KCIC Pastikan Isu Dugaan Korupsi Whoosh Tak Pengaruhi Jumlah Penumpang

Dwi Bowo Raharjo, Lilis Varwati

Kamis, 30 Oktober 2025 | 11:59 WIB
KCIC Pastikan Isu Dugaan Korupsi Whoosh Tak Pengaruhi Jumlah Penumpang
Kereta cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh tengah melintas.(foto dok. KCIC)
baca 10 detik
  • Manajemen menyebut, okupansi perjalanan tetap stabil sejak kasus tersebut mencuat ke publik.
  • Eva mengatakan bahwa pihaknya menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan berjanji akan kooperatif.
  • Eva menegaskan, kehadiran Whoosh sudah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Suara.com - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memastikan isu dugaan korupsi dalam proyek pembangunan Kereta Cepat Jakarta–Bandung atau Whoosh tidak berpengaruh terhadap jumlah penumpang.

Manajemen menyebut, okupansi perjalanan tetap stabil sejak kasus tersebut mencuat ke publik.

"Isu-isu tersebut tidak memengaruhi volume penumpang," kata General Manager Corporate Secretary Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) Eva Chairunisa kepada Suara.com, dihubungi Kamis (30/10/2025).

Eva menegaskan, kehadiran Whoosh sudah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam mendukung mobilitas harian dan pertumbuhan ekonomi kawasan sekitar.

"Karena kalau kita lihat manfaat whoosh memang membawa dampak nyata untuk kebutuhan masyarakat beraktifitas," kata dia.

Terkait penyelidikan dugaan korupsi proyek tersebut oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Eva menambahkan bahwa pihaknya menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan berjanji akan kooperatif.

"Terkait hal tersebut prinsipnya kami koperatif dan menghormati proses yang akan dijalankan KPK," ucapnya.

Dugaan korupsi dalam proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung mencuat setelah mantan Menko Polhukam Mahfud MD menyoroti lonjakan biaya pembangunan yang dinilai tidak wajar.

Mahfud MD menyampaikan komentar usai menghadiri Sambung Rasa Kebudayaan bersama Gubernur DIY di Sasono Hinggil Keraton Yogyakarta, Minggu (26/10/2025). [Kontributor/Putu]
Mahfud MD. [Kontributor/Putu]

Ia menyebut, biaya proyek di Indonesia mencapai sekitar USD 52 juta per kilometer, jauh lebih tinggi dibanding proyek serupa di Tiongkok yang hanya sekitar USD 17–18 juta per kilometer.

baca juga

Atas pernyataan itu, KPK menyebutkan telah menelusuri dugaan korupsi itu sejak awal 2025.

Saat ini penangannya telah masuk tahap penyelidikan awal terkait kemungkinan adanya penyimpangan dalam pengadaan dan pelaksanaan proyek.

Meski belum mengumumkan siapa pihak yang dimintai keterangan, lembaga antirasuah tersebut menegaskan akan menelusuri seluruh unsur dugaan tindak pidana, termasuk potensi kerugian negara.

Sementara itu, KCIC menegaskan operasional Whoosh berjalan normal dan tetap melayani ribuan penumpang setiap harinya. Sejak diresmikan pada Oktober 2023, moda transportasi cepat itu telah menjadi alternatif utama perjalanan Jakarta–Bandung dengan waktu tempuh kurang dari 45 menit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Whoosh Bikin Tekor Triliunan, Ekonom Curiga Proyek Salah Sasaran dan Ada 'Permainan' Markup

Whoosh Bikin Tekor Triliunan, Ekonom Curiga Proyek Salah Sasaran dan Ada 'Permainan' Markup

News | Rabu, 29 Oktober 2025 | 18:16 WIB

Dugaan Korupsi Whoosh Diendus KPK, Budi Arie: Ini Proyek Hijau, Bukan Cuma Cari Untung

Dugaan Korupsi Whoosh Diendus KPK, Budi Arie: Ini Proyek Hijau, Bukan Cuma Cari Untung

News | Rabu, 29 Oktober 2025 | 18:08 WIB

Geger Dugaan Korupsi Whoosh, Mahfud MD Sentil KPK: Dugaan Saya Takut, Entah Pada Siapa

Geger Dugaan Korupsi Whoosh, Mahfud MD Sentil KPK: Dugaan Saya Takut, Entah Pada Siapa

News | Rabu, 29 Oktober 2025 | 15:32 WIB

Terkini

Kejagung Sita 38 Aset Tanah dan Bangunan Senilai Rp846 Miliar di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Sita 38 Aset Tanah dan Bangunan Senilai Rp846 Miliar di Kasus Febrie Adriansyah

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:43 WIB

Takut ke Dokter Gigi? Cara Ini Bantu Pasien Lebih Rileks saat Perawatan

Takut ke Dokter Gigi? Cara Ini Bantu Pasien Lebih Rileks saat Perawatan

Health | Selasa, 15 September 2026 | 17:43 WIB

AC LG 1/2PK Diklaim Cuma Rp912 Sehari, Ini Teknologi yang Bikin Hemat Listrik

AC LG 1/2PK Diklaim Cuma Rp912 Sehari, Ini Teknologi yang Bikin Hemat Listrik

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 17:40 WIB

Lagi, Viral Oknum Jual Kartu Gratis Transjakarta Rp500 Ribu di Medsos

Lagi, Viral Oknum Jual Kartu Gratis Transjakarta Rp500 Ribu di Medsos

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:40 WIB

UU Ketenagakerjaan Dikejar Deadline, Akademisi Soroti Minimnya Riset Empiris

UU Ketenagakerjaan Dikejar Deadline, Akademisi Soroti Minimnya Riset Empiris

Jawa Tengah | Selasa, 15 September 2026 | 17:37 WIB

Menelisik Penyebab Tragedi KM Virgo, Guru Besar ITS Duga Muatan Bergeser atau Air Masuk

Menelisik Penyebab Tragedi KM Virgo, Guru Besar ITS Duga Muatan Bergeser atau Air Masuk

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:37 WIB

4 Aktivitas Atasi Rasa Jenuh Sederhana untuk Anak Muda

4 Aktivitas Atasi Rasa Jenuh Sederhana untuk Anak Muda

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 17:36 WIB

Bukan Sekadar Belajar Bahasa Inggris, Ini Cerita Dua Ibu Merawat Kewarasan di Tengah Kesibukan

Bukan Sekadar Belajar Bahasa Inggris, Ini Cerita Dua Ibu Merawat Kewarasan di Tengah Kesibukan

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 17:35 WIB

Mendaki Gunung Everest Makin Susah, Duit Bukan Lagi Segalanya di Sana

Mendaki Gunung Everest Makin Susah, Duit Bukan Lagi Segalanya di Sana

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:34 WIB

Penyidikan Rampung, Kasus Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan ke Pengadilan

Penyidikan Rampung, Kasus Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan ke Pengadilan

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:32 WIB

×