Nadiem Coret Hotman Paris Jadi Kuasa Hukum, Tunjuk Eks Mantan Pengacara Tom Lembong di Persidangan

Erick Tanjung, Faqih Fathurrahman

Senin, 24 November 2025 | 13:25 WIB
Nadiem Coret Hotman Paris Jadi Kuasa Hukum, Tunjuk Eks Mantan Pengacara Tom Lembong di Persidangan
Nadiem Makarim (Suara.com/ Alfian Winanto)
baca 10 detik
  • Nadiem Makarim menunjuk mantan pengacara Tom Lembong untuk hadapi sidang kasus korupsi Chromebook.
  • Berkas perkara Nadiem dan tiga tersangka lainnya telah dilimpahkan ke kejaksaan.
  • Kasus korupsi pengadaan laptop Chromebook ini merugikan negara sebesar Rp1,98 triliun.

Suara.com - Mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim, resmi menunjuk Ari Yusuf, mantan kuasa hukum Thomas Trikasih Lembong (Tom Lembong), sebagai bagian dari tim pengacaranya.

Ari Yusuf akan mendampingi Nadiem dalam menghadapi persidangan kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook.

Koordinator tim kuasa hukum Nadiem, Dodi S. Abdulkadir, menjelaskan bahwa penunjukan ini merupakan keputusan keluarga. Ia juga mengklarifikasi bahwa mandatnya bersama pengacara Hotman Paris telah berakhir seiring dengan selesainya tahap penyidikan di Kejaksaan Agung.

"Kuasa kami dulu untuk tahap penyidikan. Sekarang pada saat penuntutan, yang mendapat kuasa adalah kantor kami (MRP) dan kantor Pak Ari Yusuf," jelas Dodi, Senin (24/11/2025).

Langkah ini diambil setelah Kejaksaan Agung (Kejagung) melimpahkan berkas perkara Nadiem dan tiga tersangka lainnya ke Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat pada 10 November 2025 lalu.

Kasus Diduga Rugikan Negara Rp1,98 Triliun

Kasus ini terkait dugaan korupsi dalam proyek digitalisasi pendidikan senilai Rp9,3 triliun. Akibat perbuatan para tersangka, negara diperkirakan mengalami kerugian mencapai Rp1,98 triliun.

Total ada lima tersangka yang ditetapkan Kejagung dalam kasus ini, yaitu:
1.  Nadiem Makarim, mantan Mendikbudristek.
2.  Sri Wahyuningsih, Direktur SD Kemendikbudristek.
3.  Mulyatsyah, Direktur SMP Kemendikbudristek.
4.  Ibrahim Arif, Konsultan Teknologi Kemendikbudristek.
5.  Juris Tan, mantan staf khusus Nadiem Makarim, yang hingga kini masih buron.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hotman Paris Sering Dorong Pidanakan Orang, Raffi Ahmad Menolak

Hotman Paris Sering Dorong Pidanakan Orang, Raffi Ahmad Menolak

Entertainment | Senin, 24 November 2025 | 11:23 WIB

Nadiem Calon Tersangka Korupsi Google Cloud di KPK, Kuasa Hukum Membantah

Nadiem Calon Tersangka Korupsi Google Cloud di KPK, Kuasa Hukum Membantah

News | Sabtu, 22 November 2025 | 12:12 WIB

KPK Selidiki Korupsi Google Cloud, Kuasa Hukum Bantah Nadiem Makarim Terlibat

KPK Selidiki Korupsi Google Cloud, Kuasa Hukum Bantah Nadiem Makarim Terlibat

News | Sabtu, 22 November 2025 | 10:29 WIB

Terkini

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Video | Selasa, 15 September 2026 | 22:15 WIB

FIA Rallycross World Cup 2026 Mendarat di Jakarta, Pebalap Indonesia Dapat Kesempatan Unjuk Gigi

FIA Rallycross World Cup 2026 Mendarat di Jakarta, Pebalap Indonesia Dapat Kesempatan Unjuk Gigi

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 21:51 WIB

Guru Diminta Cicipi MBG, Benarkah Bisa Mencegah Keracunan?

Guru Diminta Cicipi MBG, Benarkah Bisa Mencegah Keracunan?

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:45 WIB

Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!

Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:43 WIB

Promo UFood BRI Kasih Diskon Makanan hingga 65%, Siapa Cepat Dia Dapat!

Promo UFood BRI Kasih Diskon Makanan hingga 65%, Siapa Cepat Dia Dapat!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 21:25 WIB

Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Melalui Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG

Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Melalui Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 21:17 WIB

Empat Orang Dekatnya Jadi Tersangka, Nusron Wahid Belum Diperiksa KPK

Empat Orang Dekatnya Jadi Tersangka, Nusron Wahid Belum Diperiksa KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:16 WIB

Polisi Beri Pendampingan Psikologis bagi Keluarga Korban KM Virgo

Polisi Beri Pendampingan Psikologis bagi Keluarga Korban KM Virgo

Video | Selasa, 15 September 2026 | 21:05 WIB

Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur

Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 21:05 WIB

Kronologi Karyawan SPPG Bengkulu Tewas, Sempat Tolong Satpam Sebelum Ditemukan di Sungai

Kronologi Karyawan SPPG Bengkulu Tewas, Sempat Tolong Satpam Sebelum Ditemukan di Sungai

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 21:01 WIB

×