Asosiasi Pengusaha Dukung Rekomendasi MUI Soal Jaminan Halal Program MBG

Bangun Santoso

Minggu, 14 September 2025 | 13:21 WIB
Asosiasi Pengusaha Dukung Rekomendasi MUI Soal Jaminan Halal Program MBG
Pertemuan tiga asosiasi pengusaha, GAPEMBI, APMAKI dan ASPRADAM soal dukungan terhadap rekomendasi MUI atas program MBG di Telaga Senayan, Jakarta, Jumat (12/9/2025). (Ist)
Baca 10 detik
  • Tiga asosiasi pengusaha kunci (GAPEMBI, APMAKI, ASPRADAM) secara solid mendukung rekomendasi MUI
  • Industri nasional menyatakan siap memproduksi hingga 10 juta unit food tray per bulan
  • Program MBG menargetkan 82,9 juta penerima manfaat dengan anggaran Rp71 triliun

Suara.com - Kepastian jaminan halal dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto mendapat dukungan penuh dari para pelaku industri. Tiga asosiasi pengusaha raksasa menyatakan siap mengawal dan menyukseskan program ambisius ini, sejalan dengan rekomendasi Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Ketiga asosiasi tersebut, yaitu Gabungan Pengusaha Dapur Makan Bergizi Indonesia (GAPEMBI), Asosiasi Pengusaha Wadah Makan Indonesia (APMAKI), dan Asosiasi Produsen Alat Dapur dan Makan (ASPRADAM), menegaskan komitmen mereka sebagai mitra strategis pemerintah.

Dalam konferensi pers bersama di Telaga Senayan, Jakarta, Jumat (12/9/2025), mereka menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) dan seluruh pemangku kepentingan.

Fokus utama mereka adalah memastikan setiap peralatan makan yang digunakan dalam program ini, mulai dari nampan makanan (food tray) hingga alat dapur, tidak hanya higienis dan aman, tetapi juga memenuhi standar halal yang ketat.

"Dukungan kami ini mencakup penyediaan food tray dan perlengkapan makan lain yang aman untuk kesehatan sesuai dengan standar Nasional Indonesia (SNI) dan bersertifikasi halal guna memastikan kelancaran program MBG di seluruh Indonesia," ujar Sekjen APMAKI, Ardy Susanto dalam keterangannya, Minggu (14/9/2025).

Ardy Susanto mengungkapkan bahwa kapasitas produksi industri dalam negeri sangat siap untuk memenuhi permintaan masif dari program ini.

Dengan estimasi produksi mencapai 10 juta unit food tray per bulan atau sekitar 100 juta unit per tahun, para produsen lokal siap mengambil alih pasar yang selama ini banyak diisi oleh produk impor.

"Dengan kapasitas tersebut, produsen dalam negeri siap mengambil alih sebagian besar pasokan yang selama ini diimpor dari luar negeri, sekaligus menjamin standar kehalalan, keamanan, dan kualitas yang sesuai rekomendasi MUI, SNI dan kebutuhan BGN," ungkap dia.

Lebih dari itu, Ardy menegaskan komitmen ini juga menjadi benteng untuk melindungi program MBG dari produk-produk berkualitas rendah atau "abal-abal". Ia menyoroti banyaknya produk KW di pasaran yang menggunakan bahan tidak sesuai spesifikasi bahkan berani mencatut logo SNI palsu.

baca juga

“Dengan melibatkan produsen dalam negeri, kualitas peralatan makan dalam program MBG akan lebih terjamin dan masyarakat terlindungi dari produk abal-abal. Kami berkomitmen hanya menghadirkan produk sesuai SNI dan standar Halal,” tandas Ardy.

Dukungan serupa datang dari Ketua Umum GAPEMBI, H. Alven Stony, yang menekankan kesiapan para pengusaha dapur makan. Mereka siap menyediakan dapur yang tidak hanya higienis dan sesuai standar gizi, tetapi juga patuh pada prinsip kehalalan.

"Kami juga menghimbau agar para kepala SPPG bisa pro aktif dalam memastikan SPPG yang mereka kelola menggunakan peralatan makan dan dapur yang bersertifikat halal dan memastikan aspek thoyib sesuai rekomendasi MUI yang ditujukan kepada kepala BGN," tutur Alven.

Skala program MBG memang luar biasa besar. Berdasarkan data BGN yang dipaparkan di Komisi IX DPR RI, target penerima manfaat mencapai 82,9 juta orang pada 2025 dengan anggaran fantastis Rp71 triliun. Angka ini akan terus meningkat, menunjukkan kebutuhan logistik yang berkelanjutan.

Menjawab tantangan ini, Ketua APMAKI, Alie Cendrawan, menambahkan bahwa kapasitas produksi industri wadah makan saat ini sudah mencapai 8,5 juta set per bulan dan siap ditingkatkan.

Hal ini diamini oleh ASPRADAM yang memiliki kemampuan produksi 2 juta set peralatan dapur per bulan dan siap menambah fasilitas produksi.

"Kami, tiga asosiasi pengusaha bersama industri nasional lainnya siap mengambil peran strategis dengan kapasitas produksi yang mampu memenuhi kebutuhan jutaan unit food tray setiap bulan, sehingga pelaksanaan program MBG dapat berjalan efektif, efisien, dan mendukung kemandirian industri dalam negeri," pungkas Alie Cendrawan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Siswa Keracunan, BGN Ajari Penjamah di Mimika soal MBG: Diiming-imingi Sertifikat Hygiene!

Cegah Siswa Keracunan, BGN Ajari Penjamah di Mimika soal MBG: Diiming-imingi Sertifikat Hygiene!

News | Sabtu, 13 September 2025 | 13:29 WIB

Guru Ikut Makan MBG Malah Dituduh Ambil Hak Siswa, Ini Klarifikasinya!

Guru Ikut Makan MBG Malah Dituduh Ambil Hak Siswa, Ini Klarifikasinya!

Your Say | Sabtu, 13 September 2025 | 09:38 WIB

2 Keberanian Menkeu Purbaya di Mata Ernest Prakasa: MBG Perlu Dievaluasi dan Ungkap Penyebab Demo

2 Keberanian Menkeu Purbaya di Mata Ernest Prakasa: MBG Perlu Dievaluasi dan Ungkap Penyebab Demo

Entertainment | Jum'at, 12 September 2025 | 13:24 WIB

Menkeu Purbaya Minta Kepala BGN Jelaskan ke Publik soal Rendahnya Serapan Anggaran MBG

Menkeu Purbaya Minta Kepala BGN Jelaskan ke Publik soal Rendahnya Serapan Anggaran MBG

Bisnis | Rabu, 10 September 2025 | 17:21 WIB

CELIOS Minta MUI Fatwakan Gaji Menteri Rangkap Jabatan: Halal, Haram, atau Syubhat?

CELIOS Minta MUI Fatwakan Gaji Menteri Rangkap Jabatan: Halal, Haram, atau Syubhat?

Bisnis | Rabu, 10 September 2025 | 16:43 WIB

Murid SD Tolak MBG, Jawaban Polos Jadi Sorotan: Tak Suka Menunya

Murid SD Tolak MBG, Jawaban Polos Jadi Sorotan: Tak Suka Menunya

Video | Rabu, 10 September 2025 | 06:00 WIB

Deddy Corbuzier Tak Menyesal Semprot Siswa yang Keluhkan MBG, tapi Tobat setelah Jadi Stafsus

Deddy Corbuzier Tak Menyesal Semprot Siswa yang Keluhkan MBG, tapi Tobat setelah Jadi Stafsus

Entertainment | Jum'at, 05 September 2025 | 06:00 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×