Survei IYCTC: Warga Jakarta Sepakat Wujudkan Kota Bebas Rokok, Termasuk Perokok Aktif

Chandra Iswinarno, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 17 Oktober 2025 | 20:37 WIB
Survei IYCTC: Warga Jakarta Sepakat Wujudkan Kota Bebas Rokok, Termasuk Perokok Aktif
Ilustrasi Kawasan Tanpa Rokok di Jakarta. Berdasarkan su
baca 10 detik
  • Mayoritas warga Jakarta dukung pengesahan Raperda Kawasan Tanpa Rokok.
  • 88,6% responden ingin larangan iklan rokok ditegakkan secara konsisten.
  • Perokok aktif pun setuju area merokok dipisahkan dari ruang publik.

Suara.com - Indonesia Youth Council for Tactical Changes (IYCTC) memaparkan hasil survei terbaru terkait kualitas udara dan persepsi warga Jakarta terhadap penerapan Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Hasil survei tersebut menunjukkan mayoritas warga, termasuk perokok aktif, mendukung pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) KTR di Ibu Kota.

Program Manager IYCTC, Ni Made Shellasih, mengatakan dukungan publik terhadap kebijakan ruang publik bebas rokok di Jakarta sangat tinggi, selama aturan ditegakkan secara adil dan konsisten.

“Survei menunjukkan bahwa warga siap menerima dan mematuhi kebijakan ruang publik bebas rokok sepanjang aturannya ditegaskan secara adil dan konsisten,” ujarnya saat memaparkan hasil survei bertajuk Diseminasi Survei Kualitas Udara dan Persepsi Warga Jakarta terkait Kawasan Tanpa Rokok (KTR), Jumat (17/10/2025).

Made menjelaskan, dukungan terhadap pembatasan iklan dan promosi rokok di Jakarta semakin menguat.

“Kalau dilihat misalnya dari larangan iklan rokok, itu memang Jakarta saat ini sudah memiliki dukungan secara total untuk melarang iklan rokok. Jadi memang 88,6 persen responden mendukung dan sangat mendukung pemerintah DKI Jakarta mempertahankan aturan yang telah ada,” katanya.

Selain itu, masyarakat juga mendukung pembatasan pajangan produk rokok di area publik dan toko ritel.

83,6 Persen Setuju

Berdasarkan survei, 83,6 persen responden setuju jika produk tembakau tidak dipajang secara terbuka di tempat umum.

baca juga

Tak hanya itu, 94,2 persen responden mendukung area merokok ditempatkan terpisah dari area publik, jauh dari pintu masuk atau keramaian.

“94,2 persen responden mendukung dan sangat mendukung agar area merokok ditempatkan terpisah di ruang terbuka, jauh dari keramaian atau pintu masuk gedung,” ungkap Made.

Dukungan tinggi juga terlihat terhadap perlindungan lingkungan pendidikan dari paparan rokok.

“85,7 persen responden setuju dan sangat setuju atas pelarangan penjualan rokok atau vape dalam radius 200 meter dari sekolah,” lanjutnya.

Menariknya, hasil survei memperlihatkan bahwa perokok aktif pun cenderung mendukung pengesahan Raperda Kawasan Tanpa Rokok.

“Dari hasil survei kita selanjutnya, dari perspektif perokok aktif itu sendiri, dari 1.000 lebih responden, ternyata 248 terkategori sebagai perokok aktif. Dan sebagian besar sepakat untuk regulasi KTR disahkan dengan aturan turunannya. Mulai dari larangan iklan hingga pajangan,” ucap Made.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diprotes Pengusaha, Pemprov DKI Sebut Raperda Kawasan Tanpa Rokok Masih Dinamis

Diprotes Pengusaha, Pemprov DKI Sebut Raperda Kawasan Tanpa Rokok Masih Dinamis

News | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 12:59 WIB

Aktivis Kecam Pemerintah: Pajak Rakyat Dinaikkan, Cukai Rokok Dibiarkan Stagnan

Aktivis Kecam Pemerintah: Pajak Rakyat Dinaikkan, Cukai Rokok Dibiarkan Stagnan

News | Selasa, 23 September 2025 | 18:24 WIB

Gebrakan DPRD DKI: Promosi Rokok Bisa Kena Denda Rp 100 Juta, Izin Usaha Terancam Dicabut!

Gebrakan DPRD DKI: Promosi Rokok Bisa Kena Denda Rp 100 Juta, Izin Usaha Terancam Dicabut!

News | Selasa, 23 September 2025 | 15:33 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×