Istana Buka Suara! Prabowo Kaji Serius Usul Bulog Jadi Kementerian, Bapanas Bakal Dilebur?

Bangun Santoso | Suara.com

Senin, 13 Oktober 2025 | 11:13 WIB
Istana Buka Suara! Prabowo Kaji Serius Usul Bulog Jadi Kementerian, Bapanas Bakal Dilebur?
Jubir Presiden, Prasetyo Hadi. (Instagram/kemensetneg.ri)
  • Pemerintah, melalui Mensesneg Prasetyo Hadi, secara resmi akan mengkaji usulan DPR untuk mengubah status Perum Bulog menjadi lembaga setingkat kementerian
  • Usulan tersebut mencakup penggabungan Bulog dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk menciptakan sebuah kementerian pangan yang lebih independen dan efisien dalam distribusi pangan
  • Di tengah wacana ini, pemerintah menyoroti keberhasilan Bulog yang mencetak rekor cadangan beras nasional 4,2 juta ton

Suara.com - Wacana perombakan besar-besaran pada lembaga pangan nasional menguat setelah Istana Kepresidenan memberi sinyal positif. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyatakan pemerintah akan mengkaji secara serius usulan dari Komisi IV DPR RI untuk menaikkan status Perum Bulog menjadi setingkat kementerian atau lembaga.

Langkah monumental ini digulirkan dengan tujuan agar Bulog lebih independen dan tidak lagi terhambat oleh rantai birokrasi yang panjang, terutama dalam distribusi bahan pokok strategis seperti beras. Usulan tersebut bahkan mencakup kemungkinan penggabungan Bulog dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas) menjadi satu kementerian pangan yang solid.

Menanggapi desakan dari parlemen, Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pemerintah terbuka untuk mempelajari proposal tersebut lebih dalam.

"Nanti kita kaji ya nanti kita kaji dulu ya. Yang pasti adalah Bulog terus kita perbaiki," kata Prasetyo saat memberikan keterangan usai menghadiri rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo di Kertanegara, Jakarta, Minggu (12/10) malam.

Pria yang akrab disapa Pras ini menjelaskan, terlepas dari wacana perubahan status, pemerintah saat ini berkomitmen penuh untuk terus memperkuat peran Bulog dalam misi besar mewujudkan swasembada pangan nasional.

Komitmen tersebut bukan tanpa bukti. Menurut Pras, suntikan dana segar dari Kementerian Keuangan sebesar Rp16,6 triliun pada awal 2025 telah terbukti ampuh. Hasilnya, pada Juli 2025, Perum Bulog berhasil mencatatkan rekor cadangan beras nasional tertinggi sepanjang sejarah Indonesia merdeka, yakni mencapai 4,2 juta ton.

"Alhamdulillah kan kemarin dalam sejarah, salah satu pencapaian yang tertinggi serapan dari Bulog," ujar Pras sebagaimana dilansir Antara.

Keberhasilan ini menjadi fondasi bagi pemerintah untuk melangkah lebih jauh. Pras menambahkan bahwa pendanaan tambahan akan terus digelontorkan untuk mengantisipasi melimpahnya produksi beras dan jagung, sehingga kapasitas serapan Bulog menjadi lebih optimal.

Berdasarkan keterangan resmi dari Kementerian Keuangan, pemerintah akan kembali menambah pendanaan Investasi Pemerintah pada Perum Bulog sebesar Rp5,5 triliun. Dana ini secara spesifik dialokasikan untuk pengadaan Cadangan Jagung Pemerintah (CJP), sesuai dengan amanat Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 48 Tahun 2025.

Langkah-langkah strategis ini, baik wacana pembentukan kementerian maupun penguatan pendanaan, menunjukkan fokus utama pemerintahan Prabowo dalam mengamankan sektor pangan.

"Intinya adalah kita betul-betul, mari semua kita kerja keras untuk memastikan yang paling utama adalah pangan dulu," kata Pras.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terlalu Lama Disimpan, Beras di Gudang Bulog Banyak yang Turun Mutu

Terlalu Lama Disimpan, Beras di Gudang Bulog Banyak yang Turun Mutu

Bisnis | Senin, 06 Oktober 2025 | 13:27 WIB

Sambut Panen Raya, Pemerintah Tugaskan Bulog Beli Gabah Petani Rp6.500/kg

Sambut Panen Raya, Pemerintah Tugaskan Bulog Beli Gabah Petani Rp6.500/kg

Bisnis | Kamis, 25 September 2025 | 10:08 WIB

Stok Beras Bulog Menguning, Komisi IV DPR 'Sentil' Kebijakan Kementan dan Bapanas

Stok Beras Bulog Menguning, Komisi IV DPR 'Sentil' Kebijakan Kementan dan Bapanas

News | Sabtu, 20 September 2025 | 17:50 WIB

Pastikan Kualitas Terjaga untuk Masyarakat, Dirut Bulog Tinjau Pemeliharaan Gudang & Beras di Sunter

Pastikan Kualitas Terjaga untuk Masyarakat, Dirut Bulog Tinjau Pemeliharaan Gudang & Beras di Sunter

Bisnis | Sabtu, 06 September 2025 | 16:27 WIB

Perum Bulog Pastikan Kualitas Stok Beras Nasional Tetap Terjaga

Perum Bulog Pastikan Kualitas Stok Beras Nasional Tetap Terjaga

Bisnis | Jum'at, 05 September 2025 | 14:26 WIB

Kendalikan Harga Beras di 214 Daerah, Mendagri Dorong Pemda Dukung Penyaluran Beras SPHP

Kendalikan Harga Beras di 214 Daerah, Mendagri Dorong Pemda Dukung Penyaluran Beras SPHP

News | Kamis, 04 September 2025 | 17:10 WIB

Harga Beras Premium Bakal Lebih Murah, Mentan Kerahkan Bulog Guyur Pasokan

Harga Beras Premium Bakal Lebih Murah, Mentan Kerahkan Bulog Guyur Pasokan

Bisnis | Rabu, 03 September 2025 | 13:48 WIB

Terkini

Tomsi Tohir Desak Pemda Turun ke Lapangan Kendalikan Inflasi, Bukan Hanya Rapat

Tomsi Tohir Desak Pemda Turun ke Lapangan Kendalikan Inflasi, Bukan Hanya Rapat

News | Senin, 27 April 2026 | 14:04 WIB

Fadli Zon Jajaki Pendirian Rumah Budaya Indonesia di Beijing

Fadli Zon Jajaki Pendirian Rumah Budaya Indonesia di Beijing

News | Senin, 27 April 2026 | 14:03 WIB

Pasokan Terancam di Selat Hormuz, Tren Kenaikan Harga Minyak Belum Reda

Pasokan Terancam di Selat Hormuz, Tren Kenaikan Harga Minyak Belum Reda

News | Senin, 27 April 2026 | 13:56 WIB

Bos Perusahaan Rokok PT Gading Gadja Mada Dipanggil KPK untuk Kasus Bea Cukai

Bos Perusahaan Rokok PT Gading Gadja Mada Dipanggil KPK untuk Kasus Bea Cukai

News | Senin, 27 April 2026 | 13:54 WIB

Isu Reshuffle Sore Ini, Bahlil: Ya Nanti Kita Lihat

Isu Reshuffle Sore Ini, Bahlil: Ya Nanti Kita Lihat

News | Senin, 27 April 2026 | 13:48 WIB

Soal Pembatasan Uang Tunai saat Pemilu, Hensa: Harus Tegas dan Bisa Ditegakkan

Soal Pembatasan Uang Tunai saat Pemilu, Hensa: Harus Tegas dan Bisa Ditegakkan

News | Senin, 27 April 2026 | 13:44 WIB

Fakta Miris Daycare di Indonesia: 44 Persen Ilegal dan Mayoritas Pengasuh Tak Tersertifikasi

Fakta Miris Daycare di Indonesia: 44 Persen Ilegal dan Mayoritas Pengasuh Tak Tersertifikasi

News | Senin, 27 April 2026 | 13:41 WIB

Lagi, KPK Periksa Dua Bos Travel Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji

Lagi, KPK Periksa Dua Bos Travel Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Senin, 27 April 2026 | 13:40 WIB

Pemerintah Klaim Kenaikan BBM Nonsubsidi Tak Ganggu UMKM

Pemerintah Klaim Kenaikan BBM Nonsubsidi Tak Ganggu UMKM

News | Senin, 27 April 2026 | 13:37 WIB

Buntut Kekerasan di Yogyakarta, DPR Desak Evaluasi Total Daycare: Harus Ada Screening Digital

Buntut Kekerasan di Yogyakarta, DPR Desak Evaluasi Total Daycare: Harus Ada Screening Digital

News | Senin, 27 April 2026 | 13:29 WIB