Misteri Diare Massal Hostel Canggu: 6 Turis Asing Tumbang, 1 Tewas Mengenaskan

Bangun Santoso | Suara.com

Jum'at, 21 November 2025 | 15:46 WIB
Misteri Diare Massal Hostel Canggu: 6 Turis Asing Tumbang, 1 Tewas Mengenaskan
Tim Kepolisian Resor Badung, Polsek Kuta Utara, melakukan olah tempat kejadian perkara di hostel tempat WNA China ditemukan meninggal dunia. ANTARA/HO-Humas Polres Badung
  • Enam wisatawan asing di Clandestino Hostel Bali mengalami diare massal pada 2 September 2025, menyebabkan kematian satu turis China.
  • Penyelidikan awal polisi Badung menduga kematian disebabkan diare akut dan dehidrasi parah, bukan keracunan bahan kimia.
  • Hasil lab forensik nihil zat berbahaya, otopsi menguatkan iritasi saluran pencernaan sebagai indikasi kuat penyebab kematian.

Suara.com - Sebuah tragedi misterius mengguncang kawasan wisata Canggu, Bali, setelah enam wisatawan asing dilaporkan mengalami diare massal saat menginap di Clandestino Hostel. Insiden ini berujung pada tewasnya satu orang turis, memicu penyelidikan mendalam dari Kepolisian Resor Badung.

Korban meninggal dunia diidentifikasi sebagai Deqingzhuoga (25), seorang warga negara China.

Peristiwa yang terjadi pada 2 September 2025 ini sempat menjadi sorotan media asing dengan berbagai spekulasi, mulai dari dugaan keracunan akibat fumigasi kutu busuk hingga keracunan makanan.

Namun, pihak kepolisian membantah spekulasi liar tersebut. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, penyebab kematian korban diduga kuat akibat diare akut yang menyebabkan dehidrasi parah.

"Sebab pasti kematian pasti orang tidak dapat ditentukan, akan tetapi sebab mati karena iritasi saluran pencernaan yang menimbulkan diare yang mengakibatkan kekurangan cairan dan elektrolit tidak dapat disingkirkan," kata Kasubsi Penmas Seksi Humas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, di Denpasar, Jumat (21/11/2025).

Untuk memperkuat temuan ini, polisi telah mengirimkan sampel muntahan korban ke Laboratorium Forensik Denpasar. Hasilnya nihil; tidak ditemukan senyawa pestisida, narkoba, sianida, logam berat, maupun bahan kimia berbahaya lainnya.

Hasil otopsi di RSUP Prof. Ngoerah juga tidak menemukan tanda-tanda kekerasan, melainkan bukti kuat adanya iritasi pada saluran pencernaan yang konsisten dengan gejala diare.

Selain Deqingzhuoga, lima tamu hostel lainnya juga tumbang dengan gejala serupa. Mereka adalah teman sekamar korban, Mingmin Lei (37) dari China, serta Melanie Irene (22) dan Alisa Kokonozi (22) dari Jerman.

Tiga tamu lainnya dari kamar berbeda juga menjadi korban, yaitu Alahmadi Yousef Mohammed (26) dari Arab Saudi, Cana Clifford Jay (27) dari Filipina, dan Zhou Shanshan (29) dari China.

Kronologi kejadian menunjukkan Deqingzhuoga sudah mengeluhkan sakit kepala, punggung, dan lemas sejak malam sebelum ditemukan tewas.

Ia sempat muntah dan menolak tawaran makanan dari karyawan hostel. Korban juga sempat ragu untuk berobat karena mengkhawatirkan biaya.

Pada dini hari, seorang karyawan akhirnya membawanya ke klinik terdekat. Namun, nasib berkata lain.

"Sesampainya di klinik, korban sempat mendapat penanganan awal dari dokter, namun karena tidak memiliki biaya, korban hanya diberi resep obat," jelas Ayu sebagaimana dilansir Antara.

Keesokan harinya, saat tamu-tamu lain mulai berjatuhan sakit dan dilarikan ke rumah sakit, Deqingzhuoga ditemukan sudah tak bernyawa di kamarnya setelah tidak kunjung melakukan check-out.

Tim medis yang tiba di lokasi memperkirakan korban telah meninggal dunia antara 2 hingga 12 jam sebelumnya akibat dehidrasi berat.

Di lokasi kejadian, polisi menemukan sejumlah obat-obatan yang diduga milik korban, termasuk paracetamol dan amoxicillin.

"Dengan demikian, kematian korban diduga kuat disebabkan oleh kondisi kesehatan/penyakit yang dideritanya, bukan karena tindak pidana. Namun demikian, penyelidikan tetap berlanjut untuk memastikan penyebab pasti," kata Ayu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral! Turis India Ngamuk di McD Malaysia karena Dapat Burger Daging Sapi Bukannya Vegetarian

Viral! Turis India Ngamuk di McD Malaysia karena Dapat Burger Daging Sapi Bukannya Vegetarian

Lifestyle | Jum'at, 21 November 2025 | 14:42 WIB

RI Targetkan 16 Juta Turis Asing, Ekspansi Hotel Mewah Makin Meriah

RI Targetkan 16 Juta Turis Asing, Ekspansi Hotel Mewah Makin Meriah

Bisnis | Kamis, 20 November 2025 | 23:54 WIB

Pesawat Haji Tak Lagi Terbang Kosong? Begini Rencana Ambisius Pemerintah...

Pesawat Haji Tak Lagi Terbang Kosong? Begini Rencana Ambisius Pemerintah...

News | Selasa, 28 Oktober 2025 | 14:21 WIB

Kisah Pilu Turis Australia: Digigit Monyet di Bali Berujung Bayar Tagihan RS Puluhan Juta!

Kisah Pilu Turis Australia: Digigit Monyet di Bali Berujung Bayar Tagihan RS Puluhan Juta!

Your Say | Selasa, 23 September 2025 | 10:06 WIB

Digigit Monyet Ubud saat Liburan, Turis Australia Syok Lihat Tagihan Klinik Capai Rp69 Juta

Digigit Monyet Ubud saat Liburan, Turis Australia Syok Lihat Tagihan Klinik Capai Rp69 Juta

Entertainment | Selasa, 23 September 2025 | 07:00 WIB

7 Negara yang Dikenal Sulit Kasih Visa untuk Turis, Harus Siap-Siap Ribet

7 Negara yang Dikenal Sulit Kasih Visa untuk Turis, Harus Siap-Siap Ribet

Lifestyle | Selasa, 16 September 2025 | 14:30 WIB

Terkini

Dedi Mulyadi Dorong Kajian Akademik Prasasti Batutulis dan Mahkota Binokasih

Dedi Mulyadi Dorong Kajian Akademik Prasasti Batutulis dan Mahkota Binokasih

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:30 WIB

Bulog Ajak Mahasiswa dan Kampus untuk Mendukung Swasembada Pangan Berkelanjutan

Bulog Ajak Mahasiswa dan Kampus untuk Mendukung Swasembada Pangan Berkelanjutan

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:18 WIB

Cuma Gara-gara Saling Pandang! Geng Motor Bacok Remaja di Flyover Cibodas

Cuma Gara-gara Saling Pandang! Geng Motor Bacok Remaja di Flyover Cibodas

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:20 WIB

Geger WNA Jepang Ngaku Ditawari Prostitusi Anak 'Perawan' di Lokasari Jakarta Barat

Geger WNA Jepang Ngaku Ditawari Prostitusi Anak 'Perawan' di Lokasari Jakarta Barat

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:06 WIB

Prancis Larang Menteri Israel Masuk Negaranya usai Video Aktivis Flotilla Gaza Viral

Prancis Larang Menteri Israel Masuk Negaranya usai Video Aktivis Flotilla Gaza Viral

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 13:22 WIB

Setop Pembangunan Top-Down! Saatnya Suara Perempuan Akar Rumput Masuk Kebijakan Nasional

Setop Pembangunan Top-Down! Saatnya Suara Perempuan Akar Rumput Masuk Kebijakan Nasional

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 13:03 WIB

Ditodong Pistol dan Dipaksa Lepas Hijab Hercules, Kuasa Hukum Anak Ahmad Bahar: Ini Mengerikan!

Ditodong Pistol dan Dipaksa Lepas Hijab Hercules, Kuasa Hukum Anak Ahmad Bahar: Ini Mengerikan!

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:46 WIB

Identitas Pelaku Penembakan di Gedung Putih, Pernah Mengaku Anak Tuhan

Identitas Pelaku Penembakan di Gedung Putih, Pernah Mengaku Anak Tuhan

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:07 WIB

Catat! Ini 10 Negara yang Berisiko Terkena Wabah Ebola Setelah Lonjakan Kasus di Kongo

Catat! Ini 10 Negara yang Berisiko Terkena Wabah Ebola Setelah Lonjakan Kasus di Kongo

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 11:59 WIB

Amerika Ingin Damai tapi Trump Konsisten Ledek Iran: Cuitannya Bikin Heran

Amerika Ingin Damai tapi Trump Konsisten Ledek Iran: Cuitannya Bikin Heran

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 11:40 WIB