Era Baru Pengiriman MBG: Mobil Wajib di Luar Pagar, Sopir Tak Boleh Sembarangan

Bangun Santoso | Suara.com

Minggu, 14 Desember 2025 | 10:59 WIB
Era Baru Pengiriman MBG: Mobil Wajib di Luar Pagar, Sopir Tak Boleh Sembarangan
Wakil Kepala BGN bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang. (Ist)
  • BGN memperketat SOP pengantaran program Makan Bergizi Gratis menyusul insiden tragis di SDN 01 Kalibaru, Jakarta Utara.
  • Kendaraan pengantar makanan kini dilarang keras memasuki pekarangan sekolah, hanya boleh berhenti di depan pagar.
  • Pengemudi wajib memiliki kualifikasi profesional, SIM sesuai, dan integritas pribadi yang baik untuk distribusi makanan.

Suara.com - Sebuah langkah tegas dan strategis diambil Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya sampai ke tangan siswa, tetapi juga berlangsung dengan jaminan keselamatan maksimal.

Belajar dari insiden tragis di SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, BGN kini memperketat Standar Operasional Prosedur (SOP) pengantaran makanan secara nasional.

Aturan baru yang paling fundamental adalah perubahan posisi mobil pengantar. Kendaraan kini dilarang keras memasuki area pekarangan sekolah.

Kebijakan ini diambil untuk menciptakan zona aman bagi anak-anak yang kerap beraktivitas di halaman sekolah, sekaligus menjadi langkah preventif agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

“Usahakan tidak masuk membawa makanan ke halaman. Cukup diantar di depan pagar. Kenapa? Karena meskipun tidak ada upacara, anak-anak itu kan sering lari-lari di halaman,” kata Wakil Kepala BGN bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, saat memberikan pengarahan dalam acara Sosialisasi dan Penguatan Tata Kelola MBG di Lumajang, Sabtu (13/12/2025).

Tidak hanya soal posisi kendaraan, BGN juga merombak total kriteria bagi pengemudi yang bertugas mengantarkan makanan bergizi ini. Posisi sopir tidak lagi bisa diisi oleh sembarang orang atau "sopir cabutan".

BGN mewajibkan setiap pengemudi adalah seorang profesional sejati yang memiliki kualifikasi dan rekam jejak yang jelas.

“Harus punya SIM, tidak sekadar SIM A, karena SIM A sudah kayak SIM C, asal dapat. Kenapa tidak asal SIM A, supaya dia menguasai pemakaian mobil matic ataupun manual. Dia harus berprofesi sopir,” tegas Nanik.

Lebih jauh, standar bagi pengemudi kini mencakup aspek personal dan integritas. Mitra atau yayasan yang bekerja sama dengan BGN diwajibkan untuk merekrut sopir yang tidak hanya mahir mengemudi dan mengenal medan, tetapi juga harus berkepribadian baik, bebas dari catatan kasus narkoba, serta dalam kondisi sehat jasmani dan rohani.

Peringatan keras pun dilayangkan kepada para mitra agar tidak mengorbankan standar keselamatan hanya demi menekan biaya operasional.

“Saya minta perhatian sama mitra, jangan karena anda mau bayar murah, lalu main cabut saja, Sekarang saya rekomendasikan agar SPPG itu disuspend dalam waktu yang tidak ditentukan. Nanti kalau ada kejadian, saya pun akan merekomendasikan hal yang sama kepada bapak ibu,” ujar mantan wartawan senior tersebut.

Rantai tanggung jawab juga diperkuat hingga ke level manajerial. Kepala Sentra Pengelola Pangan dan Gizi (SPPG) kini diwajibkan untuk mengatur jam kerja secara efektif agar dapat mengawasi langsung proses distribusi MBG.

Kehadiran pimpinan di jam-jam krusial pengantaran menjadi sebuah keharusan untuk memastikan semua prosedur berjalan tanpa celah.

“Ini yang kejadian, Ka SPPG-nya nggak tahu ke mana, pada saat sopir mengantar makanan. Berarti dia nggak tahu ke mana sopir itu. Anda harus bertanggung jawab. KaSPPG harus memastikan makanan sampai ke sekolah, dan tunggu ada masalah apa. Hidupkan handphone, jangan susah dihubungi,” kata Nanik.

Kepala SPPG, Mitra, serta Yayasan kini memegang tanggung jawab penuh dalam proses perekrutan hingga penggantian sopir. Setiap perubahan personel harus tercatat dan diketahui oleh pimpinan.

SOP yang telah diperbarui ini bersifat mutlak dan wajib dipatuhi. Jika terjadi kelalaian yang berakibat fatal, sanksi tegas tidak hanya akan menimpa sang sopir. Operasional SPPG bisa dibekukan, dan Kepala SPPG yang terbukti abai terhadap prosedur dapat diberhentikan dari tugasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BGN Atur Ulang Jam Kerja Pengawasan MBG, Mobil Logistik Dilarang Masuk Halaman Sekolah

BGN Atur Ulang Jam Kerja Pengawasan MBG, Mobil Logistik Dilarang Masuk Halaman Sekolah

News | Minggu, 14 Desember 2025 | 10:47 WIB

BGN Memperketat Syarat Sopir MBG Pasca Insiden Cilincing, SPPG Tak Patuh Bisa Diberhentikan

BGN Memperketat Syarat Sopir MBG Pasca Insiden Cilincing, SPPG Tak Patuh Bisa Diberhentikan

News | Minggu, 14 Desember 2025 | 10:26 WIB

Bupati Kini Jadi 'Dirigen' Program MBG, Punya Kuasa Tutup Dapur Nakal

Bupati Kini Jadi 'Dirigen' Program MBG, Punya Kuasa Tutup Dapur Nakal

News | Minggu, 14 Desember 2025 | 10:25 WIB

Program MBG Bikin Ibu di Lumajang Kantongi Ratusan Ribu, Ekonomi Lokal Melesat

Program MBG Bikin Ibu di Lumajang Kantongi Ratusan Ribu, Ekonomi Lokal Melesat

News | Minggu, 14 Desember 2025 | 10:18 WIB

BGN Optimis, Program Makan Bergizi Gratis Mampu Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi hingga 8 Persen

BGN Optimis, Program Makan Bergizi Gratis Mampu Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi hingga 8 Persen

News | Sabtu, 13 Desember 2025 | 07:09 WIB

BGN Minta SPPG Tidak Lagi Menggunakan Makanan Buatan Pabrik Pada Program MBG

BGN Minta SPPG Tidak Lagi Menggunakan Makanan Buatan Pabrik Pada Program MBG

News | Sabtu, 13 Desember 2025 | 06:53 WIB

Terkini

Penggeledahan Kasus Bea Cukai Berlanjut, KPK Amankan Kontainer Berisi Sparepart Kendaraan

Penggeledahan Kasus Bea Cukai Berlanjut, KPK Amankan Kontainer Berisi Sparepart Kendaraan

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:38 WIB

Dari Berau hingga Mahakam Ulu, Desa-Desa Ini Jadi Bukti Model Pembangunan Hijau Berkelanjutan

Dari Berau hingga Mahakam Ulu, Desa-Desa Ini Jadi Bukti Model Pembangunan Hijau Berkelanjutan

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:30 WIB

Ambisi B50 Dinilai Berisiko bagi Ekonomi, Pangan, dan Lingkungan: Adakah Alternatifnya?

Ambisi B50 Dinilai Berisiko bagi Ekonomi, Pangan, dan Lingkungan: Adakah Alternatifnya?

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:30 WIB

Nadiem Makarim Ungkap Perasaan Haru Jadi Tahanan Rumah: Bayi Saya Nangis

Nadiem Makarim Ungkap Perasaan Haru Jadi Tahanan Rumah: Bayi Saya Nangis

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:28 WIB

Gus Ipul Sebut Penyalahgunaan Bansos untuk Judol Turun Drastis: Diberikan pada yang Membutuhkan

Gus Ipul Sebut Penyalahgunaan Bansos untuk Judol Turun Drastis: Diberikan pada yang Membutuhkan

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:20 WIB

Bela Siswa SMAN 1 Pontianak, Anggota DPR Minta Juri LCC 4 Pilar Dievaluasi Total

Bela Siswa SMAN 1 Pontianak, Anggota DPR Minta Juri LCC 4 Pilar Dievaluasi Total

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:07 WIB

Permenhut Perdagangan Karbon Dikritik, Pemerintah Diminta Fokus Hentikan Deforestasi

Permenhut Perdagangan Karbon Dikritik, Pemerintah Diminta Fokus Hentikan Deforestasi

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:02 WIB

Eksekutor Andrie Yunus Ngaku Tak Tahu Dampak Siraman Air Keras

Eksekutor Andrie Yunus Ngaku Tak Tahu Dampak Siraman Air Keras

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:01 WIB

Warga Palestina Dipaksa Bongkar Makam Keluarga, PBB Kecam Tindakan Israel di Tepi Barat

Warga Palestina Dipaksa Bongkar Makam Keluarga, PBB Kecam Tindakan Israel di Tepi Barat

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:50 WIB

Gelombang Panas Picu Krisis Pangan, Dunia Mulai Cari Cara Bertahan

Gelombang Panas Picu Krisis Pangan, Dunia Mulai Cari Cara Bertahan

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:37 WIB