Kebakaran Hebat di Cempaka Baru Jakpus, Korban Bertambah Jadi 20 Orang, Begini Kronologinya

Bangun Santoso | Adiyoga Priyambodo | Suara.com

Selasa, 09 Desember 2025 | 16:26 WIB
Kebakaran Hebat di Cempaka Baru Jakpus, Korban Bertambah Jadi 20 Orang, Begini Kronologinya
Kondisi kebakaran di kawasan Cempaka Baru, Jakarta Pusat. (Suara.com/Adiyoga)
  • Kebakaran terjadi Selasa (9/12/2025) di ruko perkantoran enam lantai Jakarta Pusat akibat baterai terbakar di lantai dasar.
  • Sebanyak 20 korban dilaporkan tewas bukan karena luka bakar, tetapi akibat lemas menghirup asap tebal.
  • Korban banyak berada di lantai atas saat istirahat makan siang, menyulitkan proses evakuasi oleh tim pemadam kebakaran.

Suara.com - Suasana jam istirahat makan siang yang tenang berubah menjadi mimpi buruk di sebuah ruko perkantoran enam lantai di kawasan Jakarta Pusat pada Selasa (9/12/2025).

Awalnya dilaporkan korban tewas adalah 7 orang. Dari laporan terkini jurnalis Suara.com di lokasi kejadian, didapat informasi korban sudah bertambah jadi 20 orang. Bukan karena luka bakar, melainkan karena lemas setelah terjebak kepungan asap tebal yang mematikan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro, membeberkan detik-detik terjadinya peristiwa nahas tersebut. Menurutnya, malapetaka ini berawal dari insiden yang tampak sepele di lantai dasar.

"Jadi terkait situasi di PKP, di kantor Teradron ini, memang bangunan 6 lantai dan lantai 7 adalah rupiah. Tetapi pada sekitar pukul 12.30 memang ada baterai di lantai 1, itu yang terbakar," ungkap Susatyo di lokasi kejadian.

Api yang berasal dari baterai tersebut sempat coba ditangani oleh beberapa karyawan.

Namun, upaya mereka sia-sia. Api dengan cepat membesar dan tak terkendali karena lokasi awal kebakaran merupakan area gudang yang diduga berisi material mudah terbakar.

"Kemudian sempat dipadamkan oleh karyawan, kemudian ternyata baterai bakar ini menyebar karena di lantai 1 ini adalah salah satu tempat gudangnya," jelas Susatyo.

Saat si jago merah mulai mengamuk di lantai satu, sebagian besar karyawan justru sedang berada di lantai atas.

Momen istirahat makan siang membuat banyak dari mereka berkumpul di lantai 2, 3, hingga 6. Sebagian lainnya memang sedang berada di luar gedung untuk makan siang dan berhasil selamat.

Nahas bagi mereka yang berada di dalam, asap hitam pekat dari kebakaran di lantai dasar dengan cepat merambat naik melalui celah bangunan, memenuhi setiap ruangan di lantai atas dan mengubahnya menjadi jebakan yang tak terlihat.

"Kemudian karyawan yang pada saat itu sedang istirahat makan, sebagian berada keluar, sebagian lagi itu semuanya naik atau sedang istirahat di lantai 2, 3, sampai lantai 6. Kemudian pada saat terbakar, api semakin membesar, kemudian asap itu sampai naik ke lantai 6," papar Susatyo.

Tim pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung berjuang keras menembus pekatnya asap untuk melakukan penyisiran. Proses evakuasi berjalan dramatis dan penuh tantangan.

Lantai demi lantai disisir, dan satu per satu korban mulai ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa.

"Akhirnya dari tadi hingga pukul sekitar 15.30 tadi sudah 17 korbannya. Ini saat ini penyisiran masih dilakukan, baik itu lantai per lantai, tim dari pemadam kebakaran masih bekerja. Semoga nanti bisa segera ketahui untuk korbannya, karena karyawan di toko ini cukup banyak," kata Kapolres.

Kondisi para korban yang ditemukan menguatkan dugaan bahwa mereka meninggal akibat menghirup asap beracun, bukan karena terbakar api.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat di Cempaka Baru Jakpus, 7 Orang Tewas

BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat di Cempaka Baru Jakpus, 7 Orang Tewas

News | Selasa, 09 Desember 2025 | 15:52 WIB

Update Tragedi Kebakaran Hong Kong: 125 WNI Selamat, Kemlu Masih Cari 5 Orang yang Hilang

Update Tragedi Kebakaran Hong Kong: 125 WNI Selamat, Kemlu Masih Cari 5 Orang yang Hilang

News | Kamis, 04 Desember 2025 | 11:07 WIB

Tragedi Jelambar: Remaja 18 Tahun Tewas dalam Kebakaran Hebat, Asma Renggut Nyawanya

Tragedi Jelambar: Remaja 18 Tahun Tewas dalam Kebakaran Hebat, Asma Renggut Nyawanya

News | Senin, 01 Desember 2025 | 19:34 WIB

Detik-detik Menegangkan Kebakaran RS Pengayoman Cipinang: Alarm 'Meraung', 28 Pasien Dievakuasi

Detik-detik Menegangkan Kebakaran RS Pengayoman Cipinang: Alarm 'Meraung', 28 Pasien Dievakuasi

News | Senin, 01 Desember 2025 | 12:15 WIB

Detik-detik Gudang Logistik RS Pengayoman Cipinang Terbakar, 28 Pasien Dievakuasi

Detik-detik Gudang Logistik RS Pengayoman Cipinang Terbakar, 28 Pasien Dievakuasi

News | Senin, 01 Desember 2025 | 10:26 WIB

Nasib MAMA Awards 2025: Tetap Berlangsung di Tengah Duka Kebakaran Hong Kong

Nasib MAMA Awards 2025: Tetap Berlangsung di Tengah Duka Kebakaran Hong Kong

Your Say | Kamis, 27 November 2025 | 16:46 WIB

Kebakaran Maut Hong Kong: 44 Tewas Terpanggang, 279 Hilang, Kelalaian Renovasi Jadi Penyebab?

Kebakaran Maut Hong Kong: 44 Tewas Terpanggang, 279 Hilang, Kelalaian Renovasi Jadi Penyebab?

News | Kamis, 27 November 2025 | 15:01 WIB

Terkini

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:33 WIB

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:29 WIB

Gerak Cepat TNI Pasca-Gempa Sulut: Ratusan Prajurit Evakuasi Korban hingga Sisir Dampak Tsunami

Gerak Cepat TNI Pasca-Gempa Sulut: Ratusan Prajurit Evakuasi Korban hingga Sisir Dampak Tsunami

News | Kamis, 02 April 2026 | 19:53 WIB

WFH Bukan Long Weekend! Pemerintah Pakai Teknologi Pantau Lokasi ASN

WFH Bukan Long Weekend! Pemerintah Pakai Teknologi Pantau Lokasi ASN

News | Kamis, 02 April 2026 | 19:39 WIB

KDM dan Ahmad Luthfi Ketawa Bareng di Jakarta, Netizen Kena Prank Medsos?

KDM dan Ahmad Luthfi Ketawa Bareng di Jakarta, Netizen Kena Prank Medsos?

News | Kamis, 02 April 2026 | 19:36 WIB

BGN Klarifikasi Konten Viral Susu 'Makan Bergizi Gratis' Dijual di Minimarket

BGN Klarifikasi Konten Viral Susu 'Makan Bergizi Gratis' Dijual di Minimarket

News | Kamis, 02 April 2026 | 19:35 WIB

Buntut Kasus Amsal, Kajari Karo Terancam Pidana! Safaruddin DPR: Abaikan Perintah Hakim

Buntut Kasus Amsal, Kajari Karo Terancam Pidana! Safaruddin DPR: Abaikan Perintah Hakim

News | Kamis, 02 April 2026 | 19:35 WIB

Dana BOS SMAN 2 Prabumulih Hampir Rp1 Miliar Dikuras Hacker, Pelaku Pesta Sabu Saat Ditangkap!

Dana BOS SMAN 2 Prabumulih Hampir Rp1 Miliar Dikuras Hacker, Pelaku Pesta Sabu Saat Ditangkap!

News | Kamis, 02 April 2026 | 19:17 WIB

Dua Tahun Beroperasi, Bos Judi Online Beromzet Miliaran Rupiah Diamankan Bareskrim

Dua Tahun Beroperasi, Bos Judi Online Beromzet Miliaran Rupiah Diamankan Bareskrim

News | Kamis, 02 April 2026 | 19:15 WIB

Sebut Kajari Karo Lakukan Dua Kesalahan Fatal dalam Kasus Amsal Sitepu, Anggota DPR: Pindahin Saja!

Sebut Kajari Karo Lakukan Dua Kesalahan Fatal dalam Kasus Amsal Sitepu, Anggota DPR: Pindahin Saja!

News | Kamis, 02 April 2026 | 19:08 WIB