Antrean Bansos Mengular, Gus Ipul 'Semprot' PT Pos: Lansia-Disabilitas Jangan Ikut Berdesakan

Bangun Santoso, Lilis Varwati

Jum'at, 28 November 2025 | 22:35 WIB
Antrean Bansos Mengular, Gus Ipul 'Semprot' PT Pos: Lansia-Disabilitas Jangan Ikut Berdesakan
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. (Suara.com/Lilis)
baca 10 detik
  • Menteri Sosial Saifullah Yusuf menginstruksikan PT Pos segera mengatasi penumpukan warga pencair Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS).
  • Instruksi itu mencakup pengaturan jadwal KPM terkoordinasi dengan pemda serta layanan khusus bagi lansia dan disabilitas.
  • Penyaluran BLTS telah menjangkau 20 juta KPM; Mensos mengimbau masyarakat datang sesuai jadwal agar tertib.

Suara.com - Pemandangan warga yang berdesak-desakan di sejumlah kantor pos demi mencairkan Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) memicu reaksi keras dari Menteri Sosial Saifullah Yusuf. Pria yang akrab disapa Gus Ipul ini tak mau ada kegaduhan dan meminta PT Pos Indonesia selaku penyalur untuk segera mengambil langkah taktis.

Kabar mengenai antrean yang mengular di berbagai daerah sampai ke telinga Mensos Gus Ipul, membuatnya langsung mengeluarkan instruksi tegas.

Ia tidak ingin proses penyaluran bantuan yang seharusnya meringankan beban masyarakat justru berakhir menyulitkan mereka.

“Saya minta PT Pos segera mengambil langkah agar tidak terjadi penumpukan dalam penyaluran Bansos,” ujar Gus Ipul kepada awak media, Jumat (28/11/2025).

Menurutnya, solusi untuk mengurai kerumunan ini sebenarnya sederhana. Gus Ipul meminta agar PT Pos proaktif mengatur jadwal kedatangan para Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Pengaturan ini harus dikoordinasikan secara matang dengan pemerintah daerah, para pendamping sosial di lapangan, hingga aparat keamanan setempat.

Satu hal yang menjadi sorotan utamanya adalah perlakuan terhadap kelompok rentan. Gus Ipul secara khusus memerintahkan agar PT Pos menyediakan jalur layanan khusus bagi para lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas.

Baginya, pemandangan kaum sepuh yang harus ikut berdesakan dalam antrean panjang adalah hal yang tidak bisa ditolerir.

“Lansia dan disabilitas harus mendapat layanan khusus. Mereka tidak boleh ikut antre panjang. Ini prinsip dasar pelayanan yang berkeadilan,” tegasnya.

baca juga

Untuk memastikan instruksinya berjalan di lapangan, Gus Ipul juga mengerahkan para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), serta aparat kelurahan untuk membantu mengarahkan warga agar proses penyaluran berjalan lebih tertib dan manusiawi.

Hingga saat ini, penyaluran BLTS diketahui telah menjangkau 20 juta KPM di seluruh Indonesia. Bantuan ini merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah kenaikan harga berbagai kebutuhan pokok.

Oleh karena itu, Gus Ipul mengingatkan agar dana bantuan tersebut dimanfaatkan secara bijak untuk kebutuhan sehari-hari.

“Kita ingin bantuan ini benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak, tanpa hambatan dan tanpa menyulitkan mereka,” ujarnya.

Di akhir, Mensos juga mengimbau masyarakat agar tidak perlu panik dan berbondong-bondong datang serentak ke kantor pos. Ia menjamin bahwa semua KPM yang terdaftar pasti akan menerima haknya tanpa terkecuali.

“Datang sesuai jadwal, ikuti arahan petugas. Bantuan ini tidak akan hilang, tidak akan berkurang. Semua pasti mendapatkan jatah sesuai haknya,” kata Gus Ipul.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gus Ipul Bantah Siap Jadi Plh Ketum PBNU, Sebut Banyak yang Lebih Layak

Gus Ipul Bantah Siap Jadi Plh Ketum PBNU, Sebut Banyak yang Lebih Layak

News | Jum'at, 28 November 2025 | 19:23 WIB

PBNU Ungkap Alasan Copot Gus Ipul dari Posisi Sekjen: Banyak SK Mandek

PBNU Ungkap Alasan Copot Gus Ipul dari Posisi Sekjen: Banyak SK Mandek

News | Jum'at, 28 November 2025 | 17:51 WIB

Rapat Harian PBNU Putuskan Rotasi Besar, Gus Ipul Dicopot dari Jabatan Sekjen!

Rapat Harian PBNU Putuskan Rotasi Besar, Gus Ipul Dicopot dari Jabatan Sekjen!

News | Jum'at, 28 November 2025 | 17:16 WIB

Belum Terima BLTS? PT Pos Indonesia Pastikan Surat Pemberitahuan Masih Terus Didistribusikan

Belum Terima BLTS? PT Pos Indonesia Pastikan Surat Pemberitahuan Masih Terus Didistribusikan

News | Jum'at, 28 November 2025 | 13:06 WIB

Bansos Tetap Jalan Meski Sumatera Terendam Bencana, PT Pos Indonesia Pastikan Penyaluran Aman

Bansos Tetap Jalan Meski Sumatera Terendam Bencana, PT Pos Indonesia Pastikan Penyaluran Aman

News | Jum'at, 28 November 2025 | 10:58 WIB

Hingga November, Penyaluran BLTS Capai 5,5 Juta Keluarga Penerima Manfaat

Hingga November, Penyaluran BLTS Capai 5,5 Juta Keluarga Penerima Manfaat

Bisnis | Jum'at, 28 November 2025 | 09:12 WIB

2 Cara Cek Nama Penerima Bansos 2025 via HP: Cuma Pakai KTP, Dana Rp900 Ribu Siap Dicairkan

2 Cara Cek Nama Penerima Bansos 2025 via HP: Cuma Pakai KTP, Dana Rp900 Ribu Siap Dicairkan

Lifestyle | Selasa, 25 November 2025 | 15:01 WIB

Terkini

Donald Trump Restui Arab Saudi Kembangkan Nuklir

Donald Trump Restui Arab Saudi Kembangkan Nuklir

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:34 WIB

Sinopsis 72 Hours, Film Komedi tentang Pesta Bujangan Berujung Kekacauan

Sinopsis 72 Hours, Film Komedi tentang Pesta Bujangan Berujung Kekacauan

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:30 WIB

Dorong Ekonomi Kerakyatan, Danantara Sambangi Nasabah Binaan PNM di Mojokerto

Dorong Ekonomi Kerakyatan, Danantara Sambangi Nasabah Binaan PNM di Mojokerto

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:29 WIB

Tabel Lengkap Urutan Shio dari Tahun ke Tahun

Tabel Lengkap Urutan Shio dari Tahun ke Tahun

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:28 WIB

DPR soal Rumor Pengganti Nanik S Deyang: Hak Prerogatif Presiden, Asalkan Jangan Memicu Konflik

DPR soal Rumor Pengganti Nanik S Deyang: Hak Prerogatif Presiden, Asalkan Jangan Memicu Konflik

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:26 WIB

Parfum Apa yang Aromanya Maskulin? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dari Brand Lokal

Parfum Apa yang Aromanya Maskulin? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dari Brand Lokal

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:25 WIB

Muara Baru Paling Dalam, Muka Tanah Jakarta Terus Turun 3-4 Sentimeter Per Tahun

Muara Baru Paling Dalam, Muka Tanah Jakarta Terus Turun 3-4 Sentimeter Per Tahun

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:24 WIB

Ambisi Besar Changan Gempur Pasar Otomotif Indonesia Lewat Belasan Model Baru

Ambisi Besar Changan Gempur Pasar Otomotif Indonesia Lewat Belasan Model Baru

Otomotif | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:17 WIB

Detik-detik Ledakan Gas Metana Terowongan Sikkim India, 12 Pekerja Proyek PLTA Tewas

Detik-detik Ledakan Gas Metana Terowongan Sikkim India, 12 Pekerja Proyek PLTA Tewas

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:15 WIB

Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review

Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:15 WIB

×