Polemik Ijazah Jokowi dan Gibran Kembali Mencuat, Roy Suryo Bawa Bukti Baru Minta RDPU di DPR

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Selasa, 09 September 2025 | 14:18 WIB
Polemik Ijazah Jokowi dan Gibran Kembali Mencuat, Roy Suryo Bawa Bukti Baru Minta RDPU di DPR
Ahli telematika kondang Roy Suryol di DPR RI. (Suara.com/Bagaskara)
Baca 10 detik
  • Roy Suryo dan Dokter Tifa mengajukan permohonan audiensi di DPR
  • Poin pertama yang ingin diungkap Roy adalah dugaan ijazah palsu Jokowi
  • Roy menyoroti keanehan riwayat pendidikan SMA Gibran yang disebut hanya menempuh pendidikan selama 2 tahun di Singapura.

Suara.com - Kisruh ijazah Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka kembali memanas.

Kali ini, ahli telematika kondang Roy Suryo dan dokter Tifauzia Tyassuma, bersama yang lainnya, mendatangi Gedung DPR RI di Senayan, Jakarta, Selasa (9/9/2025).

Bukan untuk bersilaturahmi, melainkan untuk mengajukan permohonan audiensi atau Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) terkait dugaan kejanggalan ijazah dua tokoh penting negara tersebut.

Kedatangan Roy Suryo Cs ini bak menyiram bensin ke bara api yang sempat meredup.

Pasalnya, isu ijazah palsu Jokowi sudah lama berhembus dan sempat menjadi bola panas di jagat maya. Kini, Roy mengaku membawa bukti baru.

"Permintaan untuk melakukan audiensi atau bahkan mungkin kalau bisa RDP, rapat dengar pendapat tentang temuan-temuan soal pendidikan dan soal hukum," ujar Roy Suryo ditemui di Kompleks Parlemen.

Poin pertama yang ingin diungkap Roy adalah dugaan ijazah palsu Jokowi.

Tak main-main, Roy mengaku telah menuangkan temuannya dalam sebuah buku setebal 700 halaman berjudul "Jokowi's White Paper".

Buku ini, menurutnya, berisi fakta-fakta ilmiah terkait isu ijazah Jokowi yang sudah viral.

baca juga

"Saya memandang perlu, teman-teman wakil rakyat dan juga media, itu mengetahui isi buku itu," tegasnya.

Tak hanya Jokowi, ijazah SMA Gibran Rakabuming Raka juga tak luput dari bidikan Roy Suryo. Persoalan ini bahkan sudah bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dalam gugatan perdata.

Roy menyoroti keanehan riwayat pendidikan SMA Gibran yang disebut hanya menempuh pendidikan selama 2 tahun di Orchard Road Secondary School, Singapura, sebelum melanjutkan ke Management Development Institute di Singapura (MDIS).

"Itu sempat carut marut karena katanya lulus 2007, ada yang bilang lulus 2010, terus dia katanya meneruskan," tutur Roy.

Presiden ke-7 Jokowi saat berada di kediamannya, Jumat (22/8/2025). [Suara.com/Ari Welianto]
Presiden ke-7 Jokowi saat berada di kediamannya, Jumat (22/8/2025). [Suara.com/Ari Welianto]

Puncak kejanggalan, menurut Roy, adalah klaim Gibran lulus S2 dari University Technology of Sydney (UTS), namun setelah dicek, ternyata terdapat Surat Keputusan (SK) penyetaraan bahwa ijazah UTS tersebut hanya setingkat SMA, dan yang lebih mencengangkan, SK itu terbit pada tahun 2006.

"Ini kan aneh. Dan tahunnya adalah 2006. Berarti ini ada ketidakbenaran dalam itu indikasinya ada ketidakbenaran dalam riwayat pendidikan dari Wakil Presiden kita," kata Roy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sidang Gugatan Ijazah SMA Gibran Rp125 Triliun Ditunda karena Polemik JPN

Sidang Gugatan Ijazah SMA Gibran Rp125 Triliun Ditunda karena Polemik JPN

Your Say | Selasa, 09 September 2025 | 12:51 WIB

Menpora dari Masa ke Masa: Andi dan Imam Korupsi, Roy Lupa Lagu Indonesia Raya, Dito Dicopot

Menpora dari Masa ke Masa: Andi dan Imam Korupsi, Roy Lupa Lagu Indonesia Raya, Dito Dicopot

Sport | Senin, 08 September 2025 | 18:19 WIB

Isu Ijazah Gibran Memanas, Roy Suryo Sampai Bandingkan dengan Bung Hatta

Isu Ijazah Gibran Memanas, Roy Suryo Sampai Bandingkan dengan Bung Hatta

News | Senin, 08 September 2025 | 17:22 WIB

Sidang Gugatan Ijazah Gibran Ditunda, Subhan Palal: Jaksa Itu Wakili Negara, Tidak Boleh Bela Dia

Sidang Gugatan Ijazah Gibran Ditunda, Subhan Palal: Jaksa Itu Wakili Negara, Tidak Boleh Bela Dia

News | Senin, 08 September 2025 | 14:49 WIB

Terkini

Terungkap Fakta Baru, Bayi T. Rex Langsung Langsung Jadi Predator Setelah Menetas

Terungkap Fakta Baru, Bayi T. Rex Langsung Langsung Jadi Predator Setelah Menetas

Tekno | Rabu, 22 Juli 2026 | 06:25 WIB

Mau Benahi Tata Kelola, BGN Minta Anggaran MBG 2027 Sebanyak Rp 270 Triliun

Mau Benahi Tata Kelola, BGN Minta Anggaran MBG 2027 Sebanyak Rp 270 Triliun

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 06:20 WIB

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:08 WIB

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:00 WIB

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:39 WIB

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:29 WIB

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:22 WIB

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:17 WIB

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11 WIB

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:04 WIB

×