Amien Rais 'Ngamuk', Tuding Jokowi-Luhut-Sri Mulyani Perusak Indonesia dan Layak Dihukum Mati!

Bangun Santoso

Rabu, 29 Oktober 2025 | 15:11 WIB
Amien Rais 'Ngamuk', Tuding Jokowi-Luhut-Sri Mulyani Perusak Indonesia dan Layak Dihukum Mati!
Amien Rais. [Youtube Amien Rais Official]
baca 10 detik
  • Amien Rais secara terbuka melabeli mantan Presiden Jokowi, Luhut Binsar Pandjaitan, dan Sri Mulyani sebagai "tiga manusia perusak Indonesia" atas kinerja mereka selama 10 tahun terakhir
  • Amien Rais menuntut agar Jokowi dijatuhi hukuman mati atau minimal penjara seumur hidup atas perbuatannya yang dianggap telah menghancurkan negara
  • Amien mengutip sebuah jurnal Australia yang disebutnya mengungkap adanya aliansi bisnis perkayuan antara Jokowi dan Luhut yang telah terjalin sejak 2008, jauh sebelum Jokowi menjadi presiden

Suara.com - Tokoh politik senior sekaligus Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais, kembali melontarkan pernyataan keras yang mengguncang panggung politik nasional. Melalui kanal YouTube-nya, ia secara terbuka menuding mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan, dan mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani sebagai tiga tokoh yang telah merusak Indonesia selama 10 tahun terakhir.

Dalam sebuah video singkat yang diunggah di Youtube Amien Rais Official pada Rabu, 29 Oktober 2025, Amien tanpa tedeng aling-aling menyebut ketiganya sebagai biang keladi kehancuran bangsa.

"Tiga manusia perusak Indonesia, yakni Jokowi, Luhut Binsar Pandjaitan dan Sri Mulyani," kata Amien Rais dengan nada tegas dalam video tersebut.

Tuduhan Amien Rais tidak berhenti di situ. Ia bahkan melangkah lebih jauh dengan menyuarakan tuntutan hukuman yang sangat berat bagi Jokowi atas perannya yang ia anggap telah menghancurkan Indonesia.

Menurutnya, hukuman mati adalah ganjaran yang pantas, namun ia juga menawarkan alternatif hukuman penjara seumur hidup sebagai pilihan yang lebih manusiawi.

"Atas ulahnya menghancurkan Indonesia, Jokowi sangat pantas mendapat hukuman mati atau minimal penjara seumur hidup," ujarnya.

"Hukuman seumur terdengar lebih berperikemanusiaan," tambah Amien Rais.

Lebih dalam, Amien Rais menyoroti hubungan antara Jokowi dan Luhut, yang ia sebut sebagai "dua oknum perusak Indonesia". Ia mengutip sebuah jurnal bernama 'Insight Indonesia' yang terbit di Melbourne, Australia, yang menurutnya memberitakan aliansi saling menguntungkan di bidang perkayuan yang telah dibangun keduanya sejak tahun 2008.

"Ketika keduanya berhasil masuk ke pusaran elite Indonesia. Jokowi berhasil menjadi Wali Kota Solo, Gubernur DKI Jakarta, dan Presiden, walaupun dengan ijazah palsu, Luhut diberi jabatan paling mentereng, yakni Menko Marvest," kata Amien Rais.

baca juga

Kritik pedas ini bukanlah yang pertama kali dilontarkan oleh Amien Rais. Ia secara konsisten menjadi salah satu oposan paling vokal terhadap pemerintahan Jokowi.

Beberapa hari sebelumnya, ia juga menyoroti proyek Kereta Cepat Whoosh, mengkritik Jokowi dan Luhut karena tetap melanjutkan proyek tersebut meskipun Luhut disebutnya telah mengakui tahu bahwa proyek itu "busuk" sejak awal.

Amien mempertanyakan mengapa pemerintah saat itu menyingkirkan tawaran dari Jepang yang bunganya jauh lebih rendah dibandingkan dengan tawaran dari China.

Sebagai pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) dan kini memimpin Partai Ummat, Amien Rais telah memposisikan dirinya sebagai pengawas kebijakan pemerintah, dengan kritik-kritiknya yang seringkali tajam dan tanpa kompromi, terutama yang ditujukan kepada figur sentral di pemerintahan sebelumnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkeu Purbaya Setuju Jokowi: Whoosh Bukan Cari Cuan, Tapi Ada 'PR' Besar!

Menkeu Purbaya Setuju Jokowi: Whoosh Bukan Cari Cuan, Tapi Ada 'PR' Besar!

News | Rabu, 29 Oktober 2025 | 14:52 WIB

Purbaya Sepakat sama Jokowi Proyek Whoosh Bukan Cari Laba, Tapi Perlu Dikembangkan Lagi

Purbaya Sepakat sama Jokowi Proyek Whoosh Bukan Cari Laba, Tapi Perlu Dikembangkan Lagi

Bisnis | Selasa, 28 Oktober 2025 | 18:24 WIB

Geger Proyek 'Busuk' Whoosh, Amien Rais Semprot Jokowi dan Luhut: Aneh Sekali

Geger Proyek 'Busuk' Whoosh, Amien Rais Semprot Jokowi dan Luhut: Aneh Sekali

News | Selasa, 28 Oktober 2025 | 17:20 WIB

Utang Menggunung di Balik Kemegahan Kereta Cepat, Siapa yang Tanggung Jawab?

Utang Menggunung di Balik Kemegahan Kereta Cepat, Siapa yang Tanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 28 Oktober 2025 | 16:08 WIB

Sebut Kereta Whoosh buat Investasi Sosial, Profesor Ini Sindir Jokowi: Makanya Kuliah yang Benar

Sebut Kereta Whoosh buat Investasi Sosial, Profesor Ini Sindir Jokowi: Makanya Kuliah yang Benar

News | Selasa, 28 Oktober 2025 | 15:41 WIB

Jokowi Sebut Whoosh Investasi Sosial, DPR: Sejak Awal Ini Bisnis Dikelola BUMN, Bukan Pemerintah!

Jokowi Sebut Whoosh Investasi Sosial, DPR: Sejak Awal Ini Bisnis Dikelola BUMN, Bukan Pemerintah!

News | Selasa, 28 Oktober 2025 | 14:40 WIB

Dalih 'Investasi Sosial' Jokowi soal Utang Whoosh Dikuliti DPR: Mana Akuntabilitasnya?

Dalih 'Investasi Sosial' Jokowi soal Utang Whoosh Dikuliti DPR: Mana Akuntabilitasnya?

News | Selasa, 28 Oktober 2025 | 14:29 WIB

Terkini

Investor Tolak Mentah-mentah Usulan Restrukturisasi Utang Rp2,3 T Adhi Karya

Investor Tolak Mentah-mentah Usulan Restrukturisasi Utang Rp2,3 T Adhi Karya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 12:16 WIB

BEM FST USN Kolaka Soroti Persoalan Banjir Lamedai-Dugaan Kekerasan Terhadap Massa Aksi

BEM FST USN Kolaka Soroti Persoalan Banjir Lamedai-Dugaan Kekerasan Terhadap Massa Aksi

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 12:15 WIB

Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026 Kemenpora, BRI Dukung Ekosistem Olahraga Nasional

Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026 Kemenpora, BRI Dukung Ekosistem Olahraga Nasional

Sumut | Rabu, 16 September 2026 | 12:09 WIB

Gedung Pengungsi Jalur Gaza Roboh, 5 Orang Tewas

Gedung Pengungsi Jalur Gaza Roboh, 5 Orang Tewas

News | Rabu, 16 September 2026 | 12:07 WIB

SSS-Class Revival Hunter Dapat Adaptasi Anime, Tayang Januari 2027

SSS-Class Revival Hunter Dapat Adaptasi Anime, Tayang Januari 2027

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 12:07 WIB

Karier dan Pekerjaan yang Cocok untuk Zodiak Aquarius yang Kreatif, Ide Liarnya Bisa Jadi Cuan

Karier dan Pekerjaan yang Cocok untuk Zodiak Aquarius yang Kreatif, Ide Liarnya Bisa Jadi Cuan

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 12:06 WIB

BRI Dukung Olahraga dan UMKM, Raih Penghargaan Sports Industry 2026

BRI Dukung Olahraga dan UMKM, Raih Penghargaan Sports Industry 2026

Kalbar | Rabu, 16 September 2026 | 12:05 WIB

Kronologi Lengkap Serda AMF Dianiaya Senior hingga Tewas di Mess Halim Perdanakusuma

Kronologi Lengkap Serda AMF Dianiaya Senior hingga Tewas di Mess Halim Perdanakusuma

News | Rabu, 16 September 2026 | 12:04 WIB

Apa Perbedaan antara Powder Foundation dan Foundation Cair? Ini Perbandingan Hasil dan Fungsinya

Apa Perbedaan antara Powder Foundation dan Foundation Cair? Ini Perbandingan Hasil dan Fungsinya

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 12:02 WIB

81% Pasar RI Dikuasai Baja China, Pemerintah Mulai Penyelidikan Antidumping

81% Pasar RI Dikuasai Baja China, Pemerintah Mulai Penyelidikan Antidumping

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 12:01 WIB

×