Prabowo Tak Happy, Mendagri Setrap Pejabat Bojonegoro Gegara Realisasi Belanja Rendah: Jangan Bohong

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 27 Oktober 2025 | 13:43 WIB
Prabowo Tak Happy, Mendagri Setrap Pejabat Bojonegoro Gegara Realisasi Belanja Rendah: Jangan Bohong
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian saat memberikan pengarahan di Balairung Rudini Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Senin (27/10/2025). (Suara.com/Fakhri)
baca 10 detik
  • Awalnya, Tito membahas soal serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di tingkat kabupaten.
  • Kabupaten Bojonegoro yang baru merealisasikan belanja sebanyak 40,80 persen.
  • Fajar berdalih, realisasi belanja rendah karena banyak proyek infrastruktur yang baru akan dibayar akhir tahun nanti.

Suara.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mendadak menyetrap Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Bojonegoro, Achmad Gunawan Ferdiansyah.

Momen ini terjadi saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) bersama Sekretaris Daerah (Sekda) seluruh Indonesia di Kampus IPDN, Sumedang, Jawa Barat, Senin (27/10/2025).

Awalnya, Tito membahas soal serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di tingkat kabupaten.

Tito memaparkan, terdapat 20 kabupaten dengan realisasi belanja rendah dengan persentase di bawah 50 persen hingga saat ini.

Namun, ia menyoroti Kabupaten Bojonegoro yang baru merealisasikan belanja sebanyak 40,80 persen. Padahal, realisasi pendapatan wilayah itu sudah berada di angka 86,59 persen dengan nilai APBD mencapai Rp7,6 triliun.

Tito pun penasaran dan meminta Gunawan maju ke depan untuk memberikan penjelasan.

Fajar berdalih, realisasi belanja rendah karena banyak proyek infrastruktur yang baru akan dibayar akhir tahun nanti.

"Biasanya untuk realisasi pembayaran menjelang akhir tahun setelah proyek selesai," kata Fajar.

Mendengar jawaban itu, Tito tak terima dan langsung memotong pernyataan Fajar.

baca juga

Menurut Tito dalih itu tak bisa diterima karena pembayaran infrastruktur akhir tahun normalnya hanya mengambil porsi 20 persen dari target realisasi belanja.

"Itu kita sudah tahu juga. Kita sudah tahu bahwa namanya pembayaran infrastruktur biasanya memang di akhir tahun. Tapi itu biasanya gap-nya 20 persen," ucapnya.

Tito pun mengingatkan agar Fajar berkata jujur lantaran dirinya dan jajaran di Kemendagri sudah sangat pengalaman dalam mengurus keuangan daerah.

"Pak Bima Arya (Wamendagri) pernah wali kota ini 10 tahun. Pak Dirjen keuangan daerah itu Pak Fatoni pernah jadi (Pj) gubernur 4 kali. Pak Restu Daud Dirjen Bina Pembangunan 2 kali (Pj) gubernur, Pak Syafrizal 3 kali gubernur, Pak Akmal Malik Dirjen Otda 3 kali gubernur," kata Tito.

"Jadi udah paham jangan bohong-bohongi juga gitu," jelas Tito.

Mendagri Tito Karnavian mendadak menyetrap Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Bojonegoro, Achmad Gunawan Ferdiansyah. (Suara.com/Fakhri)
Mendagri Tito Karnavian mendadak menyetrap Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Bojonegoro, Achmad Gunawan Ferdiansyah. (Suara.com/Fakhri)

Bahkan, ia menyebut rendahnya realisasi belanja daerah yang pendapatannya tinggi membuat Presiden Prabowo Subianto tidak senang.

"Iya ini saya sangat serius ini. Ini yang membuat pak presiden jadi gak happy," jelasnya.

Lebih lanjut, Tito menilai persoalan utamanya adalah pada koordinasi di tingkat pemerintah daerah Bojonegoro yang lamban dalam merealisasikan belanja daerah.

"Tinggi pendapatan, tapi bapak kalau alasannya untuk (bayar) akhir tahun, paling gap 20 persen. Tapi kalau gapnya sampai 40 persen, 50 persen. Ini ada yang lemot dalam perbelanjaan. Mungkin kurang koordinasi dan lain-lain," jelasnya.

Tanpa mendengar penjelasan lebih lanjut, Tito meminta Fajar untuk kembali duduk. Ia pun menganggap hal ini merupakan kemunduran pada Kabupaten Bojonegoro dalam lima tahun terakhir.

"Saya 5 tahun jadi Mendagri pak belum pernah liat angka ini di Bojonegoro. Paling bedanya 20 persen di bulan Oktober. Udah kembali deh. Sampaikan salam saya sama Pak Bupatinya," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Biar Talas dan Sagu Tak Dianggap Makanan Kelas Bawah, Mendagri Minta Daerah Gandeng Ahli Kuliner

Biar Talas dan Sagu Tak Dianggap Makanan Kelas Bawah, Mendagri Minta Daerah Gandeng Ahli Kuliner

News | Senin, 27 Oktober 2025 | 12:22 WIB

Tinggi Gula, Mendagri Tito Ajak Masyarakat Tinggalkan Konsumsi Beras: Saya Sudah Lakukan

Tinggi Gula, Mendagri Tito Ajak Masyarakat Tinggalkan Konsumsi Beras: Saya Sudah Lakukan

News | Senin, 27 Oktober 2025 | 11:22 WIB

Terungkap! Alasan Sebenarnya APBD DKI Jakarta Numpuk Rp14,6 Triliun! Bukan Deposito, Tapi...?

Terungkap! Alasan Sebenarnya APBD DKI Jakarta Numpuk Rp14,6 Triliun! Bukan Deposito, Tapi...?

News | Rabu, 22 Oktober 2025 | 22:14 WIB

Polemik Dana Pemprov yang 'Parkir':  Mengapa Jabar Bantah, DKI 'Jujur', dan BI Buka Data?

Polemik Dana Pemprov yang 'Parkir': Mengapa Jabar Bantah, DKI 'Jujur', dan BI Buka Data?

News | Rabu, 22 Oktober 2025 | 16:36 WIB

Terkini

Pria di Kampung Ambon Ditangkap Polisi Usai Beli Etomidate Rp16 Juta Pakai Uang Palsu

Pria di Kampung Ambon Ditangkap Polisi Usai Beli Etomidate Rp16 Juta Pakai Uang Palsu

News | Senin, 02 November 2026 | 13:57 WIB

Soyeon Eks T-ara Hamil Anak Pertama, Umumkan Kabar di Anniversary ke-4

Soyeon Eks T-ara Hamil Anak Pertama, Umumkan Kabar di Anniversary ke-4

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 13:57 WIB

Obligasi & Sukuk RAJA Resmi Ditawarkan, Berapa Kupon untuk Investor?

Obligasi & Sukuk RAJA Resmi Ditawarkan, Berapa Kupon untuk Investor?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 13:55 WIB

Bunuh Balita 20 Bulan di Toilet Pasar, Sejoli Ini Saling Tuding Lempar Kesalahan saat Rekonstruksi

Bunuh Balita 20 Bulan di Toilet Pasar, Sejoli Ini Saling Tuding Lempar Kesalahan saat Rekonstruksi

News | Senin, 02 November 2026 | 13:53 WIB

Kedok Kawin Pesanan Terbongkar di Pesawaran: Gadis 19 Tahun Ditransaksikan, Siap Dikirim ke Tiongkok

Kedok Kawin Pesanan Terbongkar di Pesawaran: Gadis 19 Tahun Ditransaksikan, Siap Dikirim ke Tiongkok

Lampung | Senin, 02 November 2026 | 13:53 WIB

Suka Tian Xiwei di Where the Mask Ends? Ini 5 Drama Kolosalnya!

Suka Tian Xiwei di Where the Mask Ends? Ini 5 Drama Kolosalnya!

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 13:50 WIB

Bagaimana Cara agar Baju Hitam Tidak Cepat Pudar? Ini Tips Ampuh dari Ahli

Bagaimana Cara agar Baju Hitam Tidak Cepat Pudar? Ini Tips Ampuh dari Ahli

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 13:50 WIB

BUMI Meroket 7%, Saham-saham Ini Jadi Motor Penggerak IHSG Sesi I

BUMI Meroket 7%, Saham-saham Ini Jadi Motor Penggerak IHSG Sesi I

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 13:47 WIB

Misteri Selisih 8 Boks di Toko Online, Senjata Baru dr Richard Lee Lolos dari Jeratan Hukum

Misteri Selisih 8 Boks di Toko Online, Senjata Baru dr Richard Lee Lolos dari Jeratan Hukum

Entertainment | Senin, 02 November 2026 | 13:47 WIB

Penipuan Catut Nama Pejabat Marak di Jakarta, Undangan Palsu hingga Phishing Jadi Modus

Penipuan Catut Nama Pejabat Marak di Jakarta, Undangan Palsu hingga Phishing Jadi Modus

News | Senin, 02 November 2026 | 13:43 WIB

×