Semarang Peringati Pertempuran Lima Hari, Generasi Muda Didorong Memaknai Patriotisme

Vania Rossa

Rabu, 15 Oktober 2025 | 20:28 WIB
Semarang Peringati Pertempuran Lima Hari, Generasi Muda Didorong Memaknai Patriotisme
Peringatan Pertempuran Lima Hari di Semarang. (dok. ist)
baca 10 detik
  • Peringatan Pertempuran Lima Hari di Semarang 2025 berlangsung khidmat di Bundaran Tugu Muda, melibatkan ribuan peserta dari berbagai kalangan.

  • Wali Kota Agustina Wilujeng menekankan pentingnya generasi muda memahami makna pengorbanan para pahlawan untuk menumbuhkan patriotisme.

  • Kegiatan tahun ini dikemas lebih atraktif dengan partisipasi TNI, Polri, pelajar, Pramuka, dan komunitas seni, menghadirkan pengalaman yang bisa dinikmati masyarakat luas.

Suara.com - Peringatan Pertempuran Lima Hari di Semarang 2025 berlangsung khidmat di Bundaran Tugu Muda, Selasa (14/10) malam. Ribuan warga hadir dan menyaksikan berbagai penampilan yang menghidupkan semangat perjuangan para pahlawan.

Acara dimulai dengan pembacaan kutipan sejarah perjuangan oleh budayawan Sukirno, sementara Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, bertindak sebagai inspektur upacara.

Suasana menjadi hening saat seluruh lampu di kawasan Tugu Muda dipadamkan, disertai raungan sirine, mengenang detik-detik pertempuran Oktober 1945 yang menelan ribuan korban jiwa, termasuk dr. Kariadi.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menekankan pentingnya melibatkan generasi muda dalam peringatan ini.

Menurutnya, Peringatan Pertempuran Lima Hari di Semarang (PPLHS) bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momen refleksi untuk memahami perjuangan merebut dan mengisi kemerdekaan.

“Ini akan menjadi ritual tahunan yang mengingatkan betapa beratnya proses memaknai kemerdekaan. Generasi penerus harus serius membangun Kota Semarang,” ujarnya.

Agustina menambahkan, kegiatan yang melibatkan generasi muda membuat sejarah terasa lebih hidup.

“Anak-anak muda harus mengerti dan menghayati pertempuran ini. Setiap tahun, kami akan membuat acara lebih besar agar lebih banyak yang belajar sejarah,” tegasnya.

Tahun ini, peringatan PPLHS tampil lebih atraktif. Kepala Dinas Sosial Kota Semarang, Heroe Soekendar, menyebut lebih dari 1.900 peserta dari TNI, Polri, pelajar, Pramuka, dan komunitas seni terlibat.

baca juga

“Kami ingin semangat heroik itu terasa dan bisa dinikmati masyarakat luas,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Semarang Siap Jadi Percontohan, TPA Jatibarang Bakal Ubah Sampah Jadi Energi Listrik

Semarang Siap Jadi Percontohan, TPA Jatibarang Bakal Ubah Sampah Jadi Energi Listrik

News | Kamis, 09 Oktober 2025 | 21:27 WIB

Sensasi Melayang di Tinjomoyo: Jembatan Kaca Kini Dibuka, Hidupkan Kembali Pariwisata Semarang

Sensasi Melayang di Tinjomoyo: Jembatan Kaca Kini Dibuka, Hidupkan Kembali Pariwisata Semarang

Lifestyle | Senin, 06 Oktober 2025 | 09:23 WIB

TPA Ilegal Rowosari Ditutup, Pemkot Semarang Berjanji Akan Siapkan TPS Resmi

TPA Ilegal Rowosari Ditutup, Pemkot Semarang Berjanji Akan Siapkan TPS Resmi

News | Minggu, 05 Oktober 2025 | 10:38 WIB

Terkini

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

×