IDAI Ingatkan: Jangan Berangkat Liburan Akhir Tahun Sebelum Cek Vaksin Anak!

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 25 November 2025 | 16:10 WIB
IDAI Ingatkan: Jangan Berangkat Liburan Akhir Tahun Sebelum Cek Vaksin Anak!
Ilustrasi Vaksin Anak. (Unsplash)
  • IDAI menekankan pentingnya vaksinasi anak sebelum liburan karena epidemiologi penyakit negara tujuan berbeda dari Indonesia.
  • Penyakit yang perlu diwaspadai saat bepergian meliputi demam kuning, meningitis, dengue, dan polio akibat perbedaan iklim.
  • Orang tua diminta melakukan konseling dan vaksinasi empat hingga enam minggu sebelum keberangkatan untuk perlindungan optimal.

Suara.com - Menjelang libur akhir tahun, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengingatkan orang tua agar tidak mengabaikan vaksinasi anak sebelum bepergian. Peringatan ini muncul karena pola penyebaran penyakit di negara tujuan bisa sangat berbeda dengan di Indonesia.

“Vaksinasi penting sebagai pencegahan utama, bukan pengobatan,” ujar Anggota Satgas Imunisasi IDAI, Dr. dr. Martira Maddeppungeng, dalam diskusi dari IDAI, Selasa (25/11/2025).

 Martira menjelaskan kalau setiap negara memiliki epidemiologi penyakit yang berbeda. Karena itu, anak yang bepergian tanpa perlindungan vaksin lebih rentan terpapar penyakit yang tidak umum di Indonesia.

“Yang perlu diwaspadai adalah demam kuning, meningitis, dengue, dan polio,” ucapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa risiko penyakit juga bisa dipicu faktor geografis dan iklim. Negara dengan curah hujan tinggi, kelembapan ekstrem, dan suhu panas dapat meningkatkan peluang anak terserang influenza musiman maupun infeksi saluran napas, terutama jika liburan melibatkan aktivitas fisik di ruang terbuka.

Karena itu, ia meminta orangtua tidak menunda pengecekan status imunisasi anak sebelum liburan.

“Harus ada konseling lebih awal. Anak berbeda-beda usianya, sehingga perlu perencanaan vaksinasi yang sesuai. Tidak semua vaksin bisa diberikan mendadak sebelum berangkat,” tegasnya.

IDAI juga mengingatkan bahwa sejumlah negara memberlakukan syarat ketat vaksinasi bagi wisatawan, termasuk anak-anak. Negara di Afrika dan Amerika Selatan, misalnya, mewajibkan sertifikat vaksinasi demam kuning.

Sementara Arab Saudi, terutama bagi pendatang yang memasuki wilayah tertentu, dapat mewajibkan vaksin meningokokus, polio, dan demam kuning.

“Lebih baik cek persyaratan vaksinasi negara tujuan sebelum melakukan perjalanan,” ujar Martira.

Martira mengingatkan bahwa vaksin sebaiknya diberikan empat hingga enam minggu sebelum keberangkatan agar tubuh anak punya waktu cukup membentuk antibodi.

IDAI meminta orangtua memeriksa kartu imunisasi, berkonsultasi dengan dokter, dan memastikan vaksin rutin serta vaksin tambahan terpenuhi sebelum liburan keluarga.

“Jika tidak lengkap, risiko anak terinfeksi meningkat. Selain itu, anak bisa membawa penyakit ke negara lain atau membawa penyakit dari luar ke Indonesia,” kata Martira.

IDAI menegaskan bahwa persiapan kesehatan merupakan bagian penting dalam merencanakan perjalanan, terutama bagi anak-anak yang lebih rentan terhadap paparan penyakit lintas negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Mobil Buat Ngajak Jalan Anak, Istri, dan Orang Tua: Harga Lebih Murah dari Kawasaki Ninja

5 Mobil Buat Ngajak Jalan Anak, Istri, dan Orang Tua: Harga Lebih Murah dari Kawasaki Ninja

Otomotif | Rabu, 05 November 2025 | 16:47 WIB

Rahasia Tulang Kuat Sejak Dini, Cegah Osteoporosis di Masa Tua dengan Optimalkan Pertumbuhan!

Rahasia Tulang Kuat Sejak Dini, Cegah Osteoporosis di Masa Tua dengan Optimalkan Pertumbuhan!

Health | Selasa, 21 Oktober 2025 | 18:44 WIB

Ribuan Anak Keracunan MBG, IDAI Desak Evaluasi Total dan Beri 5 Rekomendasi Kunci

Ribuan Anak Keracunan MBG, IDAI Desak Evaluasi Total dan Beri 5 Rekomendasi Kunci

News | Minggu, 28 September 2025 | 12:51 WIB

Terkini

Bela Siswa SMAN 1 Pontianak, Anggota DPR Minta Juri LCC 4 Pilar Dievaluasi Total

Bela Siswa SMAN 1 Pontianak, Anggota DPR Minta Juri LCC 4 Pilar Dievaluasi Total

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:07 WIB

Permenhut Perdagangan Karbon Dikritik, Pemerintah Diminta Fokus Hentikan Deforestasi

Permenhut Perdagangan Karbon Dikritik, Pemerintah Diminta Fokus Hentikan Deforestasi

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:02 WIB

Eksekutor Andrie Yunus Ngaku Tak Tahu Dampak Siraman Air Keras

Eksekutor Andrie Yunus Ngaku Tak Tahu Dampak Siraman Air Keras

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:01 WIB

Warga Palestina Dipaksa Bongkar Makam Keluarga, PBB Kecam Tindakan Israel di Tepi Barat

Warga Palestina Dipaksa Bongkar Makam Keluarga, PBB Kecam Tindakan Israel di Tepi Barat

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:50 WIB

Gelombang Panas Picu Krisis Pangan, Dunia Mulai Cari Cara Bertahan

Gelombang Panas Picu Krisis Pangan, Dunia Mulai Cari Cara Bertahan

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:37 WIB

Kronologi Kebakaran Maut Sunter Agung: Tetangga Bantu Pakai APAR, 4 Nyawa Tak Tertolong

Kronologi Kebakaran Maut Sunter Agung: Tetangga Bantu Pakai APAR, 4 Nyawa Tak Tertolong

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:20 WIB

Pemilahan Sampah di Jakarta Mulai Diterapkan, Sejauh Mana Kesiapan di Lapangan?

Pemilahan Sampah di Jakarta Mulai Diterapkan, Sejauh Mana Kesiapan di Lapangan?

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:18 WIB

Muncul 23 Kasus Hantavirus di Indonesia, Apakah Mematikan Seperti di Kapal Pesiar MV Hondius?

Muncul 23 Kasus Hantavirus di Indonesia, Apakah Mematikan Seperti di Kapal Pesiar MV Hondius?

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:16 WIB

Negara Rugi Rp25 Triliun, Direktur PIS Arief Sukmara Divonis 6 Tahun Penjara

Negara Rugi Rp25 Triliun, Direktur PIS Arief Sukmara Divonis 6 Tahun Penjara

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:14 WIB

Dugaan Pelanggaran HAM di Torobulu, Warga Terpaksa Mengungsi Akibat Tambang

Dugaan Pelanggaran HAM di Torobulu, Warga Terpaksa Mengungsi Akibat Tambang

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:09 WIB