Waspada Bencana di Selatan Jawa Hingga NTT Akibat Cuaca Ekstrem 'Siklon Senyar'

M Nurhadi

Kamis, 11 Desember 2025 | 16:59 WIB
Waspada Bencana di Selatan Jawa Hingga NTT Akibat Cuaca Ekstrem 'Siklon Senyar'
Ilustrasi cuaca. (Pixabay.com/ELG21)
baca 10 detik
  • Peneliti BRIN mewaspadai fenomena "Senyar Berikutnya" yang berpotensi memicu cuaca ekstrem menjelang akhir tahun.
  • Badai siklon tropis berpotensi menyebabkan *landfall* berbahaya di wilayah Timur seperti NTT dan Timor Leste.
  • Puncak risiko badai diperkirakan terjadi pertengahan hingga akhir Desember 2025, bersamaan dengan libur akhir tahun.

Suara.com - Cuaca ekstrem diprediksi masih terus terjadi menjelang akhir tahun, khususnya di tengah potensi kemunculan fenomena yang dapat memicu badai siklon tropis.

Peneliti Research Center for Climate and Atmosphere (BRIN), Prof. Dr. Erma Yulihastin melalui akun media sosial miliknya berharap agar masyarakat mulai mewaspadai apa yang disebut sebagai "Senyar Berikutnya".

Siklus ini sendiri belakangan disorot pasca bencana alam yang melanda Aceh dan Sumatra. Korban jiwa dalam peristiwa ini hampir mencapai 1.000 orang dan kerugian puluhan triliun.

Analisis pola angin menunjukkan adanya potensi konvergensi angin yang signifikan di laut pada dasarian 1 (Januari 2026), yang menandakan pemendekan pusat pertumbuhan awan aktif baik di atas maupun di sekitar daratan.

Sementara pada dasarian 2 (Desember 2025), pola angin menunjukkan konvergensi kuat di laut, namun belum terlihat di daratan utama Indonesia.

Bahaya dan Dampak Landfall di Timur

Fenomena ini paling berpotensi mengancam wilayah perairan Timur, meliputi NTT, Kupang, dan Timor Leste, yang diperkirakan berpotensi mengalami landfall (masuk ke daratan) dengan dampak yang sangat berbahaya.

Jika tropical storm atau siklon tropis ini mendarat (landfall) di wilayah timur, seperti NTT hingga Timor Leste, dampaknya bisa sangat serius. Berikut adalah potensi bahaya yang ditimbulkan:

  • Hujan ekstrem.
  • Angin kencang berjam-jam.
  • Gelombang tinggi.
  • Banjir bandang dan longsor.

Sebaliknya, perairan Barat (Samudera Hindia dan perairan selatan Indonesia) tidak akan mendarat dan dampaknya diperkirakan tidak langsung.

baca juga

Puncak Krisis Bertepatan dengan Libur Akhir Tahun

Masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan penuh, karena risiko terjadinya badai ini diperkirakan mencapai puncaknya pada periode pertengahan hingga akhir Desember 2025, yaitu antara tanggal 11 hingga 20 Desember 2025.

Waktu puncak risiko ini bertepatan dengan momen libur Natal & Tahun Baru, di mana mobilitas masyarakat cenderung tinggi. Peningkatan mobilitas di tengah ancaman cuaca ekstrem berpotensi memperburuk dampak yang terjadi.

Dampak yang ditimbulkan dari fenomena cuaca ekstrem ini tidak hanya bersifat sesaat, tetapi juga meluas:

Kerusakan Infrastruktur: Potensi kerusakan infrastruktur, terutama di wilayah terdampak.

Krisis Pangan dan Air: Risiko krisis pangan dan air bersih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR Soroti Izin Penggalangan Dana Bencana: Jangan Hambat Solidaritas Warga

DPR Soroti Izin Penggalangan Dana Bencana: Jangan Hambat Solidaritas Warga

News | Kamis, 11 Desember 2025 | 16:38 WIB

Rantai Pasok Indonesia dalam Bayang Bencana Alam: Pelajaran dari Aceh dan Sumatera

Rantai Pasok Indonesia dalam Bayang Bencana Alam: Pelajaran dari Aceh dan Sumatera

Opini | Kamis, 11 Desember 2025 | 16:32 WIB

Mentan Amran Tegas: Berani Korupsi Bantuan Bencana Akan Langsung Dicopot

Mentan Amran Tegas: Berani Korupsi Bantuan Bencana Akan Langsung Dicopot

News | Kamis, 11 Desember 2025 | 16:07 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×