Menhut Raja Juli Masuk 10 Besar Menteri Kinerja Terbaik, Begini Tanggapan WWF

Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Senin, 20 Oktober 2025 | 09:53 WIB
Menhut Raja Juli Masuk 10 Besar Menteri Kinerja Terbaik, Begini Tanggapan WWF
Menhut Raja Juli Masuk 10 Besar Menteri Kinerja Terbaik, Begini Tanggapan WWF
  • Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni masuk dalam daftar 10 besar menteri dengan kinerja terbaik versi survei lembaga IndoStrategi.
  • WWF menanggapi soal posisi Raja Antoni dalam survei tersebut. 
  • Peran Raja Juli dianggap menjadi napas baru dalam keterbukaan kolaborasi demi menjaga hutan. 

Suara.com - Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni masuk dalam daftar 10 besar menteri dengan kinerja terbaik versi survei lembaga IndoStrategi. Dalam survei tersebut, penilaian dilakukan berdasarkan capaian program prioritas di masing-masing kementerian selama setahun terakhir.

Hasil survei ini turut mendapat tanggapan dari organisasi lingkungan World Wide Fund for Nature (WWF) Indonesia. Mereka menilai kepemimpinan Raja Juli Antoni membawa semangat kolaborasi dalam pengelolaan hutan di Indonesia.

“WWF Indonesia menilai Menteri Raja Juli Antoni membawa napas segar dan harapan ke depan dengan keterbukaannya berkolaborasi lintas pihak untuk menjaga hutan dan habitat di Indonesia,” kata CEO WWF Indonesia, Aditya Bayunanda ditulis Senin (20/10/2025)

Menurut Aditya, keterbukaan dan kerja sama lintas sektor menjadi langkah penting menuju tata kelola kehutanan yang lebih transparan.

“Ini satu langkah penting menuju tata kelola kehutanan yang transparan, lebih penting lagi untuk berkelanjutan juga kelestarian hutan dan spesies khas Indonesia,” ujarnya.

Diketahui, lembaga riset IndoStrategi baru-baru ini merilis survei terkait persepsi publik terhadap kinerja terhadap sejumlah kementerian. 

Dalam daftar 10 besar versi IndoStrategi, posisi pertama ditempati Mendikdasmen Abdul Mu’ti dengan skor 3,35, disusul Menlu Sugiono (3,32), Menag Nasaruddin Umar (3,26), dan Mendiktisaintek Brian Yuliarto (3,22).

“Berdasarkan hasil penelitian kami, Abdul Mu’ti menempati posisi pertama dengan skor 3,35,” kata Ali saat memaparkan hasil survei di Jakarta Selatan, Jumat (17/10/2025).

Kemudian ada Mentan Amran Sulaiman (3,21), Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa (3,15), Mendagri Tito Karnavian (3,14), Menhan Sjafrie Sjamsoeddin (3,13), serta Menhut Raja Juli Antoni (3,08). Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani juga memperoleh skor sama, yakni 3,08.

Ia menambahkan, keseluruhan kementerian yang disurvei mendapatkan skor kinerja dalam kategori sedang, namun terdapat variasi antarinstansi.

“Berdasarkan grafik di atas, semua kementerian mendapatkan skor kinerja sedang. Namun demikian, terdapat variasi skor. Yang tertinggi adalah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dengan skor 3,35,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Survei IYCTC: Kandungan Polusi PM2,5 di Ruangan Merokok Lebih Tinggi Ketimbang Area Tanpa Rokok

Survei IYCTC: Kandungan Polusi PM2,5 di Ruangan Merokok Lebih Tinggi Ketimbang Area Tanpa Rokok

News | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 22:11 WIB

Mensesneg Pastikan Pemerintahan Prabowo-Gibran Tak Tetapkan Batas Waktu Evaluasi Kinerja

Mensesneg Pastikan Pemerintahan Prabowo-Gibran Tak Tetapkan Batas Waktu Evaluasi Kinerja

News | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 20:56 WIB

Survei IYCTC: Warga Jakarta Sepakat Wujudkan Kota Bebas Rokok, Termasuk Perokok Aktif

Survei IYCTC: Warga Jakarta Sepakat Wujudkan Kota Bebas Rokok, Termasuk Perokok Aktif

News | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 20:37 WIB

Kinerja Mentan Amran Terbaik Nomor 2 Berdasarkan Survei SPIN, Swasembada Pangan di Depan Mata

Kinerja Mentan Amran Terbaik Nomor 2 Berdasarkan Survei SPIN, Swasembada Pangan di Depan Mata

Bisnis | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 19:30 WIB

Terkini

Heboh Usulan Purbaya Pungut Tarif di Selat Malaka, Malaysia Singgung 'Titipan' AS

Heboh Usulan Purbaya Pungut Tarif di Selat Malaka, Malaysia Singgung 'Titipan' AS

News | Jum'at, 24 April 2026 | 09:21 WIB

Tragis! Bayi Kembar Jadi Korban Kekejaman Pemukim Israel di Tepi Barat Palestina

Tragis! Bayi Kembar Jadi Korban Kekejaman Pemukim Israel di Tepi Barat Palestina

News | Jum'at, 24 April 2026 | 08:43 WIB

PKB: Usul KPK Soal Capres-Cawapres Wajib Kader Partai 'Pikiran Menarik'

PKB: Usul KPK Soal Capres-Cawapres Wajib Kader Partai 'Pikiran Menarik'

News | Jum'at, 24 April 2026 | 08:42 WIB

Mengenal Amal Khalil, Jurnalis Pemberani yang Dibunuh Israel di Lebanon

Mengenal Amal Khalil, Jurnalis Pemberani yang Dibunuh Israel di Lebanon

News | Jum'at, 24 April 2026 | 08:18 WIB

Pungli Berjamaah di Dinas ESDM Jatim: 19 Pegawai Kembalikan Duit 'Panas' Rp707 Juta ke Jaksa

Pungli Berjamaah di Dinas ESDM Jatim: 19 Pegawai Kembalikan Duit 'Panas' Rp707 Juta ke Jaksa

News | Jum'at, 24 April 2026 | 08:12 WIB

Pria Yahudi Ditangkap karena Pakai Kippah Bergambar Bendera Israel dan Palestina

Pria Yahudi Ditangkap karena Pakai Kippah Bergambar Bendera Israel dan Palestina

News | Jum'at, 24 April 2026 | 07:57 WIB

Berlabel Pupuk! Polisi Sita 1,9 Ton Sianida Asal Filipina dari Kapal yang Kandas di Gorontalo

Berlabel Pupuk! Polisi Sita 1,9 Ton Sianida Asal Filipina dari Kapal yang Kandas di Gorontalo

News | Jum'at, 24 April 2026 | 07:47 WIB

Tentara Khusus AS Ditangkap Usai Skandal Tahuran Rp 6,9 Miliar dalam Penangkapan Presiden Maduro

Tentara Khusus AS Ditangkap Usai Skandal Tahuran Rp 6,9 Miliar dalam Penangkapan Presiden Maduro

News | Jum'at, 24 April 2026 | 07:33 WIB

Italia Respon Usulan Gantikan Iran di Piala Dunia 2026

Italia Respon Usulan Gantikan Iran di Piala Dunia 2026

News | Jum'at, 24 April 2026 | 07:21 WIB

Kenapa Indonesia Tidak Bisa Pungut Tarif di Selat Malaka, Akal-akalan Malaysia atau Tabrak Hukum?

Kenapa Indonesia Tidak Bisa Pungut Tarif di Selat Malaka, Akal-akalan Malaysia atau Tabrak Hukum?

News | Jum'at, 24 April 2026 | 07:15 WIB