Misteri Grup WA Terjawab: Kejagung Bantah Najelaa Terlibat Skandal Chromebook

Chandra Iswinarno, Faqih Fathurrahman

Rabu, 29 Oktober 2025 | 00:42 WIB
Misteri Grup WA Terjawab: Kejagung Bantah Najelaa Terlibat Skandal Chromebook
Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna menyampaikan bahwa Najelaa Shihab tidak ada di dalam grup WhatsApp 'Mas Menteri' yang menjadi sorotan. [Suara.com/Faqih]
baca 10 detik
  • Kejagung bantah keterlibatan ahli pendidikan Najelaa Shihab.

  • Najelaa disebut tidak ada di grup WA 'Mas Menteri'.

  • Kejagung tegaskan pembuktian di sidang, bukan lewat opini.

Suara.com - Setelah namanya sempat terseret dalam pusaran skandal korupsi Chromebook, ahli pendidikan Najelaa Shihab akhirnya bisa bernapas lega.

Kejaksaan Agung (Kejagung) secara resmi dan tegas membantah keterlibatannya, bahkan menyatakan ia tidak ada di dalam grup WhatsApp 'Mas Menteri' yang menjadi sorotan.

Drama di seputar kasus Nadiem Makarim terus memunculkan babak baru. Setelah tim kuasa hukum Nadiem menyebut nama Najelaa Shihab sebagai salah satu anggota grup WhatsApp 'Mas Menteri Core Team', publik pun bertanya-tanya.

Najelaa sendiri sudah membantah membahas proyek, namun kini klarifikasi terkuat datang dari sang empunya perkara: Kejaksaan Agung.

Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna, tidak hanya menyatakan belum ada rencana pemanggilan, tetapi juga secara eksplisit membantah keberadaan Najelaa di grup WA tersebut.

“Saya konfirmasi bahwa terkait di grup itu nggak ada. Nggak ada di grup (Najelaa),” tegas Anang di Kejagung, Selasa (28/10/2025).

Pernyataan ini sekaligus menjadi 'sentilan' keras bagi tim kuasa hukum Nadiem yang sebelumnya membeberkan nama Najelaa.

Anang mempersilakan mereka untuk membangun narasi apapun di luar, namun mengingatkan bahwa yang terpenting adalah pembuktian di pengadilan.

“Ya silahkan, itu kan versinya dia, nanti kita pasti penuntut umum yang lebih tahu yang punya kepentingan dalam pembuktian, silahkan aja penasehat hukum mau bicara apa,” ungkap Anang.

baca juga

“Nanti yang menentukan bukan opini, bukan pendapat di luar pengadilan, yang menentukan seorang bersalah atau tidaknya adalah fakta-fakta hukum yang terungkap di persidangan,” katanya.

Keterlibatan Nama Najelaa

Nama Najelaa pertama kali muncul dari mulut pengacara Nadiem, Tabrani Abby. Ia menyebut Najelaa tergabung dalam grup WA bersama Nadiem dan para staf khususnya.

Namun, Abby menegaskan bahwa grup itu murni wadah bertukar gagasan, bukan untuk membahas proyek.

Najelaa sendiri telah mengklarifikasi bahwa ia memang ada di beberapa grup diskusi dengan Nadiem, namun ia bersumpah tidak pernah ikut membahas pengadaan Chromebook.

Dengan bantahan resmi dari Kejagung ini, posisinya dalam kasus ini menjadi semakin jelas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Skandal Chromebook: Pengacara Nadiem Tunjuk Hidung Stafsus, Siapa Dalang Sebenarnya?

Skandal Chromebook: Pengacara Nadiem Tunjuk Hidung Stafsus, Siapa Dalang Sebenarnya?

News | Selasa, 28 Oktober 2025 | 14:23 WIB

Najelaa Shihab di Grup WA Nadiem, Bantah Ikut Bahas Korupsi Chromebook: Bukan Lingkup Saya

Najelaa Shihab di Grup WA Nadiem, Bantah Ikut Bahas Korupsi Chromebook: Bukan Lingkup Saya

News | Selasa, 28 Oktober 2025 | 10:54 WIB

Geger Grup WA 'Mas Menteri': Najelaa Shihab Terseret Pusaran Korupsi Chromebook Nadiem

Geger Grup WA 'Mas Menteri': Najelaa Shihab Terseret Pusaran Korupsi Chromebook Nadiem

News | Senin, 27 Oktober 2025 | 18:04 WIB

Terkini

Mantri BRI Tempuh Perjalanan Antardesa untuk Dampingi UMKM di Kepulauan Talaud

Mantri BRI Tempuh Perjalanan Antardesa untuk Dampingi UMKM di Kepulauan Talaud

Sumbar | Kamis, 30 Juli 2026 | 19:06 WIB

Venom Audio Hadirkan Head Unit Berbasis ChatGPT dan Produk Terbaru di GIIAS 2026

Venom Audio Hadirkan Head Unit Berbasis ChatGPT dan Produk Terbaru di GIIAS 2026

Otomotif | Kamis, 30 Juli 2026 | 19:05 WIB

Tolak Suap Rp1 Miliar, Eks Wakapolri Oegroseno Buka-bukaan Soal Kasus Tanah Sepolwan

Tolak Suap Rp1 Miliar, Eks Wakapolri Oegroseno Buka-bukaan Soal Kasus Tanah Sepolwan

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 19:02 WIB

Menjangkau Pelosok Talaud, Mantri BRI Perkuat Perekonomian Masyarakat Lewat Pendampingan UMKM

Menjangkau Pelosok Talaud, Mantri BRI Perkuat Perekonomian Masyarakat Lewat Pendampingan UMKM

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 19:01 WIB

1 Agustus Hari Apa? Ini Daftar Hari Besar Nasional dan Internasional

1 Agustus Hari Apa? Ini Daftar Hari Besar Nasional dan Internasional

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 19:00 WIB

WIND UP: The Movie Membuktikan Olahraga Bukan tentang Kemenangan Semata

WIND UP: The Movie Membuktikan Olahraga Bukan tentang Kemenangan Semata

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 19:00 WIB

3 Serum Wardah untuk Kulit Kering dan Kusam yang Cocok Dipakai Sehari-hari

3 Serum Wardah untuk Kulit Kering dan Kusam yang Cocok Dipakai Sehari-hari

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:59 WIB

UMKM Antre Ajukan KUR Perumahan, Kuota Dinaikkan Jadi Rp50 Triliun

UMKM Antre Ajukan KUR Perumahan, Kuota Dinaikkan Jadi Rp50 Triliun

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:58 WIB

Modus Terbongkar! Bea Cukai Gagalkan Ekspor 3,4 Ton Merkuri Disamarkan Keramik Senilai Rp17,5 Miliar

Modus Terbongkar! Bea Cukai Gagalkan Ekspor 3,4 Ton Merkuri Disamarkan Keramik Senilai Rp17,5 Miliar

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:57 WIB

PHK Ribuan Pekerja Garmen di Jateng Akibat Turunnya Ekspor

PHK Ribuan Pekerja Garmen di Jateng Akibat Turunnya Ekspor

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:56 WIB

×