Prabowo Murka Lihat Siswa Seberangi Sungai, Bentuk Satgas Darurat dan Colek Menkeu

Erick Tanjung, Novian Ardiansyah

Jum'at, 28 November 2025 | 20:23 WIB
Prabowo Murka Lihat Siswa Seberangi Sungai, Bentuk Satgas Darurat dan Colek Menkeu
Presiden Prabowo Subianto dalam Puncak Peringatan Hari Guru Nasional di Indonesia Arena, Jakarta, Jumat (28/11/2025). [Suara.com/Novian]
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo murka melihat video siswa yang seberangi sungai untuk ke sekolah.
  • Ia membentuk Satgas Darurat Jembatan dengan target membangun 300 ribu jembatan.
  • Prabowo akan kerahkan mahasiswa, TNI-Polri, dan minta dukungan guru berantas korupsi.

Suara.com - Nada bicara Presiden Prabowo Subianto meninggi saat ia tidak dapat menyembunyikan kegeramannya terhadap para koruptor di hadapan 9.000 guru dalam Puncak Peringatan Hari Guru Nasional. Momen emosional itu terjadi setelah ia menayangkan video siswa yang harus menyeberangi sungai demi berangkat ke sekolah.

Di tengah pidatonya di Indonesia Arena, Jumat (28/11/2025), Prabowo tiba-tiba meminta sebuah video diputar di layar besar, yang menampilkan perjuangan siswa-siswi menantang arus sungai tanpa jembatan.

"Coba tayangkan itu. Anak-anak yang ke sekolah harus menyeberang sungai tiap hari," kata Prabowo.

Seketika, nada bicaranya meninggi. Ia seolah ingin video tersebut disaksikan oleh para perampok uang rakyat.

"Ini koruptor-koruptor lihat ini!" seru Prabowo. "Mereka ke sekolah basah, di sekolah mereka basah, pulang basah," tambahnya.

Bentuk Satgas Darurat Jembatan

Prabowo menegaskan bahwa pembangunan jembatan akan menjadi prioritas pemerintahannya. Saking seriusnya, ia mengumumkan telah membentuk satuan tugas khusus.

"Akibat video-video yang dikirim langsung ke saya, saya sudah bentuk Satuan Tugas Khusus Darurat Jembatan," kata Prabowo.

Ia menargetkan pembangunan 300 ribu jembatan di seluruh Indonesia, terutama di daerah pelosok.

baca juga

"Anak-anakku sabar, saya sedang bekerja. Mudah-mudahan tahun depan semua jembatan bisa berdiri," janjinya.

Kerahkan Mahasiswa, TNI-Polri, hingga 'Colek' Menkeu

Untuk merealisasikan target tersebut, Prabowo berencana mengerahkan berbagai elemen bangsa. Ia meminta Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, untuk melibatkan mahasiswa Fakultas Teknik Sipil.

"Mungkin semua mahasiswa di Fakultas Teknik Sipil akan saya minta terjun ke desa-desa untuk membangun jembatan," katanya.

Prabowo juga secara khusus meminta TNI-Polri untuk turun tangan.

"Saya minta Batalyon Zeni TNI dan kompi-kompi Brimob Polri terjunkan, bantu rakyat di desa-desa," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tindak Lanjuti Arahan Presiden, Mendagri Minta Pemda Segera Data Jembatan Rusak Menuju Sekolah

Tindak Lanjuti Arahan Presiden, Mendagri Minta Pemda Segera Data Jembatan Rusak Menuju Sekolah

News | Jum'at, 28 November 2025 | 18:29 WIB

Bebas dari Rutan KPK, Eks Dirut ASDP Ira Puspadewi Ucapkan Terima Kasih ke Prabowo hingga Netizen

Bebas dari Rutan KPK, Eks Dirut ASDP Ira Puspadewi Ucapkan Terima Kasih ke Prabowo hingga Netizen

News | Jum'at, 28 November 2025 | 18:27 WIB

Survei Terbaru Populi Center Sebut 81,7 Persen Publik Yakin Prabowo-Gibran Bawa Indonesia Lebih Baik

Survei Terbaru Populi Center Sebut 81,7 Persen Publik Yakin Prabowo-Gibran Bawa Indonesia Lebih Baik

News | Jum'at, 28 November 2025 | 11:54 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×