Survei CISA: Masyarakat Puas dengan Kinerja Polri, Bisa Menjadi Simbol Supremasi Sipil

Bangun Santoso

Senin, 24 November 2025 | 19:29 WIB
Survei CISA: Masyarakat Puas dengan Kinerja Polri, Bisa Menjadi Simbol Supremasi Sipil
Direktur Eksekutif CISA, Herry Mendrofa. (Ist)
baca 10 detik
  • CISA merilis survei pada 24 November 2025 menunjukkan persepsi publik terhadap Polri umumnya sangat positif.
  • Mayoritas responden puas terhadap kinerja penegakan hukum, keamanan siber, dan transparansi institusi Polri.
  • Publik mendukung Polri menjadi simbol supremasi sipil dan memperkuat demokrasi pemerintahan Prabowo-Gibran.

Suara.com - Center for Indonesian Strategic Action (CISA) merilis survei tentang Persepsi Publik terhadap Polri sebagai Simbol Supremasi Sipil. Survei itu menggunakan empat indikator untuk mendapatkan persepsi publik.

Pertama, indikator penegakan hukum dan keamanan siber. Kedua, persepsi publik terhadap kinerja Polri. Ketiga, dukungan dan harapan masyarakat terhadap institusi Polri dan keempat, reformasi Polri.

Direktur Eksekutif CISA, Herry Mendrofa menjelaskan bahwa secara umum persepsi publik terhadap Polri sangat positif dan itu terlihat dari data survei.

Menurutnya, mayoritas masyarakat puas dengan kinerja Polri dan berharap dapat menjadi simbol supremasi sipil. Hal itu disampaikannya, saat merilis survei itu di Jakarta, Senin 24 November 2025.

“Berdasarkan data survei, menggunakan empat indikator, gakum dan keamanan siber, kinerja Polri, dukungan dan harapan publik terhadap institusi Polri serta reformasi kepolisian secara umum semua hasilnya positif, masyarakat puas dan berharap agar Polri dapat menjadi simbol supremasi sipil,” ulasnya.

Ia melanjutkan, secara kumulatif, masyarakat menilai bahwa Polri sebagai bagian dari institusi penegak hukum sudah berjalan baik.

“Sebesar (kumulatif) 69,5 persen masyarakat menilai kondisi penegakan hukum saat ini sudah baik (sudah cukup baik, sudah baik, dan sudah sangat baik), 17,9 menjawab masih buruk, dan terakhir sebesar 12,6 persen responden menilai tidak tahu atau memilih untuk tidak menjawab,” paparnya.

Begitu pula untuk keamanan ruang maya. Hasilnya (kumulatif) sebesar 62,9 persen menilai kondisi keamanan siber saat ini sudah baik, 28,9 menjawab masih buruk, dan terakhir sebesar 8,2 persen responden menilai tidak tahu atau memilih untuk tidak menjawab.

Terkait indikator kinerja Polri, CISA mengajukan pertanyaan, apakah kinerja POLRI sekarang masih buruk, sudah cukup baik, sudah baik, atau sudah sangat baik? CISA mendapati bahwa responden menilai institusi Bhayangkara telah bekerja baik.

baca juga

Hasilnya, sebesar (kumulatif) 76,5 persen mengukur kinerja POLRI baik, 14,3 menjawab masih buruk, dan terakhir sebesar 9,2 persen responden menilai tidak tahu atau memilih untuk tidak menjawab.

Hal itu berbanding lurus dengan pertanyaan berikutnya terkait kepuasan kinerja Polri. Berdasarkan data survei, sebesar 72 persen (kumulatif). Sedangkan 19,9 menjawab masih buruk, dan terakhir sebesar 8,1 persen responden menilai tidak tahu atau memilih untuk tidak menjawab.

Survei CISA mendalami lebih lanjut persepsi publik terhadap transparansi kinerja Polri.

“Saat diajukan pertanyaan apakah kinerja Polri masih belum transparan, sudah cukup transparan, sudah transparan, atau sudah sangat transparan, sebesar 69,7 persen masyarakat menilai kinerja Polri sudah transparan (kumulatif), 28,9 menjawab masih belum transparant, dan terakhir sebesar 1,4 persen responden menilai tidak tahu atau memilih untuk tidak menjawab,” terang Herry.

Terkait kinerja Polri, CISA juga menggali tentang pandangan publik dalam penanganan laporan masyarakat. Sebanyak 66,9 persen responden (kumulatif) sudah puas, 19 menjawab masih belum puas, dan terakhir sebesar 14,1 persen responden menilai tidak tahu atau memilih untuk tidak menjawab.

Begitu pula SOP dalam menangani setiap persoalan hukum. Menurut Herry, data survei menujukkan sebanyak 66,7 persen masyarakat menilai sudah sesuai dengan SOP dalam menangani setiap persoalan hukum (sudah cukup sesuai, sudah sesuai, dan sudah sangat sesuai). Dan 17,3 persen responden menjawab masih belum sesuai. Sedangkan sebesar 16 persen responden menilai tidak tahu atau memilih untuk tidak menjawab.

Simbol Supremasi Sipil

Di indikator selanjutnya, CISA ingin mendapatkan persepsi publik terkait harapan dan dukungan masyarakat terhadap institusi Polri.

Berdasarkan data survei, Herry menjelaskan, sebesar 72 persen masyarakat setuju jika Polri merupakan institusi yang diharapkan dapat menjadi simbol supremasi sipil. Sedangkan sisanya, 8,5 responden menjawab tidak setuju dan sebesar 19,5 persen lainnya menilai tidak tahu atau memilih untuk tidak menjawab.

Ia melanjutkan, CISA kemudian mengajukan pertanyaan untuk mengukur harapan itu dengan dukungan publik.

“Saat diajukan pertanyaan, seberapa besar dukungan Anda bila Polri diharapkan dapat menjadi simbol supremasi sipil? Sebanyak 77 persen masyarakat mendukung kumulasi dari penilaian cukup mendukung, mendukung, dan sangat mendukung, lalu sisanya, sebanyak 6 persen responden menjawab tidak mendukung dan terakhir sebesar 17 persen responden menilai tidak tahu atau memilih untuk tidak menjawab,” paparnya.

Publik juga menaruh harapan besar, agar Polri dapat memperkuat ruang demokrasi di masa pemerintahan Prabowo-Gibran.

Dari data survei, CISA mendapati sebanyak 81,3 persen masyarakat berharap Polri dapat menjadi representasi supremasi sipil yang memperkuat demokrasi pada pemerintahan Prabowo-Gibran.

Lebih lanjut, persepsi positif tentang agenda reformasi itu, menurut mayoritas responden sudah sangat sesuai baik tim yang dibentuk oleh Kapolri maupun Komite Reformasi Polri bentukan Presiden Prabowo Subianto.

“Keduanya cukup positif dalam pandangan publik baik tim internal bentukan kapolri maupun oleh presiden. 71,2 persen masyarakat menilai bahwa Tim Reformasi Polri bentukan kapolri sudah sesuai dengan harapan masyarakat, 10,1 menjawab masih belum sesuai, dan terakhir sebesar 18,7 persen responden menilai tidak tahu atau memilih untuk tidak menjawab. Sedangkan, 71,8 persen masyarakat menilai bahwa Komite Reformasi Polri bentukan Presiden sudah sesuai dengan harapan masyarakat. Sisanya, 16,2 menjawab belum sesuai, dan terakhir sebesar 12 persen responden menilai tidak tahu atau memilih untuk tidak menjawab,” pungkasnya.

Sebagai informasi, survei ini dilangsungkan pada 14 November - 20 November 2025.

Populasi survei ini adalah seluruh WNI yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.

Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling. Dalam survei ini jumlah sampel sebanyak 1320 orang.

Sampel berasal dari seluruh provinsi yang terdistribusi secara proporsional. Dengan margin of error sekitar ± 2.7 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka, telfon, dan google form oleh pewawancara yang telah dilatih.

Quality control terhadap hasil wawancara telah dilakukan secara random sebesar 20 persen dari total sampel oleh supervisor dengan kembali menghubungi responden terpilih (spot check) dan dalam prosesnya tidak ditemukan kesalahan yang berarti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkuak Usai Kecelakaan! Ini Asal-Usul Lencana Polri di Mobil Pembawa 75 Ribu Ekstasi

Terkuak Usai Kecelakaan! Ini Asal-Usul Lencana Polri di Mobil Pembawa 75 Ribu Ekstasi

News | Senin, 24 November 2025 | 14:26 WIB

Bareskrim Ambil Alih Kasus 75 Ribu Ekstasi di Mobil Kecelakaan: Sopir Kabur, Ada Lencana Polri!

Bareskrim Ambil Alih Kasus 75 Ribu Ekstasi di Mobil Kecelakaan: Sopir Kabur, Ada Lencana Polri!

News | Senin, 24 November 2025 | 10:35 WIB

Wamen KP hingga Menteri Ngaku Terbantu dengan Polisi Aktif di Kementerian: Pengawasan Jadi Ketat

Wamen KP hingga Menteri Ngaku Terbantu dengan Polisi Aktif di Kementerian: Pengawasan Jadi Ketat

News | Minggu, 23 November 2025 | 21:35 WIB

Kinerja Polri Terbaik Ketiga Dunia, Boni Hargens Beberkan PR ke Depan

Kinerja Polri Terbaik Ketiga Dunia, Boni Hargens Beberkan PR ke Depan

News | Sabtu, 22 November 2025 | 18:05 WIB

Komisi III DPR Bocorkan Rencana Revisi UU Polri: Ada Penyesuaian Usia Pensiun Aparat Negara

Komisi III DPR Bocorkan Rencana Revisi UU Polri: Ada Penyesuaian Usia Pensiun Aparat Negara

Video | Sabtu, 22 November 2025 | 15:00 WIB

Wamen Dzulfikar: Polisi Aktif di KP2MI Strategis Perangi Mafia TPPO

Wamen Dzulfikar: Polisi Aktif di KP2MI Strategis Perangi Mafia TPPO

News | Jum'at, 21 November 2025 | 19:05 WIB

Mahfud MD Sebut Prabowo Marah di Rapat, Bilang Bintang Jenderal Tak Berguna Jika Tidak Bantu Rakyat

Mahfud MD Sebut Prabowo Marah di Rapat, Bilang Bintang Jenderal Tak Berguna Jika Tidak Bantu Rakyat

News | Jum'at, 21 November 2025 | 17:51 WIB

Terkini

Buku Badai dalam Tungku, Abadikan Perjuangan Menjaga Seni dan Budaya Nusantara

Buku Badai dalam Tungku, Abadikan Perjuangan Menjaga Seni dan Budaya Nusantara

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 19:36 WIB

Dewa United Bidik Hattrick Juara EPC 2026, Waspadai CLS Knights dan MVP

Dewa United Bidik Hattrick Juara EPC 2026, Waspadai CLS Knights dan MVP

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 19:30 WIB

Riset Global Ungkap 73 Persen Warga Indonesia Pangkas Pengeluaran demi Biaya Rumah

Riset Global Ungkap 73 Persen Warga Indonesia Pangkas Pengeluaran demi Biaya Rumah

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 19:28 WIB

Banjir Aceh Selatan Rendam Dua Desa, 674 Warga Terdampak dan Ratusan Mengungsi

Banjir Aceh Selatan Rendam Dua Desa, 674 Warga Terdampak dan Ratusan Mengungsi

News | Minggu, 01 November 2026 | 19:19 WIB

Tantangan Finansial Gen Z: Gaji Buat Hidup, Tagihan, Healing, dan Tabungan

Tantangan Finansial Gen Z: Gaji Buat Hidup, Tagihan, Healing, dan Tabungan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 19:10 WIB

Dark Abis! XLOV Unjuk Transformasi Terliar dalam Diri di Lagu Terbaru, Hush

Dark Abis! XLOV Unjuk Transformasi Terliar dalam Diri di Lagu Terbaru, Hush

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 19:05 WIB

Hubungan Indonesia-Singapura Memanas, 60 Tahun Persahabatan Terancam Perselisihan

Hubungan Indonesia-Singapura Memanas, 60 Tahun Persahabatan Terancam Perselisihan

News | Minggu, 01 November 2026 | 19:00 WIB

Dari Tanah Papua ke Jakarta, Jejak Perlawanan di Balik Salib Merah PMKRI

Dari Tanah Papua ke Jakarta, Jejak Perlawanan di Balik Salib Merah PMKRI

News | Minggu, 01 November 2026 | 18:57 WIB

Wardah Crystal Secret Melting Milk Cleanser untuk Kulit Apa? Ini Jawaban Sesuai Klaim

Wardah Crystal Secret Melting Milk Cleanser untuk Kulit Apa? Ini Jawaban Sesuai Klaim

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 18:56 WIB

Apakah Arti Mimpi Berulang Kali dengan Orang yang Sama? Ini Tafsir Primbon dan Psikologinya

Apakah Arti Mimpi Berulang Kali dengan Orang yang Sama? Ini Tafsir Primbon dan Psikologinya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 18:55 WIB

×