4 Tahun di Bawah Kudeta Militer, Jurnalis di Myanmar Hidup dalam Bayang Penangkapan dan Serangan

Dwi Bowo Raharjo, Lilis Varwati

Senin, 13 Oktober 2025 | 16:02 WIB
4 Tahun di Bawah Kudeta Militer, Jurnalis di Myanmar Hidup dalam Bayang Penangkapan dan Serangan
Joint Secretary of The Independent Press Council of Myanmar (IPCM), Su Myat Wai. (Suara.com/Ramadhani)
baca 10 detik
  • Su Myat Wai mengatakan situasi pers di negaranya terus merosot sejak kudeta militer 2021.
  • Perjuangan untuk mempertahankan kebebasan pers di Myanmar sangat berat karena represi militer masih terjadi.
  • Su Myat juga menyoroti meningkatnya otoritarianisme di kawasan Asia.

Suara.com - Kondisi kebebasan pers di Myanmar berada di titik paling mengkhawatirkan dalam sejarah.

Hal itu diungkapkan oleh Su Myat Wai, Joint Secretary of The Independent Press Council of Myanmar (IPCM), dalam wawancara bersama Suara.com.

Ia menilai, situasi pers di negaranya terus merosot sejak kudeta militer 2021, dan kini menjadi salah satu yang terburuk di Asia.

Menurut Su Myat, tidak adanya kebebasan pers berdampak pada kondisi demokrasi negara yang juga kian buruk. Dia mengutip laporan Democracy Index 2024 yang diterbitkan Economist Intelligence Unit, kalau Myanmar menempati posisi 166 dari 167 negara dalam peringkat demokrasi dunia.

"Salah satu negara terburuk di Asia. Dan beberapa negara seperti Vietnam, secara regional, punya tentang kebebasan pers. Sementara kami harus berjuang sangat keras untuk mempromosikan kebebasan pers," kata Su Myat dikutip Senin (13/10/2025).

Menurutnya, perjuangan untuk mempertahankan kebebasan pers di Myanmar sangat berat karena represi militer masih terjadi di berbagai wilayah. Ia menegaskan, kebebasan pers adalah fondasi utama demokrasi.

"Tanpa kebebasan pers, tidak akan ada demokrasi. Itulah yang kami yakini. Jadi ini masih jalan panjang," ucapnya.

Su Myat juga menyoroti meningkatnya otoritarianisme di kawasan Asia, dengan mengaitkannya pada kedekatan beberapa pemimpin dunia yang dinilainya mengancam nilai-nilai demokrasi.

Dia menyinggung pertemuan antara Presiden Tiongkok Xi Jinping dengan Presiden Rusia Vladimir Putin serta Presiden Korea Utara Kim Jong-un.

baca juga

"Saya pikir orang jahat, mereka selalu bersatu," kritiknya.

Sehingga menurutnya, pola serupa seharusnya juga bisa dilakukan dengan menggabungkan seluruh masyarakat dunia yang memiliki niat untuk perbaikan pers dan demokrasi.

Su Myat menyampaikan kalau dirinya optimisme terhadap peran generasi muda, khususnya Generasi Z, dalam memperjuangkan kebebasan pers dan demokrasi di Asia Tenggara.

Para pengunjuk rasa mengambil bagian dalam demonstrasi menentang kudeta militer di Yangon, Myanmar, Sabtu (6/2/2021). [STR / AFP]
Para pengunjuk rasa mengambil bagian dalam demonstrasi menentang kudeta militer di Yangon, Myanmar, Sabtu (6/2/2021). [STR / AFP]

"Saya berkesempatan menghadiri pertemuan, saya melihat banyak orang yang masih sangat muda. Dan Gen Z, mereka sangat ahli dalam literasi digital. Mereka sangat gigih memperjuangkan kebebasan pers di kawasan ini. Jadi saya punya harapan besar pada pemuda di kawasan ini," ucapnya.

Ia menambahkan, semangat perlawanan terhadap kemunduran demokrasi juga muncul di negara lain di kawasan Asia, termasuk Indonesia, serta Thailand dan Nepal.

"Lihat di Nepal, apa yang terjadi? Mereka baru saja menggulingkan pemerintah. Gen Z memainkan peran yang sangat penting dalam mempromosikan demokrasi," katanya.

Su Myat menutup dengan penegasan bahwa meski situasi global menunjukkan kemunduran demokrasi, jurnalis independen dan masyarakat sipil harus terus bekerja keras untuk memperbaikinya.

"Secara global, demokrasi sedang merosot. Itu sangat disayangkan. Namun, kita harus bekerja keras untuk memperbaiki situasi ini," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

'Kami Bekerja Secara Diam-diam' Suara Jurnalis Myanmar dari Balik Tirai Besi Junta Militer

'Kami Bekerja Secara Diam-diam' Suara Jurnalis Myanmar dari Balik Tirai Besi Junta Militer

News | Senin, 13 Oktober 2025 | 15:44 WIB

Mengapa Junta Myanmar Jatuhkan Bom ke Festival Bulan Purnama? Tewaskan 40 Warga

Mengapa Junta Myanmar Jatuhkan Bom ke Festival Bulan Purnama? Tewaskan 40 Warga

News | Kamis, 09 Oktober 2025 | 14:25 WIB

Hakim MK Soroti Gugatan UU Pers: Digugat Iwakum, Dijawab Mantan Jurnalis di Pemerintahan

Hakim MK Soroti Gugatan UU Pers: Digugat Iwakum, Dijawab Mantan Jurnalis di Pemerintahan

News | Senin, 06 Oktober 2025 | 20:40 WIB

Solidaritas untuk Kebebasan Pers, Jurnalis Jambi Gelar Aksi

Solidaritas untuk Kebebasan Pers, Jurnalis Jambi Gelar Aksi

Foto | Rabu, 17 September 2025 | 17:09 WIB

Terkini

Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli

Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 22:02 WIB

Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Redam Friksi Kasus Febrie Adriansyah

Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Redam Friksi Kasus Febrie Adriansyah

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:56 WIB

Terungkap! Motif Siswa Padang Ledakkan Bom, Dendam Dibully Sejak SD

Terungkap! Motif Siswa Padang Ledakkan Bom, Dendam Dibully Sejak SD

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:48 WIB

Adian Napitupulu Terima Buku Anotasi KUHAP, Ini Fungsinya

Adian Napitupulu Terima Buku Anotasi KUHAP, Ini Fungsinya

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:43 WIB

Tragedi di Balik Tembok Pesantren: Mengurai Kasus Santri Dibakar di Lombok

Tragedi di Balik Tembok Pesantren: Mengurai Kasus Santri Dibakar di Lombok

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:40 WIB

Bupati Mojokerto Berangkatkan 30 Siswa Sekolah Rakyat ke Kediri untuk Tahun Ajaran 2026/2027

Bupati Mojokerto Berangkatkan 30 Siswa Sekolah Rakyat ke Kediri untuk Tahun Ajaran 2026/2027

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:32 WIB

Rugikan Masyarakat, Gubsu Bobby Minta Pertamina Bereskan Persoalan Distribusi BBM Dalam Dua Hari

Rugikan Masyarakat, Gubsu Bobby Minta Pertamina Bereskan Persoalan Distribusi BBM Dalam Dua Hari

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:29 WIB

Menhut Raja Juli Soal Inpres Gajah: 9 Menteri Wajib Jaga Habitat Nona Seroja dan Bang Domang

Menhut Raja Juli Soal Inpres Gajah: 9 Menteri Wajib Jaga Habitat Nona Seroja dan Bang Domang

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:12 WIB

Legislator PDIP Tegaskan RUU Perampasan Aset Jalan Terus: Kita Geber Sampai Sah!

Legislator PDIP Tegaskan RUU Perampasan Aset Jalan Terus: Kita Geber Sampai Sah!

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:53 WIB

Teror Bom di SD Srengseng, Wakil Ketua Komisi X Desak Polisi Usut Tuntas

Teror Bom di SD Srengseng, Wakil Ketua Komisi X Desak Polisi Usut Tuntas

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:45 WIB

×