Menteri Haji dan Umroh 'Setor' 200 Nama Calon Pejabat ke KPK Sebelum Dilantik: Untuk Ditracking

Jum'at, 03 Oktober 2025 | 17:03 WIB
Menteri Haji dan Umroh 'Setor' 200 Nama Calon Pejabat ke KPK Sebelum Dilantik: Untuk Ditracking
Menteri Haji dan Umrah Irfan Yusuf memberikan keterangan usai menyambangi KPK sembari menyodorkan 200 nama pejabat di kementerian baru tersebut untuk dilihat rekam jejaknya. [Suara.com/Dea]
Baca 10 detik
  • Menteri Haji baru serahkan 200 nama calon pejabat ke KPK.

  • Langkah ini untuk mencegah korupsi sejak awal di kementerian baru.

  • KPK akan melakukan vetting dan memberikan pendampingan anti-korupsi.

Suara.com - Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, secara proaktif mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan menyerahkan sekitar 200 nama calon pejabatnya untuk diperiksa latar belakangnya sebelum mereka resmi diangkat.

Langkah tak biasa ini diambil sebagai upaya mitigasi dan pencegahan korupsi sejak hari pertama kementerian beroperasi.

Gus Irfan, sapaan Irfan Yusuf, menegaskan ingin memastikan orang-orang yang akan mengisi pos strategis di kementeriannya bersih dari rekam jejak yang bermasalah.

“Kami juga menyerahkan beberapa nama calon pejabat yang akan bergabung dengan Kementerian Haji untuk di-tracking supaya tidak ada permasalahan di kemudian hari di Kementerian Haji,” katanya di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat (3/10/2025).

Minta 'Dikawal'  KPK

Selain menyerahkan nama, Gus Irfan secara eksplisit meminta pendampingan penuh dari lembaga antirasuah dalam setiap proses bisnis di kementeriannya.

Ia ingin memastikan seluruh penyelenggaraan haji dan umrah ke depan berjalan sesuai mandat presiden untuk akuntabilitas dan transparansi.

“Kita ingin agar selalu mendapat pendampingan dari KPK untuk memastikan bahwa semua proses yang kita lakukan sesuai dengan aturan seperti amanat dari presiden bahwa proses haji harus dilakukan secara akuntabel dan transparan,” ujar Irfan.

Sekretaris Jenderal KPK, Cahya Harefa, menyambut baik langkah proaktif dari kementerian baru ini.

Baca Juga: Menteri Haji dan Umrah Serahkan 200 Nama Calon Pejabat ke KPK, Ada Apa?

Namun, ia juga memberikan 'peringatan' halus dengan mengingatkan bahwa sektor haji memiliki sejarah panjang yang rentan akan korupsi.

Apalagi,  KPK telah memiliki sejumlah kajian dan bahkan penyelidikan.

“KPK juga menyampaikan bahwa KPK sudah pernah melakukan kajian-kajian, telaahan, dan bahkan juga penyelidikan terkait dengan kegiatan haji ini,” ucap Cahya.

Sebagai tindak lanjut, Cahya menyatakan bahwa KPK akan segera memberikan pembekalan dan sosialisasi anti-korupsi kepada seluruh pegawai Kementerian Haji dan Umrah.

“Harapannya ke depan proses terkait dengan kepengurusan dan pengelolaan jemaah haji kita ini makin hari makin lebih baik,” tambah dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI