Korsleting Dominasi Kasus Kebakaran Jakarta, Pengamat: Listriknya 'Spanyol', Separuh Nyolong!

Vania Rossa | Adiyoga Priyambodo | Suara.com

Kamis, 18 Desember 2025 | 10:01 WIB
Korsleting Dominasi Kasus Kebakaran Jakarta, Pengamat: Listriknya 'Spanyol', Separuh Nyolong!
Ilustrasi korsleting listrik. (Pexels)
  • Kebakaran di permukiman padat Jakarta sering dipicu oleh korsleting listrik dan kelalaian manusia warga setempat.
  • Pengamat tata kota menyoroti minimnya pemahaman warga tentang sistem kelistrikan cadangan otomatis dan MCB.
  • Pemasangan instalasi listrik non-standar, pencurian listrik, dan penggunaan alat elektronik berlebihan pemicu utama.

Suara.com - Masalah kebakaran di permukiman padat penduduk Jakarta seolah menjadi momok yang tak kunjung usai.

Peristiwa kebakaran yang kerap menghanguskan puluhan hingga ratusan rumah seringkali dipicu oleh faktor korsleting listrik hingga kelalaian manusia.

Pengamat Tata Kota, Yayat Supriatna, menyoroti secara tajam mengenai penyebab utama kebakaran di tingkat lingkungan warga.

Menurutnya, pemahaman warga terhadap sistem keamanan kelistrikan masih sangat minim.

Yayat menyebutkan bahwa seharusnya warga sadar akan pentingnya sistem cadangan otomatis.

"Kalau kebakaran di tingkat lingkungan warga, kalau listrik itu merupakan penyebab utama, harusnya sejak awal warga tahu bahwa sistem kelistrikan itu mempunyai namanya backup system untuk automatic kalau terjadi korsleting, kebakaran," ujar Yayat Supriatna dalam keterangannya kepada Suara.com, Rabu (17/12/2025).

Sistem pengamanan seperti MCB (Miniature Circuit Breaker) dinilai krusial untuk mencegah beban berlebih.

"Kalau misalnya sistem pengamanannya bagus, dia punya MCB, punya meteran yang bisa otomatis mati kalau kelebihan beban," lanjutnya.

Namun, Yayat menyayangkan adanya praktik pragmatisme di masyarakat yang ingin serba mudah dan murah.

Ia menyoroti kualitas pemasangan instalasi yang seringkali tidak memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI).

"Yang menjadi masalah sekarang adalah, di pemukiman itu pemasangannya sudah bener atau tidak. Kedua, instalasinya dipasang oleh orang yang tepat atau tidak. Kemudian juga harus diingat lagi, standarnya memenuhi standar SNI atau tidak," tegas Yayat.

Lebih parah lagi, Yayat menggunakan istilah unik untuk menggambarkan perilaku pencurian listrik yang membahayakan. Ia menyebut fenomena ini dengan istilah 'Spanyol'.

"Misalnya listriknya 'Spanyol', separuh nyolong. Bahan-bahannya kemudian sudah rusak atau terganggu, digigit pengerat, tikus dan sebagainya," ungkapnya.

Selain pencurian listrik, penggunaan alat elektronik secara berlebihan tanpa henti juga menjadi pemicu fatal.

Yayat memberikan contoh sederhana mengenai penggunaan kipas angin yang menyala seharian penuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Membara Kala Basah, Kenapa Kebakaran di Jakarta Justru Meningkat Saat Hujan?

Membara Kala Basah, Kenapa Kebakaran di Jakarta Justru Meningkat Saat Hujan?

News | Rabu, 17 Desember 2025 | 20:28 WIB

7 Fakta Ganjil Kebakaran Ruko Terra Drone: Izin Lolos Tanpa Tangga Darurat?

7 Fakta Ganjil Kebakaran Ruko Terra Drone: Izin Lolos Tanpa Tangga Darurat?

News | Rabu, 17 Desember 2025 | 15:52 WIB

Fakta Baru Kebakaran Ruko Terra Drone: Pemilik Lepas Tangan, Perawatan Rutin Nihil

Fakta Baru Kebakaran Ruko Terra Drone: Pemilik Lepas Tangan, Perawatan Rutin Nihil

News | Rabu, 17 Desember 2025 | 15:41 WIB

Terkini

Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi

Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:41 WIB

Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi

Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:18 WIB

Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah

Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:15 WIB

Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa

Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:08 WIB

Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM

Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:07 WIB

Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"

Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:56 WIB

Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan

Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:37 WIB

Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK

Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:31 WIB

KPK Ungkap Orang yang Klaim Bisa Urus Kasus Bea Cukai Ada di Semarang

KPK Ungkap Orang yang Klaim Bisa Urus Kasus Bea Cukai Ada di Semarang

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:24 WIB

Soroti Pernyataan Amien Rais, Pigai: Kebebasan Berpendapat Ada Batasnya

Soroti Pernyataan Amien Rais, Pigai: Kebebasan Berpendapat Ada Batasnya

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:12 WIB