Mengapa Junta Myanmar Jatuhkan Bom ke Festival Bulan Purnama? Tewaskan 40 Warga

Ruth Meliana

Kamis, 09 Oktober 2025 | 14:25 WIB
Mengapa Junta Myanmar Jatuhkan Bom ke Festival Bulan Purnama? Tewaskan 40 Warga
Pemimpin junta Myanmar, Jenderal Senior Min Aung Hlaing saat menghadiri parade militer memperingati 78 tahun angkatan bersenjata Myanmar di Naypyidaw, Myanmar, Senin (27/3/2023). [Dok.Antara]

Suara.com - Tragedi berdarah kini terjadi di Myanmar. Setidaknya 40 orang, termasuk anak-anak, tewas akibat serangan bom Junta Myanmar pada Senin, 6 Oktober 2025. Peristiwa terjadi saat warga sipil mengadakan perayaan tradisional Buddha, atau lebih dikenal sebagai Festival Bulan Purnama Thadingyut.

Lalu mengapa militer Myanmar menjatuhkan bom ke warga sipil di Festival Bulan Purnama? Ini fakta dan kronologinya.

Kronologi Serangan Bom Junta Militer Myanmar

Sebagai informasi, Festival Bulan Purnama bukan perayaan biasa, melainkan wujud aksi protes warga menentang Junta Militer.

Lokasi penyelenggaraan acara diselenggarakan di Kotapraja Chang U, masih berada dalam wilayah Sagaing. Kejadian memilukan yang menewaskan puluhan orang tersebut berlangsung sangat cepat.

Seorang panitia penyelenggara mengungkapkan hal mengerikan saat kejadian berdarah itu terjadi.

Ia menuturkan bahwa sekitar pukul 19.00 waktu setempat, warga berkumpul untuk menghadiri festival sekaligus demonstrasi anti junta. Tiba-tiba, pesawat langsung menjatuhkan bom. Akibatnya, 40 orang tewas dan 80 lainnya mengalami luka-luka.

Sebenarnya, pihak panitia telah memberi peringatan pada warga untuk bergegas mengungsi. Alhasil, sepertiga dari kerumunan melarikan diri.

Sayangnya, tidak lama kemudian, satu paraglider bermesin atau paramotor melintas tepat di atas kerumunan massa, lalu menjatuhkan dua bom tepat di tengah kerumunan.

baca juga

Kejadian berlangsung cepat itu terjadi, suaranya sangat bergetar keras. Anak-anak sampai hancur berkeping-keping.

Pasca peristiwa pengeboman tersebut, pagi harinya seluruh panitia dan pihak berwenang saling bahu-membahu mengumpulkan potongan tubuh yang tercerai berai di tanah. 

Selain itu, saksi lain juga menyebutkan bahwa serangan brutal tersebut dilakukan paramotor. Setelah serangan pertama, empat jam kemudian terjadi serangan kedua hingga merobohkan gedung sekolah, untuntungnya tidak ada lagi korban jiwa.

Deretan Fakta Junta Militer Myanmar Bom Warganya

Tragedi berdarah saat Festival Buddha, tidak serta merta terjadi begitu saja. Konflik berkepanjangan yang belum tuntas sampai sekarang menjadi pemicu utama, akibatnya warga sipil pun ikut menjadi korban.

Aksi militer Myanmar yang jauh dari kata kemanusiaan tersebut, memiliki deretan fakta berikut ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Klaim Ledakan Dahsyat di Gedung Nucleus Farma Tangsel Bukan Bom, Lalu Apa?

Polisi Klaim Ledakan Dahsyat di Gedung Nucleus Farma Tangsel Bukan Bom, Lalu Apa?

News | Kamis, 09 Oktober 2025 | 12:35 WIB

Minta Uang Tebusan 30 Ribu USD, Akun Kripto Peneror Bom NJIS Kelapa Gading Terlacak!

Minta Uang Tebusan 30 Ribu USD, Akun Kripto Peneror Bom NJIS Kelapa Gading Terlacak!

News | Rabu, 08 Oktober 2025 | 16:10 WIB

Minta Uang Tebusan 30 Ribu Dolar AS, Begini Kata Polisi soal Peneror Bom Sekolah NJIS Kelapa Gading

Minta Uang Tebusan 30 Ribu Dolar AS, Begini Kata Polisi soal Peneror Bom Sekolah NJIS Kelapa Gading

News | Rabu, 08 Oktober 2025 | 15:03 WIB

Terkini

Febrie Adriansyah Buka Suara, Bantah Punya Kafe di Cipete yang Digeledah Polisi

Febrie Adriansyah Buka Suara, Bantah Punya Kafe di Cipete yang Digeledah Polisi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 12:13 WIB

Ditinjau Gubsu Bobby Nasution dan Komisi VII DPR RI, PRSU Bakal Masuk Kalender Event Nasional

Ditinjau Gubsu Bobby Nasution dan Komisi VII DPR RI, PRSU Bakal Masuk Kalender Event Nasional

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 12:09 WIB

Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi

Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 11:59 WIB

Dikaitkan dengan Kasus Blackout Sumatera, Jampidsus Febrie: Saya Tidak Paham Keterkaitannya

Dikaitkan dengan Kasus Blackout Sumatera, Jampidsus Febrie: Saya Tidak Paham Keterkaitannya

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 11:57 WIB

Usai Penggeledahan, Polda Metro Jaya Fokus Amankan Barang Bukti Bernilai Fantastis

Usai Penggeledahan, Polda Metro Jaya Fokus Amankan Barang Bukti Bernilai Fantastis

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 11:55 WIB

Membangun PLTS Saja Tidak Cukup: Bagaimana Mewujudkan Elektrifikasi yang Berkelanjutan di Indonesia?

Membangun PLTS Saja Tidak Cukup: Bagaimana Mewujudkan Elektrifikasi yang Berkelanjutan di Indonesia?

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 11:48 WIB

Polisi Sempat Lepas Lampu Diduga CCTV Sebelum Geledah Ruko Cipete

Polisi Sempat Lepas Lampu Diduga CCTV Sebelum Geledah Ruko Cipete

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 11:47 WIB

Akui Rumah Sentul Miliknya, Jampidsus Febrie Masih Rahasikan Sosok Pemilik 74 Kg Emas

Akui Rumah Sentul Miliknya, Jampidsus Febrie Masih Rahasikan Sosok Pemilik 74 Kg Emas

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 11:44 WIB

Pintu Lantai Tiga Ruko Cipete Dipotong, Polisi Buru Jejak Dokumen Kasus Korupsi Hingga TPPU

Pintu Lantai Tiga Ruko Cipete Dipotong, Polisi Buru Jejak Dokumen Kasus Korupsi Hingga TPPU

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 11:43 WIB

KPK Boyong Bupati Sukoharjo ke Jakarta untuk Pemeriksaan Lanjutan

KPK Boyong Bupati Sukoharjo ke Jakarta untuk Pemeriksaan Lanjutan

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 11:31 WIB

×