Fakta-fakta Yuda Prawira yang Ditemukan Tinggal Kerangka di Pohon Aren

M Nurhadi | Suara.com

Minggu, 21 September 2025 | 11:05 WIB
Fakta-fakta Yuda Prawira yang Ditemukan Tinggal Kerangka di Pohon Aren
Fakta dan Profil Yuda Prawira yang Ditemukan Tinggal Kerangka di Dalam Pohon Aren (Instagram/enosemustafa)

Suara.com - Penemuan kerangka manusia yang berada di dalam batang pohon aren roboh di Desa Pematang Ganjang, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, hingga kini masih menjadi teka-teki. 

Warga digemparkan oleh penemuan tersebut pada Selasa (9/9/2025). Sosok yang diduga sebagai kerangka manusia itu ditemukan tidak jauh dari permukiman warga di Desa Pematang Ganjang.

Belakangan, identitas kerangka tersebut diyakini adalah milik Muhammad Yuda Prawira atau yang akrab disapa Yuda. Dugaan ini muncul setelah salah seorang warga bernama Amrita Hamid melaporkan kehilangan anggota keluarga.

Kerangka itu ditemukan hanya sekitar 20 meter dari kediaman Yuda. Di lokasi penemuan, polisi juga menemukan barang-barang pribadi seperti pakaian, telepon genggam, dan gelang yang langsung dikenali keluarga sebagai miliknya.

Ibunda Yuda, Amelia (53), beserta kakaknya, Cut Meutia Sari, meyakini kuat bahwa jasad tersebut memang Yuda. Hal ini pun dibenarkan Kanit Reskrim Polsek Firdaus, Iptu Anggiat Sidabutar, yang menyampaikan bahwa identifikasi awal berdasarkan barang pribadi di TKP mengarah kepada sosok Yuda.

Fakta dan Profil Tentang Yuda Prawira

Fakta-fakta Tentang Yuda Prawira
Fakta-fakta Tentang Yuda Prawira

Sosok Yuda Prawira semakin menjadi sorotan setelah identitas kerangka manusia itu diduga adalah dirinya. Keluarga menuturkan bahwa Yuda telah dilaporkan hilang sejak Agustus 2023, tepatnya dua tahun lalu, ketika usianya masih 21 tahun.

Yuda berasal dari Desa Pematang Ganjang, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Sebelum menghilang, ia sempat berpamitan kepada keluarga untuk merantau.

Menurut keterangan sang kakak, Yuda pergi tanpa membawa dokumen penting seperti KTP maupun KK. Sebelumnya, ia memang terbiasa merantau untuk bekerja, bahkan sempat bekerja di Aceh, Medan, hingga Palembang.

Kini, ditemukannya kerangka manusia tersebut seakan menjadi akhir dari penantian panjang keluarga yang selama dua tahun kehilangan kabar. Meski begitu, pihak kepolisian masih menunggu hasil otopsi serta uji DNA untuk memastikan identitas korban secara resmi.

Unggahan Yuda Sebelum Hilang

Menjelang kepergiannya merantau, tepatnya Juli 2023, Yuda sempat menuliskan sebuah unggahan di akun Facebook miliknya. Ia membagikan ulang sebuah kutipan yang berisi pesan tentang perasaan tidak dihargai.

Dalam tulisannya, Yuda menyebut bahwa perlakuan orang lain bisa membentuk sifat seseorang. Unggahan itu kini menjadi sorotan setelah penemuan kerangka yang diduga miliknya.

Cut Meutia, kakak Yuda, mengingat bahwa adiknya selalu memberi kabar kepada ibunya meski sedang dalam keadaan marah. Menurutnya, Yuda bukanlah tipe orang yang menyimpan dendam. Hal inilah yang membuat keluarganya merasa ada kejanggalan dengan hilangnya Yuda selama dua tahun terakhir.

Kronologi Penemuan

Kasus ini bermula ketika seorang warga bernama Rian Barus sedang mengambil buah sawit. Ia melihat batang pohon aren yang sudah lama mati tampak retak setelah roboh diterpa angin kencang. Dari celah batang pohon itulah terlihat tulang manusia.

“Pas dilihat ada retakan, kelihatan tulang. Begitu dibuka ternyata kerangka manusia,” ujar Rian.

Setelah itu, penemuan dilaporkan kepada kepala dusun, kemudian diteruskan ke pihak kepolisian. Tim Polsek Firdaus bersama Inafis Polres Sergai segera melakukan identifikasi di lokasi. Polisi menyusun kerangka dan mengamankan sejumlah barang pribadi yang ditemukan, di antaranya baju, celana, mancis, gelang, hingga ponsel.

Saat ini, kepolisian masih menunggu hasil tes DNA guna memastikan identitas korban.

Analisis Kriminolog

Kriminolog Adrianus Meliala menilai kematian Yuda kemungkinan besar bukan karena tindak kriminal. Alasannya, barang-barang berharga seperti ponsel masih ditemukan utuh.

Ia menduga korban bisa saja meninggal karena kecelakaan atau sakit mendadak, misalnya serangan jantung. “Kalau ini tindak kejahatan, biasanya barang kecil dan bernilai seperti ponsel pasti hilang. Tapi semua masih ada,” ujarnya.

Namun, Adrianus juga menyayangkan lambatnya proses kepolisian. Menurutnya, laporan kehilangan Yuda seharusnya bisa ditindaklanjuti lebih cepat, sehingga identifikasi jasad tidak memerlukan waktu lama.

Di sisi lain, ia menekankan bahwa pemeriksaan penyebab kematian akan sulit dilakukan. Sebab, bagian organ lunak sudah hilang, yang tersisa hanyalah tulang. Pemeriksaan DNA pun berisiko terhambat karena sampel bisa saja sudah rusak akibat waktu yang lama.

Kasus ini akhirnya menarik perhatian publik karena keanehan lokasi penemuan dan fakta bahwa Yuda menghilang tanpa kabar selama dua tahun, hingga akhirnya diduga ditemukan dalam kondisi hanya tinggal kerangka di dalam pohon aren.

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tragis! Slamet Rahardjo Tewas Tenggelam di Cilincing

Tragis! Slamet Rahardjo Tewas Tenggelam di Cilincing

News | Jum'at, 12 September 2025 | 17:08 WIB

Misteri Terpecahkan! Hasil Tes DNA Keluar, Jenazah di Kali Ciliwung Positif Pegawai Kemendagri

Misteri Terpecahkan! Hasil Tes DNA Keluar, Jenazah di Kali Ciliwung Positif Pegawai Kemendagri

News | Senin, 08 September 2025 | 18:14 WIB

KPAI Sebut Kasus Tewasnya Ibu dan 2 Anak di Bandung Berkategori Filisida Maternal, Apa Itu?

KPAI Sebut Kasus Tewasnya Ibu dan 2 Anak di Bandung Berkategori Filisida Maternal, Apa Itu?

News | Senin, 08 September 2025 | 11:30 WIB

Terkini

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:35 WIB

Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya

Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:58 WIB

Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak

Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:47 WIB

Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita

Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:38 WIB

Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733

Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:30 WIB

DPR Ragukan Status Pesantren Predator Seks di Pati: Itu Hanya Kedok!

DPR Ragukan Status Pesantren Predator Seks di Pati: Itu Hanya Kedok!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:30 WIB

Erupsi Gunung Dukono: 3 Pendaki Masih Hilang, Tim SAR Berpacu dengan Waktu

Erupsi Gunung Dukono: 3 Pendaki Masih Hilang, Tim SAR Berpacu dengan Waktu

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:20 WIB

ABK Hilang Usai Kapal Ditabrak Kargo di Perairan Kalianda Belum Ditemukan

ABK Hilang Usai Kapal Ditabrak Kargo di Perairan Kalianda Belum Ditemukan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:01 WIB

Siasat Licin Bandar Narkoba di Depok: Simpan Sabu di Dalam Ban, Berakhir di Tangan Polisi

Siasat Licin Bandar Narkoba di Depok: Simpan Sabu di Dalam Ban, Berakhir di Tangan Polisi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:52 WIB

Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Kolaka, 188 Rumah Warga Terdampak

Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Kolaka, 188 Rumah Warga Terdampak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:49 WIB