Akal Bulus Pasutri Polisi Gadungan: Pura-pura Istri Pendarahan, Mobil Sopir Online Lenyap

Bangun Santoso

Minggu, 16 November 2025 | 22:25 WIB
Akal Bulus Pasutri Polisi Gadungan: Pura-pura Istri Pendarahan, Mobil Sopir Online Lenyap
Pelaku berinisial AS (pakai topi) saat ditangkap oleh Subdit Resmob Polda Metro Jaya pada Kamis (13/11/2025). ANTARA/HO-Ditreskrimum Polda Metro Jaya
baca 10 detik
  • Sepasang suami istri (AS dan YW) yang melakukan pencurian mobil dengan modus polisi gadungan telah berhasil ditangkap oleh Polda Metro Jaya di Cilodong, Depok
  • Pelaku utama (AS) mengaku sebagai anggota polisi untuk membangun kepercayaan, lalu menipu korban dengan skenario istri mengalami pendarahan untuk melancarkan aksi pencurian mobil di Rest Area Cibubur
  • Kedua pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, yang membawa ancaman hukuman pidana maksimal sembilan tahun penjara

Suara.com - Kepercayaan seorang sopir taksi online harus dibayar mahal setelah mobilnya raib dibawa kabur penumpang yang ternyata adalah pasangan suami istri (pasutri) penipu.

Dengan modus mengaku sebagai anggota polisi dan skenario darurat palsu, pelaku berhasil mengelabui korban di Rest Area Cibubur, Jakarta Timur.

Kini, aksi kejahatan pasutri berinisial AS dan YW tersebut telah berakhir di tangan Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Keduanya tak berkutik saat diringkus di persembunyiannya.

"Pelaku berinisial AS dan YW yang merupakan pasangan suami istri, ditangkap di sebuah rumah, di wilayah Cilodong, Depok pada Kamis (13/11)," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto dalam keterangannya di Jakarta, dilansir Antara, Minggu (16/11/2025).

Terungkapnya kasus ini bermula dari laporan korban yang kehilangan mobilnya pada awal Oktober lalu. Budi Hermanto membeberkan, modus operandi pelaku dimulai dengan membangun kedekatan dan kepercayaan.

Semua berawal saat pelaku AS memesan taksi online yang dikemudikan korban. Setelah pertemuan pertama, komunikasi mereka berlanjut lebih personal.

"Komunikasi berlanjut setelah keduanya bertukar nomor telepon pribadi. Pada pertemuan tersebut, pelaku juga mengaku sebagai anggota kepolisian," katanya.

Setelah merasa korban sudah percaya, pelaku AS mulai melancarkan aksi utamanya pada Minggu (2/11). Ia memesan layanan taksi secara offline kepada korban dengan dalih kondisi darurat yang mendesak.

"Pelaku kemudian meminta korban untuk mengantarkannya ke rumah sakit dengan alasan istrinya mengalami pendarahan," kata Budi.

baca juga

Tanpa sedikit pun rasa curiga, korban langsung menyanggupi permintaan tersebut dan menjemput AS beserta istrinya, YW, untuk diantar ke rumah sakit. Namun, di tengah perjalanan, skenario penipuan mencapai puncaknya.

"Di tengah perjalanan korban diminta untuk berhenti di Rest Area Cibubur, Kemudian pelaku turun dari mobil dengan alasan hendak menemui seorang klien, sehingga korban dan pelaku YW menunggu di dalam mobil," katanya.

Dari luar mobil, pelaku AS kemudian menelepon istrinya dan meminta korban untuk mengantarkan sebuah map dokumen ke lokasinya yang tak jauh dari mobil.

Korban yang masih terpengaruh oleh status polisi gadungan pelaku pun menuruti permintaan itu. Momen inilah yang dimanfaatkan pelaku untuk membawa kabur mobil korban.

"Saat korban menuruti, pelaku kemudian memanfaatkan kesempatan ini. Di mana korban meninggalkan mobil dalam keadaan mesin menyala atau kunci masih tergantung, yang dengan mudah dibawa kabur oleh pelaku," kata Budi.

Dari penangkapan ini, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti penting, termasuk satu unit mobil beserta STNK milik korban dan satu buah ponsel milik pelaku.

Kini, pasutri tersebut harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. Mereka telah dibawa ke Polda Metro Jaya untuk pemeriksaan lebih lanjut dan dijerat dengan pasal pidana yang berat.

Atas kejadian ini, para pelaku dan barang bukti dibawa ke Polda Metro Jaya dan dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman pidana sembilan tahun penjara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada! 5 Modus Penipuan WhatsApp Terbaru yang Mengincar Data Anda

Waspada! 5 Modus Penipuan WhatsApp Terbaru yang Mengincar Data Anda

Tekno | Jum'at, 14 November 2025 | 13:04 WIB

Berbekal Airsoft Gun dan KTA Palsu, Polisi Gadungan Tipu Driver Ojol dan Bawa Kabur Motor

Berbekal Airsoft Gun dan KTA Palsu, Polisi Gadungan Tipu Driver Ojol dan Bawa Kabur Motor

News | Kamis, 13 November 2025 | 15:06 WIB

Fakta Dandi Si Polisi Gadungan: Doyan Narkoba, 4 Kali Beraksi di Penjaringan, Korban Terakhir Ojol

Fakta Dandi Si Polisi Gadungan: Doyan Narkoba, 4 Kali Beraksi di Penjaringan, Korban Terakhir Ojol

News | Kamis, 06 November 2025 | 13:15 WIB

Pamer KTA Palsu Dalih Tangkap Orang di Kalijodo, Polisi Abal-abal Gondol HP hingga Motor Abang Ojol

Pamer KTA Palsu Dalih Tangkap Orang di Kalijodo, Polisi Abal-abal Gondol HP hingga Motor Abang Ojol

News | Kamis, 06 November 2025 | 12:53 WIB

Modal Airsoft Gun, Dandi Ngaku Reserse Narkoba Polda Metro, Sikat Motor-HP Ojol di Penjaringan

Modal Airsoft Gun, Dandi Ngaku Reserse Narkoba Polda Metro, Sikat Motor-HP Ojol di Penjaringan

News | Kamis, 06 November 2025 | 12:40 WIB

Ditangkap di Laut Natuna Utara, Kapal Berbendera Vietnam Diduga Angkut 80 Ton Ikan Hasil Curian

Ditangkap di Laut Natuna Utara, Kapal Berbendera Vietnam Diduga Angkut 80 Ton Ikan Hasil Curian

News | Kamis, 06 November 2025 | 12:10 WIB

Cerita Sedih Anak Kos di Pasar Minggu, Lagi Kondisi Sakit, Motornya Digondol Maling!

Cerita Sedih Anak Kos di Pasar Minggu, Lagi Kondisi Sakit, Motornya Digondol Maling!

News | Senin, 03 November 2025 | 13:44 WIB

Terkini

Karhutla Riau Membara Lagi, Lahan di Jalan Lingkar Bangkinang Terbakar

Karhutla Riau Membara Lagi, Lahan di Jalan Lingkar Bangkinang Terbakar

Riau | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 11:15 WIB

5 Rekomendasi Moisturizer Pencerah Wajah, Pemudar Bekas Jerawat, dan Flek Hitam

5 Rekomendasi Moisturizer Pencerah Wajah, Pemudar Bekas Jerawat, dan Flek Hitam

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 11:15 WIB

IMX 2026 Tegaskan Indonesia Sebagai Barometer Modifikasi dan Lifestyle Kawasan ASEAN

IMX 2026 Tegaskan Indonesia Sebagai Barometer Modifikasi dan Lifestyle Kawasan ASEAN

Otomotif | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 11:10 WIB

Menyelamatkan Nyawa di Ujung Perbatasan: Akhir Tragis Pelarian Kapal Penyelundup di Bintan

Menyelamatkan Nyawa di Ujung Perbatasan: Akhir Tragis Pelarian Kapal Penyelundup di Bintan

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 11:08 WIB

Sepatu XTEP Buatan Mana? Ini 3 Rekomendasi Terbaik untuk Lari Lengkap Harganya

Sepatu XTEP Buatan Mana? Ini 3 Rekomendasi Terbaik untuk Lari Lengkap Harganya

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 11:06 WIB

Komdigi Siapkan Aturan Harga GoFood dan Layanan Antar Barang, Platform Wajib Transparan

Komdigi Siapkan Aturan Harga GoFood dan Layanan Antar Barang, Platform Wajib Transparan

Tekno | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 11:05 WIB

Bikin Malu, Viral WNI Dituduh Kasih Makan Plastik ke Rusa di Nara Park Jepang

Bikin Malu, Viral WNI Dituduh Kasih Makan Plastik ke Rusa di Nara Park Jepang

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:57 WIB

Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran

Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:55 WIB

Kas Negara Tekor Rp319 T, Suahasil: Memang APBN Kita Desain Defisit

Kas Negara Tekor Rp319 T, Suahasil: Memang APBN Kita Desain Defisit

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:53 WIB

Kenali Boreout: Ketika Bosan di Kantor Lebih Menyiksa dari Beban Kerja

Kenali Boreout: Ketika Bosan di Kantor Lebih Menyiksa dari Beban Kerja

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:52 WIB

×