kasus biasa: sekitar Rp 100 juta
  • Kasus besar atau high-profile: Rp 1,3 miliar per perkara; dan bahkan USD 100.000–12 juta untuk beberapa kasus.

Pendapatan ini menjadi fondasi kekayaan properti dan investasi mewahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nadiem Tersangka Korupsi, Pakar Hukum UI Sebut Jokowi Bisa Dimintai Pertanggungjawaban

Nadiem Tersangka Korupsi, Pakar Hukum UI Sebut Jokowi Bisa Dimintai Pertanggungjawaban

News | Jum'at, 05 September 2025 | 18:36 WIB

Nadiem Makarim Anak Siapa? Lahir dari Keluarga Antikorupsi, Kini Tersangka Kasus Laptop

Nadiem Makarim Anak Siapa? Lahir dari Keluarga Antikorupsi, Kini Tersangka Kasus Laptop

News | Jum'at, 05 September 2025 | 18:31 WIB

Tepis Analogi Hotman Paris, Eks Penyidik KPK Yakin Kejagung Punya Bukti Mens Rea Nadiem

Tepis Analogi Hotman Paris, Eks Penyidik KPK Yakin Kejagung Punya Bukti Mens Rea Nadiem

News | Jum'at, 05 September 2025 | 18:26 WIB

Terkini

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:14 WIB

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:40 WIB

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:05 WIB

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 19:21 WIB

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:40 WIB

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:21 WIB

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:33 WIB

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:25 WIB